OLAHRAGA
Pemkot Samarinda Resmi Kelola GOR Segiri, Siap Jadi Markas Borneo FC
Pemprov Kaltim secara resmi menyerahkan pengelolaan GOR Segiri kepada Pemkot Samarinda. Ini menandai komitmen besar terhadap pengembangan sepak bola daerah dan dukungan bagi Borneo FC.
GOR Segiri yang terletak di Jalan Kesuma Bangsa kini tampil dengan wajah baru usai menjalani renovasi sepanjang 2023 hingga 2024. Proyek senilai Rp81 miliar ini mencakup perbaikan struktur stadion, penyesuaian lapangan sesuai standar FIFA, serta penambahan kursi penonton hingga berkapasitas 12.000 orang.
Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim, Akmal Malik, bersama sejumlah pejabat daerah meninjau fasilitas baru tersebut, Senin, 11 Februari 2025, bertepatan dengan agenda penandatanganan serah terima pengelolaan.
“Kami berterima kasih kepada pemerintah pusat karena telah membangun stadion yang luar biasa di berbagai daerah, termasuk Stadion Segiri yang menjadi kebanggaan kita,” ujar Akmal Malik.
Ia juga menegaskan bahwa stadion ini akan menjadi rumah bagi Borneo FC, yang dijadwalkan berlaga melawan Barito Putera pada 16 Februari mendatang.
Proses Serah Terima Sempat Tertunda
GOR Segiri sebenarnya sudah bisa digunakan sejak Januari 2025. Namun, keterlambatan dalam penyelesaian administrasi serta status kepemilikan yang kompleks—di mana bangunan stadion merupakan milik Pemkot Samarinda, sedangkan lahan tetap menjadi aset Pemprov Kaltim—membuat proses serah terima berjalan lebih lama dari yang diharapkan.
“Pada faktanya, teman-teman dari Borneo FC juga harus bertanding. Mereka perlu home base sebagai tempat latihan, jadi kita carikan solusinya,” tambah Akmal.
Selama renovasi berlangsung, Borneo FC berlatih menggunakan fasilitas Stadion Batakan di Balikpapan. Dengan rampungnya renovasi dan tuntasnya serah terima pengelolaan, tim kini bisa kembali berkandang di Samarinda.
Perhatian pada Pemeliharaan Fasilitas
Meski sudah resmi beroperasi, Akmal mengingatkan bahwa dalam enam bulan ke depan, proses pemeliharaan fasilitas harus menjadi prioritas.
“Selanjutnya, Pemkot Samarinda harus terus berkoordinasi dengan manajemen Borneo FC, dengan supervisi dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Kaltim, karena masa pemeliharaan masih berlangsung,” jelasnya.
Ia berharap, dengan fasilitas yang lebih baik, Borneo FC dapat meningkatkan prestasinya di level nasional hingga internasional.
“Kami ingin stadion ini benar-benar mendorong klub kebanggaan Kalimantan Timur untuk meraih prestasi lebih tinggi, baik di kompetisi nasional maupun internasional,” tutupnya. (nkh/sty)
-
SEPUTAR KALTIM3 hari agoPenambang Batu Bara Ilegal di Teluk Adang Ditangkap: Pemerintah Perkuat Pengamanan Kawasan Konservasi
-
SEPUTAR KALTIM3 hari agoBMKG Peringatkan Potensi Rob dan Curah Hujan Tinggi di Kalimantan Timur Akhir 2025
-
NUSANTARA4 hari agoAktivitas Buzzer Kini Jadi Sebuah Industri yang Terorganisir
-
OLAHRAGA1 hari agoPerolehan Positif Yamaha Racing Indonesia Tuai Perubahan Signifikan di ARRC 2025
-
NUSANTARA4 hari agoMAXi “Turbo” Experience, Touring Tasikmalaya dan Eksplorasi Pantai Selatan Wilayah Cipatujah
-
GAYA HIDUP2 hari ago7 Tips Resolusi Tahun Baru 2026 Biar Nggak Jadi Sekadar Janji Manis, tapi Beneran Jalan Sampai Desember Lagi
-
HIBURAN2 hari agoDiserbu Ribuan Gen Z! Skutik Skena Fazzio Hybrid Sukses Curi Perhatian di Festival Musik Anak Muda
-
EKONOMI DAN PARIWISATA23 jam agoBI Siapkan Rp4,8 Triliun Penuhi Kebutuhan Nataru 2026 di Kaltim

