Connect with us

SAMARINDA

Polresta Samarinda Amankan 37 Orang Dugaan Pencurian Kabel Bermodus Penggalian Jalan

Published

on

Sejumlah kendaraan yang digunakan dalam aktivitas dugaan pencurian kabel bawah tanah berhasil diamankan Polresta Samarinda. Total 37 orang turut diamankan, dan kasus kini ditangani oleh tim Reskrim Polresta Samarinda.

Kasus galian misterius yang sebelumnya disorot Wali Kota Samarinda Andi Harun kini berlanjut ke penanganan kepolisian. Sebanyak 37 orang diamankan Polresta Samarinda terkait dugaan pencurian kabel tembaga bawah tanah di sejumlah titik Kota Tepian.

Informasi tersebut disampaikan akun Instagram Samarinda Beradab pada Minggu (25/10/2026). Dalam unggahannya, disebutkan puluhan orang itu sedang menjalani pemeriksaan intensif oleh Satreskrim Polresta Samarinda.

Pamapta II Polresta Samarinda, IPDA Fardhan, membenarkan pengamanan tersebut. Polisi juga telah menerima keterangan dari delapan warga yang mengetahui dugaan pencurian kabel di sejumlah lokasi.

“Pihak kepolisian juga telah menerima keterangan dari delapan warga terkait dugaan pencurian kabel di sejumlah titik di Kota Samarinda,” jelasnya.

Lokasi yang disebut dalam laporan itu antara lain Jalan A.M. Sangaji dan Jalan Hasan Basri.

Rekaman yang menyertai unggahan tersebut memperlihatkan petugas kepolisian bersama dua truk dan satu mobil. Namun, status kendaraan tersebut sebagai barang bukti dalam perkara ini masih perlu dipastikan melalui keterangan resmi polisi.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Sungai Pinang, Iptu Dedi Lantang, menyebutkan bahwa jumlah orang yang diamankan masih perlu dibedakan dari jumlah orang yang nantinya terbukti terlibat tindak pidana.

“Betul, sudah diamankan. Totalnya kalau tidak salah sekitar 37 orang,” ungkap Dedi.

Berawal dari Kecurigaan Andi Harun soal Galian Jalan

Berbagai peralatan yang diduga digunakan untuk menggali dan mengambil kabel bawah tanah ditemukan di dalam bak truk yang diamankan. Para pelaku mengaku sebagai petugas perusahaan telekomunikasi, namun tidak dapat menunjukkan izin yang sah.

Sebelum 37 orang diamankan, aktivitas penggalian di sejumlah ruas jalan Samarinda lebih dulu menjadi perhatian publik. Wali Kota Andi Harun bahkan turun meninjau lokasi setelah muncul dugaan bahwa penggalian tersebut berkaitan dengan pencurian kabel.

Dalam pemberitaan sebelumnya, Andi Harun menyoroti aktivitas penggalian yang dinilai mencurigakan dan diduga dilakukan tanpa koordinasi dengan pemerintah.

Ia meminta masyarakat turut mengawasi dan melaporkan aktivitas serupa kepada aparat berwenang.

Persoalan ini bukan hanya menyangkut dugaan pencurian kabel, tetapi juga kerusakan badan jalan akibat penggalian yang tidak ditangani dengan baik. Kondisi tersebut berpotensi membahayakan pengendara yang melintas.

Kini, setelah puluhan orang diamankan, penyidik perlu mengungkap hubungan aktivitas penggalian dengan dugaan pencurian kabel, termasuk peran masing-masing orang yang diperiksa.

Lebih dari 60 Titik Galian Ditemukan di Samarinda, Dugaan Pencurian Kabel Bikin Wali Kota Turun Tangan

Polisi Dalami Peran 37 Orang

Petugas kepolisian melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan yang diduga digunakan dalam aktivitas penggalian badan jalan yang berkedok pemasangan kabel telekomunikasi di kawasan Samarinda.

IPDA Fardhan menjelaskan, proses penyidikan masih berlangsung. Pemeriksaan dilakukan untuk mendalami dugaan keterlibatan masing-masing orang dalam perkara tersebut.

“Hingga saat ini, penyidik masih mengumpulkan keterangan dan mendalami perkara guna menentukan proses hukum selanjutnya,” demikian keterangan dalam unggahan Samarinda Beradab.

Polisi belum memastikan status hukum akhir setiap orang yang diamankan. Karena itu, pengamanan tersebut belum dapat dimaknai bahwa seluruhnya telah terbukti melakukan pencurian.

Hasil pemeriksaan nantinya akan menentukan langkah hukum berikutnya, termasuk apakah ditemukan cukup bukti untuk menetapkan tersangka.

Perkembangan ini menjadi babak baru dalam kasus galian misterius yang sebelumnya viral di Samarinda. Masyarakat kini menunggu penjelasan kepolisian mengenai hasil penyidikan, asal-usul kabel yang diduga dicuri, serta peran kendaraan yang terlihat dalam rekaman. (Am)

Ikuti Berita lainnya di Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png

POPULER