Connect with us

SAMARINDA

Bertahan Puluhan Tahun di Pusaran Birokrasi, 445 ASN Pemprov Kaltim Diganjar Satyalancana

Published

on

Mengabdi hingga puluhan tahun dan lewati berbagai dinamika birokrasi, 445 ASN Pemprov Kaltim menerima penghargaan Satyalancana Karya Satya bertepatan dengan HUT ke-69 Kaltim.

Perjalanan mengabdi belasan hingga puluhan tahun sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) jelas bukan perkara sederhana. Di tengah dinamika kebijakan dan tuntutan pelayanan publik yang terus mendesak, ratusan ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) akhirnya mendapat pengakuan resmi dari negara.

Penghargaan bergengsi berupa tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya untuk masa bakti 10, 20, dan 30 tahun tersebut diserahkan langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kaltim, Sri Wahyuni. Mewakili Gubernur Kaltim, penyematan tanda kehormatan ini dilangsungkan di Ruang Ruhui Rahayu, Kantor Gubernur Kaltim, Senin (23/2/2026).

Momen penganugerahan ini sengaja disandingkan dengan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Provinsi Kaltim. Bagi Sri, ini adalah bentuk validasi konkret dari negara atas loyalitas dan peluh para abdi daerah.

“Penganugerahan ini merupakan bentuk nyata apresiasi negara kepada ASN yang telah mengabdikan diri. Secara konsisten, loyal, disiplin, serta menunjukkan kinerja yang baik dalam menjalankan tugas,” ujar Sri Wahyuni di hadapan para pegawai yang hadir.

Ratusan Penerima dari Berbagai Angkatan

Secara keseluruhan, negara menyematkan Satyalancana kepada 445 ASN Pemprov Kaltim pada tahun ini. Prosesi penyerahan dilakukan secara hibrida untuk mengakomodasi seluruh penerima.

Sebanyak 251 pegawai hadir langsung di lokasi acara. Dari kelompok luring ini, tercatat 22 orang menerima penghargaan pengabdian 30 tahun. Lalu 63 orang untuk 20 tahun, dan 166 orang untuk masa bakti 10 tahun.

Sementara itu, 194 ASN lainnya mengikuti prosesi secara daring. Dari jalur virtual ini, sebanyak 6 orang diganjar penghargaan 30 tahun, 24 orang untuk 20 tahun, dan 164 orang untuk masa pengabdian 10 tahun.

Bukan Sekadar Seremoni

Bertahan di dalam sistem pemerintahan tentu butuh napas panjang. Sri menyadari betul bahwa para penerima penghargaan ini telah kenyang menelan asam garam perubahan aturan administrasi hingga melesatnya ekspektasi warga terhadap kualitas layanan.

“Dengan penganugerahan ini, artinya Bapak dan Ibu telah menjaga integritas, loyalitas, dan profesionalisme dalam setiap tugas yang diemban,” tegasnya.

Menutup arahannya, Sri mengingatkan bahwa mesin pembangunan daerah tidak akan berjalan tanpa kualitas sumber daya manusia yang mumpuni di baliknya. Ia meminta para ASN, baik yang menduduki kursi struktural maupun fungsional, untuk tidak mengendurkan performa usai menerima lencana.

“Kami mengajak seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur untuk terus meningkatkan kompetensi dan profesionalisme, menjaga integritas dan etika dalam pelaksanaan tugas, serta memperkuat semangat melayani dengan sepenuh hati,” pungkasnya

Acara ini turut dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Kaltim, M. Syirajuddin, beserta jajaran kepala perangkat daerah tersebut. (ens)

Ikuti Berita lainnya di Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png

Bagikan

POPULER

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Hello. Add your message here.