BALIKPAPAN
Balikpapan Dilanda Banjir, Macetkan Jalan dan Masuk ke Pusat Perbelanjaan
Hujan deras mengguyur sejak Rabu (24/8/2022) dini hari menyebabkan banjir di beberapa titik di Kota Balikpapan hingga Kamis (25/8/2022). Genangan air tinggi ini memunculkan kemacetan lantaran kendaraan menumpuk.
Dansat Brimob Polda Kaltim Kombes Pol Andy Rifai, SIK, MH mengatakan, jalanan di beberapa titik Kota Balikpapan yang digenangi air cukup tinggi membuat kendaraan menumpuk yang mengakibatkan kemacetan.
Menanggapi hal tersebut Tim Respons Bencana Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Kaltim diterjunkan untuk membantu mengatur lalu lintas. Juga membantu warga yang kendaraannya mogok karena banjir di Jalan MT Haryono.
“Beberapa titik jalan tergenang air sehingga menyulitkan masyarakat untuk melintas. sehingga kami langsung ke lokasi untuk membantu warga yang terjebak banjir di jalanan. Sehingga kegiatan masyarakat bisa berjalan,” sebut Andy.
Bukan hanya di jalanan, banjir juga berdampak pada pusat perbelanjaan, seperti di Pentacity Mal. Dalam salah satu video yang beredar menunjukkan parkiran hingga bagian dalam mal tergenang air keruh berwarna kecoklatan.
“Sudah masuk ke malnya, sampai lift gak bisa digunakan,” tulis salah seorang warga dalam unggahan video banjir.
Pantauan Kaltim Faktual, Banjir diketahui memasuki permukiman warga, salah satunya di Jalan MT Haryono. Sehingga petugas mesti melakukan evakuasi menggunakan perahu karet untuk menyelamatkan warga. (redaksi)
-
SAMARINDA4 hari agoKolaborasi Yamaha Kaltim X Pemkot Samarinda di Grebek Pasar Rame dalam Aktivitas Festival Mahakam 2025: Hadirkan 11 Ribuan Pengunjung dalam Tiga Hari
-
PARIWARA3 hari agoApresiasi Kemenangan Teknisi di World Technician Grand Prix 2025, Yamaha Gelar Seremoni Spesial
-
PARIWARA2 hari agoMomen Spesial Anak Muda di Konser Musik Jadi Makin Asik dengan Kehadiran Grand Filano Hybrid
-
OLAHRAGA1 hari agoKejuaraan Balap Ikonik Yamaha Cup Race Bertandang ke Tasikmalaya, Bakal Hadirkan Euforia Memorable
-
NUSANTARA56 menit agoPresiden Prabowo Prioritaskan Pembangunan 300 Ribu Jembatan untuk Perkuat Akses Pendidikan di Daerah Terpencil

