SEPUTAR KALTIM
Belum Semua Daerah di Kaltim Terapkan Aplikasi SRIKANDI
Kabupaten kota di Kaltim ternyata belum semuanya mendukung penerapan SPBE. Salah satu indikatornya bisa dilihat dari penerapan Aplikasi Srikandi dalam tata Kelola kearsipan secara digital.
Pemprov Kaltim Tengah serius dalam mengembangkan dan menerapkan Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik (SPBE). Tak hanya di lingkup pemprov saja, namun ditargetkan bisa juga diterapkan hingga kabupaten kota lainnya.
Satu diantara banyak implementasi SPBE, yakni menerapkan arsip secara digital. Melalui program aplikasi SRIKANDI, yakni Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi.
Plh Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (DPK) Kaltim Taufik melalui Kabid Pembinaan dan Kearsipan dan Tenaga Kearsipan, Diana Rosalita menjelaskan, pihaknya menjadi salah satu liding sektor dalam penerapan program Aplikasi Srikandi ini.
Untuk progresnya hingga saat ini. Diakuinya, belum semua kabupaten kota sudah melakukan penerapannya.
“Kabupaten kota yang sudah itu, baru kabupaten Kutai Kartanegara, Paser. Lalu, Kota Bontang dan Samarinda,” jelasnya, saat ditemui dikantornya, baru-baru ini, didampingi Arsiparis DPK Kaltim, Dewi Susanti Elham.
Soal kendala kenapa daerah kabupaten kota belum sepenuhnya menerapkan, ia menyebut hal tersebut merupakan kebijakan pemda dan pimpinannya.
Meski demikian, pihaknya akan terus menggencarkan sosialisasi kepada pemda kabupaten kota tersebut.
“Kutai Timur dalam waktu dekat ini. Masih proses. Kemudian PPU menyusul sudah di jadwalkan,” sebutnya.
Sementara untuk daerah lainnya, belum menerapkan hingga tengah proses penjajakan.
Kendati demikian, pihaknya tetap terus menggenjarkan sosialisasi hingga pelatihan implementasi Aplikasi Srikandi tersebut.
“Kita harap semua bisa menerapkannya. Karena ini bagian dari kebijakan pemerintah pusat,” tandasnya. (am)
ADVERTORIAL DINAS PERPUSTAKAAN & KEARSIPAN KALTIM
-
OLAHRAGA5 hari agoAmar Brkic Pecahkan Rekor 13 Tahun di Borneo FC, Golnya Bukan Sekadar Penentu Kemenangan
-
SAMARINDA3 hari agoAir Sungai Karang Mumus Mendadak Hijau, DLH Samarinda Selidiki Dugaan Pencemaran
-
PARIWARA4 hari agoWarga Samarinda Beli Yamaha NMAX, Malah Bawa Pulang Fazzio Gratis
-
SEPUTAR KALTIM3 hari agoAduan Upah Karyawan PT Ekaliya Purnamasari, Seno Aji Minta Disnakertrans Turun Tangan
-
OLAHRAGA5 hari agoBorneo FC Bawa Modal 5 Gol ke Markas PSS, Tapi Ada Tantangan yang Menanti
-
SEPUTAR KALTIM3 hari agoBanyak Kendaraan Perusahaan Masih Pakai Pelat Luar Kaltim, Diminta Segera Ganti KT
-
NUSANTARA3 hari agoEmpat Bocah Samarinda dan Seekor Bekantan: Kisah Kecil yang Mengajarkan Arti Peduli
-
OLAHRAGA4 hari agoMenang di Kandang PSS, Mauro Jeronimo Ungkap Pekerjaan Rumah Borneo FC

