KUKAR
Batu Menetes Berlumpur dan Berlubang, Akses Marang Kayu-Muara Badak Butuh Perhatian
Jalan Batu Menetes, itulah sebutan untuk jalan yang menghubungkan dua kecamatan di Kutai Kartanegara (Kukar), yaitu Marang Kayu dan Muara Badak.
Kondisinya memprihatinkan. Jalan yang terbentang sepanjang empat kilometer rusak parah pada beberapa titik sejak setahun terakhir.
Kerusakan jalan yang memprihatikan membuat mobilitas masyarakat sedikit terhambat. Lantaran kondisinya sudah cukup parah, terlebih saat turun hujan. Genangan lumpur dan bongkahan batu juga turut menjadi tantangan dan rintangan untuk warga berkendara.
“Sebenarnya jalan rusak tersebar di beberapa titik. Tetapi yang paling parah ada di jalan Batu Menetes ini,” jelas Kepala Desa (Kades) Sebuntal Herman saat dihubungi Kaltim Faktual, Kamis (03/11/2022).
“Kalau cuaca panas, jalanan berdebu bukan main. Tetapi kalau hujan, jalanan rusak dan berlubang itu berubah menjadi kolam lumpur seakan-akan menjadi ranjau buat si pengendara,” sambungnya.
Herman mengatakan hal tersebut sudah disampaikan kepada Bupati Kukar pada saat pembekalan sebelum dirinya resmi dilantik menjadi Kades periode 2022-2028 . Akan tetapi belum ada jawaban yang pasti terkait nasib jalanan tersebut.
“Saat mengikuti pembekalan Kades terpilih. Saya sempat menanyakan hal tersebut (jalanan rusak) kepada Pak Bupati. Tetapi belum ada jawaban pasti, karena masih mau didata terlebih dahulu apakah jalan tersebut termasuk kewenangan Provinsi atau Kabupaten,” ucap mantan ketua RT 16 desa Sebuntal itu.
Kondisi ini diperparah kendaraan bermuatan batu bara ataupun kelapa sawit. Dengan beban muatan yang berat dan menurunkan kualitas struktur jalan tersebut.
Hal ini membuat masyarakat sangat berharap jalanan tersebut menjadi program kerja prioritas bagi Pemerintah Desa Sebuntal ataupun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar dan bisa kembali mulus seperti sedia kala.
Apalagi jika akses jalan terputus, pengendara kendaraan bermotor terpaksa harus memutar melewati jalan poros Samarinda-Bontang yang jaraknya sangat jauh. (*/sgt)
-
SEPUTAR KALTIM3 hari agoPenambang Batu Bara Ilegal di Teluk Adang Ditangkap: Pemerintah Perkuat Pengamanan Kawasan Konservasi
-
SEPUTAR KALTIM3 hari agoBMKG Peringatkan Potensi Rob dan Curah Hujan Tinggi di Kalimantan Timur Akhir 2025
-
NUSANTARA4 hari agoAktivitas Buzzer Kini Jadi Sebuah Industri yang Terorganisir
-
OLAHRAGA1 hari agoPerolehan Positif Yamaha Racing Indonesia Tuai Perubahan Signifikan di ARRC 2025
-
NUSANTARA4 hari agoMAXi “Turbo” Experience, Touring Tasikmalaya dan Eksplorasi Pantai Selatan Wilayah Cipatujah
-
GAYA HIDUP1 hari ago7 Tips Resolusi Tahun Baru 2026 Biar Nggak Jadi Sekadar Janji Manis, tapi Beneran Jalan Sampai Desember Lagi
-
HIBURAN2 hari agoDiserbu Ribuan Gen Z! Skutik Skena Fazzio Hybrid Sukses Curi Perhatian di Festival Musik Anak Muda
-
EKONOMI DAN PARIWISATA20 jam agoBI Siapkan Rp4,8 Triliun Penuhi Kebutuhan Nataru 2026 di Kaltim

