BALIKPAPAN
Biliar Samarinda Pertahankan Gelar Juara Umum Porwada Kaltim 2026, Borong 2 Emas, 2 Perak dan 1 Perunggu

Tim biliar Samarinda kembali membuktikan dominasinya di ajang Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) Kalimantan Timur (Kaltim) IV 2026. Tak hanya mempertahankan gelar juara umum, kontingen Kota Tepian juga sukses membawa pulang lima medali, sekaligus melanjutkan tradisi juara yang sebelumnya diraih di Bontang.
Prestasi tersebut dipastikan setelah tim biliar Samarinda mengoleksi dua medali emas, dua perak, dan satu perunggu dalam pertandingan yang berlangsung di Balikpapan, 4–5 November 2026.
Dari dua nomor yang dipertandingkan, yakni bola 9 tunggal (single) dan bola 8 ganda (double), para atlet Samarinda tampil konsisten dan mampu bersaing dengan kontingen kabupaten/kota lainnya.
Muslim Hidayat dan Yudi Adi Prabowo Sumbang Emas

Pada nomor bola 9 tunggal, Muslim Hidayat berhasil menyumbangkan medali emas setelah keluar sebagai juara pertama. Rekan satu timnya, Yudi Adi Prabowo, menyusul dengan medali perak.
Sementara itu, Didda Satrya meraih medali perunggu bersama Fergy dari Bontang.
Dominasi Samarinda berlanjut di nomor bola 8 ganda. Pasangan Yudi Adi Prabowo dan Yuliawan sukses merebut medali emas. Sedangkan pasangan Joko Iswanto dan Didda Satrya menyumbangkan medali perak.
Adapun medali perunggu bersama diraih pasangan Arta dan Rama dari Berau serta Maya Sari yang akrab disapa Ari bersama Abdu dari Balikpapan.
Dengan tambahan medali dari dua nomor tersebut, Samarinda memastikan diri kembali menjadi juara umum cabang olahraga biliar Porwada Kaltim 2026.
Ketua PWI Kaltim Biliar Club, Yudi Adi Prabowo, mengaku bersyukur atas pencapaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan mempertahankan gelar juara umum merupakan buah dari persiapan dan kekompakan seluruh anggota tim.
“Alhamdulillah, kami berhasil mempertahankan gelar juara umum. Tahun ini Samarinda kembali membawa pulang dua emas, dua perak, dan satu perunggu. Hasil ini tentu sangat membanggakan karena seluruh pemain sudah berjuang maksimal dan menunjukkan semangat luar biasa selama pertandingan,” ujar Yudi.
Ia mengatakan, pencapaian tersebut tidak terlepas dari konsistensi latihan yang dilakukan para pemain menjelang Porwada. Meski harus membagi waktu dengan aktivitas jurnalistik sehari-hari, para atlet tetap berupaya mempersiapkan diri sebaik mungkin.
Yudi juga menyampaikan apresiasi kepada manajemen De’Ale yang selama ini memberikan dukungan dengan menyediakan tempat dan fasilitas latihan secara gratis bagi tim biliar Samarinda.
“Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada De’Ale yang sudah memberikan tempat dan fasilitas latihan secara gratis kepada tim biliar Samarinda. Dukungan ini sangat berarti bagi kami. Tanpa dukungan berbagai pihak, tentu persiapan tim tidak akan berjalan maksimal seperti sekarang,” ungkapnya.
Ia berharap dukungan tersebut dapat terus berlanjut agar semakin banyak wartawan yang termotivasi menekuni olahraga biliar dan meningkatkan kemampuan mereka.
Juara Umum, Muslim Ingatkan Janji Bonus Wali Kota

Kebahagiaan juga dirasakan Muslim Hidayat yang berhasil meraih emas pada nomor bola 9 tunggal. Ia menyebut persaingan pertandingan berlangsung cukup ketat, tetapi kesiapan mental dan pengalaman menjadi modal penting untuk meraih hasil terbaik.
“Alhamdulillah, target kami tercapai. Bukan hanya berhasil mendapatkan emas secara individu, tetapi yang paling penting Samarinda kembali menjadi juara umum. Semua pemain punya kontribusi besar terhadap hasil ini,” katanya.
Di tengah kegembiraan tersebut, Muslim turut mengingatkan janji bonus yang sebelumnya disampaikan Wali Kota Samarinda, Andi Harun, saat melepas kontingen Porwada Samarinda pada Selasa, 3 November 2026.
Dengan nada bercanda, ia berharap janji tersebut tidak terlupakan setelah para atlet berhasil membawa pulang medali dan mempertahankan gelar juara umum.
“Pak Wali Kota kemarin sudah menjanjikan bonus kalau kami berhasil juara. Nah, sekarang kami sudah bawa pulang emas dan juara umum lagi. Mudah-mudahan bonusnya tidak lupa, Pak. Kami siap menerima kapan saja,” kelakarnya.
Meski demikian, Muslim menegaskan keberhasilan mempertahankan gelar juara umum menjadi kebanggaan tersendiri bagi seluruh anggota tim. Ia berharap pencapaian tersebut menjadi motivasi untuk menjaga kekompakan dan meningkatkan kualitas permainan pada kompetisi berikutnya.
Catatan positif ini sekaligus melanjutkan keberhasilan tim biliar Samarinda pada Porwada sebelumnya di Bontang. Saat itu, Samarinda juga keluar sebagai juara umum dengan raihan dua emas, satu perak, dan dua perunggu.
Pada Porwada Kaltim 2026, Samarinda kembali mengamankan dua emas dengan peningkatan perolehan medali perak menjadi dua keping.
Hasil tersebut semakin mempertegas posisi tim biliar Samarinda sebagai salah satu kekuatan utama dalam persaingan olahraga biliar antarwartawan di Kalimantan Timur. (yud)

VIRAL3 hari agoSalam Tiga Jari Viral di Indonesia, Berawal dari Film The Hunger Games hingga Jadi Simbol Perlawanan
OLAHRAGA4 hari agoPorprov Kaltim 2026 Mulai Digelar, 8.709 Atlet dari 10 Daerah Siap Berebut Medali
OLAHRAGA5 hari agoBorneo FC Tumbang di Bantul, Mauro Jeronimo Punya Pekerjaan Rumah di Lini Pertahanan
OLAHRAGA3 hari agoPorwada IV Kaltim 2026 Digelar di Balikpapan, 10 Cabor Siap Dipertandingkan
PARIWARA4 hari agoYamaha Rangkul Kicau Mania, GEAR ULTIMA Tampil Spesial di Umi Kasum Cup VI
OLAHRAGA4 hari agoCetak Gol ke Gawang PSIM, Asgal Habib Bisa Jadi Opsi Penting di Lini Depan Borneo FC
SAMARINDA3 hari agoAndi Harun Buka Suara soal Korupsi Varia Niaga Rp30,9 Miliar, Pemkot Siapkan Evaluasi
SAMARINDA4 hari agoTiga Direktur Perumda Varia Niaga Jadi Tersangka, Dugaan Korupsi Batu Bara Rp30,97 Miliar






