BALIKPAPAN
Tiket Pesawat Tembus Rp2 Juta, Penumpang Bandara Balikpapan Anjlok
Aktivitas penumpang di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan mengalami penurunan cukup signifikan dalam beberapa bulan terakhir. Kenaikan harga tiket pesawat yang dipicu melonjaknya harga avtur disebut menjadi faktor utama berkurangnya jumlah pengguna transportasi udara di Kalimantan Timur.
General Manager Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan, R. Iwan Winaya Mahdar, mengungkapkan jumlah penumpang harian yang sebelumnya berada di kisaran 14.000 hingga 15.000 orang kini turun menjadi sekitar 9.000 sampai 11.000 penumpang per hari.
Menurutnya, kenaikan harga tiket pesawat terjadi hampir di seluruh rute utama yang dilayani dari Balikpapan, termasuk penerbangan menuju Jakarta, Surabaya, hingga Yogyakarta.
“Kenaikan rata-rata mencapai Rp700 ribu sampai Rp800 ribu untuk harga tiket,” ujar Iwan saat menjadi pembicara dalam diskusi terkait sektor penerbangan Kalimantan Timur di tengah pelemahan nilai tukar rupiah, Jumat (12/6/2026).
Harga Avtur Naik, Penumpang Beralih ke Kapal Laut
Iwan mencontohkan tarif penerbangan Balikpapan–Jakarta yang sebelumnya berada di kisaran Rp1,1 juta kini melonjak menjadi Rp1,7 juta hingga Rp2 juta per orang.Kondisi tersebut membuat sebagian masyarakat memilih moda transportasi alternatif yang dinilai lebih ekonomis, khususnya transportasi laut.
Berdasarkan data yang diterima pihak bandara, terjadi peningkatan jumlah penumpang di sejumlah pelabuhan sekitar 30 hingga 40 persen dalam periode yang sama.
Ia menjelaskan, mayoritas pengguna Bandara Sepinggan saat ini masih didominasi oleh pelaku perjalanan dinas, pekerja sektor industri, serta masyarakat yang memiliki kebutuhan mobilitas tinggi.
Meski demikian, pihak bandara tidak memiliki kewenangan dalam menentukan tarif penerbangan yang diberlakukan maskapai.
“Untuk penetapan harga tiket adalah kewenangan maskapai. Kami dari sisi airport tidak punya kendali terkait harga tiket tersebut,” tegasnya.
Target 5,3 Juta Penumpang Tetap Optimistis Tercapai
Iwan menjelaskan tingginya harga tiket tidak lepas dari lonjakan harga avtur yang menjadi komponen terbesar dalam biaya operasional penerbangan.Pada Maret 2026, harga avtur tercatat sebesar Rp15.248,10 per liter. Angka tersebut kemudian melonjak menjadi Rp28.949,13 per liter pada Mei 2026, sebelum sedikit turun menjadi Rp25.966,29 per liter pada Juni 2026.
Menurutnya, biaya bahan bakar pesawat berkontribusi sekitar 40 persen terhadap pembentukan harga tiket penerbangan.Meski jumlah penumpang mengalami penurunan, Bandara SAMS Sepinggan tetap optimistis target pergerakan penumpang sepanjang tahun 2026 dapat tercapai.
“Kami optimistis karena masih ada enam bulan ke depan. Harapannya target sebanyak 5,3 juta penumpang hingga Desember 2026 dapat tercapai,” ujarnya.
Ia berharap semakin banyak kegiatan berskala nasional maupun internasional yang digelar di Kalimantan Timur, khususnya Balikpapan, sehingga mampu meningkatkan kunjungan dan mendorong pertumbuhan jumlah penumpang melalui Bandara Sepinggan. (Am)
-
OLAHRAGA1 hari agoLuar Biasa! Aldi Satya Mahendra Naik Podium Lagi di World Supersport Misano
-
SEPUTAR KALTIM3 hari agoTahun Baru Islam 1448 H, Wagub Kaltim Serukan Semangat Hijrah dan Perubahan
-
EKONOMI DAN PARIWISATA1 hari agoHarga Sawit Kaltim Kembali Merosot, TBS Usia Produktif Kini Rp3.403 per Kg
-
PARIWARA3 hari agoSapu Bersih! Yamaha Raih 7 Gelar Bergengsi di Otomotif Award 2026
-
SEPUTAR KALTIM5 hari agoWartawan Lintas Generasi Berkumpul di Bedapatan ke-4, Bahas Masa Depan Pers
-
SEPUTAR KALTIM2 hari agoKabar Baik untuk Media Lokal, Belanja Media Pemprov Kaltim Segera Aktif Lagi
-
NUSANTARA9 jam agoDari Pesisir Selatan Sulawesi hingga Negeri di Atas Awan Toraja, GEAR ULTIMA Tuntaskan Etape Perdana Celebes Expedition
-
PARIWARA45 menit agoReview Samsung Galaxy A06 HP Entry-Level Terbaik Samsung Tahun Ini dan Berikut Fiturnya

