Connect with us

OLAHRAGA

Amar Brkic Pecahkan Rekor 13 Tahun di Borneo FC, Golnya Bukan Sekadar Penentu Kemenangan

Published

on

Amar Brkic merayakan golnya saat Borneo FC mengalahkan Tainan City FC 3-1 di Stadion Segiri, Samarinda, Rabu (21/10/2026). Gol tersebut mengantarkan Pesut Etam ke perempat final AFC Challenge League sekaligus mengukir rekor bagi pemain muda Indonesia. (Dok. Borneo FC)

Nama Amar Brkic mulai mencuri perhatian bersama Borneo FC Samarinda. Baru menjalani dua pertandingan bersama Pesut Etam di AFC Challenge League 2026/2027, pemain berusia 19 tahun itu langsung menorehkan catatan bersejarah bagi sepak bola Indonesia.

Golnya ke gawang Tainan City FC bukan hanya memastikan kemenangan Borneo FC dengan skor 3-1. Amar juga memecahkan rekor sebagai pemain Indonesia termuda yang mencetak gol di kompetisi antarklub Asia, mengakhiri catatan yang bertahan selama 13 tahun.

Pencapaian tersebut menjadi awal yang menjanjikan bagi pemain muda yang baru memulai perjalanan profesionalnya di Indonesia. Namun, Amar menegaskan bahwa keberhasilan ini bukan alasan untuk cepat berpuas diri.

Gol Roket Kaki Kiri Amar Brkic Bikin Rekor Lama Terpecahkan

Momen bersejarah itu terjadi saat Borneo FC menjamu Tainan City di Stadion Segiri, Samarinda, Rabu (21/10/2026).

Amar memulai pertandingan dari bangku cadangan sebelum masuk pada menit ke-62 untuk menggantikan Rei Okada. Saat itu, Pesut Etam sudah berbalik unggul 2-1 melalui gol Juan Villa dan Kablan N’Goma.

Pada menit ke-82, Amar mendapat kesempatan melepaskan tembakan dari luar kotak penalti. Tanpa membuang banyak waktu, pemain muda tersebut menghantam bola menggunakan kaki kirinya hingga meluncur deras ke gawang lawan.

Gol itu sekaligus memastikan kemenangan Borneo FC menjadi 3-1 dan mengunci posisi mereka sebagai juara Grup D AFC Challenge League 2026/2027 dengan catatan dua kemenangan dari dua pertandingan.

Namun, ada catatan lain yang membuat gol tersebut semakin istimewa.

Mengutip laporan I.League pada 26 Oktober 2026, Amar mencetak gol pada usia 19 tahun, 4 bulan, dan 10 hari. Ia melampaui rekor Hendra Bayauw yang mencetak gol di AFC Cup 2013 saat berusia 19 tahun, 11 bulan, dan 17 hari.

Artinya, catatan yang bertahan sekitar 13 tahun itu kini berganti pemilik.

Amar Brkic Bersyukur, Keluarga Ingatkan agar Tak Cepat Puas

Amar mengaku senang bisa mencetak gol sekaligus membantu Borneo FC memastikan tiket ke perempat final. Ia juga menyampaikan rasa syukur atas kesempatan yang diberikan kepadanya.

“Saya sangat senang dan bersyukur. Paling penting adalah tim kita berhasil lolos. Gol ini saya persembahkan untuk tim, para pendukung, dan khususnya untuk ayah saya yang datang langsung ke stadion untuk menonton pertandingan saya,” ujar Amar seusai laga, dikutip dari I.League.

Pemain yang memiliki darah Indonesia-Jerman itu juga mengungkapkan bahwa keluarganya ikut bahagia atas pencapaian tersebut. Meski demikian, ia mendapat pesan agar tetap fokus dan terus bekerja keras.

“Keluarga sangat senang, tetapi mereka juga berpesan agar saya tetap fokus dan terus bekerja keras ke depannya,” katanya.

Amar bergabung dengan Borneo FC pada September 2026 setelah sebelumnya memperkuat tim kelompok usia Darmstadt di Jerman. Ia juga pernah memperkuat tim nasional Indonesia kelompok usia.

Gol ke gawang Tainan City menjadi gol pertamanya bersama Borneo FC sekaligus gol pertamanya di kompetisi antarklub Asia.

Bagi Pesut Etam, munculnya pemain muda yang mampu memberi dampak langsung tentu menjadi modal berharga untuk menghadapi pertandingan berikutnya. Sementara bagi Amar, rekor ini bisa menjadi pijakan awal untuk membuktikan konsistensi, bukan sekadar satu momen istimewa. (Ar)

Ikuti Berita lainnya di Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png

POPULER