SEPUTAR KALTIM
BMKG Ungkap Wilayah Kaltim yang Masih Dilanda Kekeringan, Kenohan Sudah 45 Hari Tanpa Hujan

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkap sejumlah wilayah di Kalimantan Timur (Kaltim) masih menghadapi kondisi minim hujan. Bahkan, satu kecamatan di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) tercatat sudah mengalami 45 hari berturut-turut tanpa hujan.
Kondisi tersebut terungkap dalam pemutakhiran informasi iklim BMKG Stasiun Meteorologi APT Pranoto Samarinda untuk periode 1–10 November 2026. Meski sebagian besar wilayah Kaltim diprakirakan mengalami curah hujan kategori menengah, kondisi di sejumlah daerah masih perlu mendapat perhatian.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas III APT Pranoto Samarinda, Riza Arian Noor, mengatakan secara umum Kaltim diprediksi mengalami curah hujan kategori menengah dengan intensitas 50–150 milimeter.Peluang terjadinya hujan pada kategori tersebut diprakirakan lebih dari 70 persen.
Namun, tidak semua wilayah memiliki potensi curah hujan yang sama. Sejumlah daerah justru masih berpeluang mengalami curah hujan kategori rendah.
Sejumlah Wilayah Kaltim Berpeluang Mengalami Hujan Rendah
Daerah tersebut meliputi Kabupaten Paser bagian selatan, Kabupaten Kutai Kartanegara bagian timur, sebagian Kabupaten Kutai Timur, serta Kabupaten Berau bagian barat.Dalam prediksi deterministik, sebagian besar wilayah Kaltim memang diprakirakan menerima curah hujan kategori menengah.
Namun, intensitas hujan kategori rendah, yakni sekitar 20–50 milimeter, masih berpeluang terjadi di sejumlah wilayah tersebut.
“Namun, intensitas curah hujan kategori Rendah (20–50 mm) masih berpeluang terjadi di beberapa wilayah, meliputi Kab. Paser bagian selatan, Kab. Kutai Kartanegara bagian timur, sebagian Kab. Kutai Timur, dan Kab. Berau bagian barat,” terang Riza dalam keterangan resminya, Senin (2/11/2026).
Dari sisi sifat hujan, wilayah Kaltim diprakirakan didominasi kategori Bawah Normal dan Normal.
Kategori Normal diprediksi melingkupi sebagian besar wilayah bagian barat hingga tengah Kaltim. Sementara kategori Bawah Normal diprakirakan mendominasi wilayah timur dan selatan.
Adapun sebagian kecil wilayah Kabupaten Berau dan Kutai Timur berpeluang mengalami sifat hujan kategori Atas Normal.
Kenohan Kukar Catat 45 Hari Berturut-turut Tanpa Hujan
Hal yang juga menjadi perhatian dalam laporan BMKG kali ini adalah kondisi Hari Tanpa Hujan (HTH) di sejumlah wilayah Kaltim.
Sebagian besar wilayah tercatat mengalami HTH kategori Sangat Pendek, yakni selama 1–5 hari.Namun, masih terdapat wilayah yang mengalami Hari Tanpa Hujan kategori Sangat Panjang. Kondisi tersebut tercatat di Kabupaten Paser dan Kabupaten Kutai Kartanegara.
Bahkan, durasi terpanjang ditemukan di Kecamatan Kenohan, Kabupaten Kutai Kartanegara, yang tercatat mengalami 45 hari berturut-turut tanpa hujan.
Kondisi ini menjadi gambaran bahwa meskipun secara umum Kaltim diprakirakan mengalami curah hujan kategori menengah pada awal November, dampak periode kering masih dirasakan di sejumlah daerah.
Perbedaan kondisi hujan tersebut membuat masyarakat perlu memperhatikan perkembangan informasi cuaca dan iklim dari BMKG, terutama di wilayah yang masih mengalami hari tanpa hujan berkepanjangan. (Prb/am)

SAMARINDA5 hari agoAir Sungai Karang Mumus Mendadak Hijau, DLH Samarinda Selidiki Dugaan Pencemaran
SEPUTAR KALTIM5 hari agoAduan Upah Karyawan PT Ekaliya Purnamasari, Seno Aji Minta Disnakertrans Turun Tangan
SEPUTAR KALTIM5 hari agoBanyak Kendaraan Perusahaan Masih Pakai Pelat Luar Kaltim, Diminta Segera Ganti KT
NUSANTARA5 hari agoEmpat Bocah Samarinda dan Seekor Bekantan: Kisah Kecil yang Mengajarkan Arti Peduli
OLAHRAGA2 hari agoJelang Lawan PSIM, Mauro Jeronimo Ingatkan Borneo FC Waspadai Perubahan Lawan
SEPUTAR KALTIM1 hari agoSetelah Kemarau Panjang, Hujan Kembali Datang di Kaltim, Bagaimana Cuaca Hari Ini?
INTERNASIONAL4 hari agoSingapura Panggil 10 Perusahaan Terkait Karhutla Indonesia, Kalimantan Ikut Disorot
EKONOMI DAN PARIWISATA4 hari agoEkspor Udang Windu Kaltim Tembus Rp173 Miliar, Pasar Jepang hingga Amerika Jadi Andalan






