SEPUTAR KALTIM
BMKG Sebut Sebagian Besar Wilayah Kaltim Cerah di Awal Puasa
BMKG Stasiun Balikpapa memperkirakan di awal puasa cuaca disebagian wilayan Kaltim cerah dan cerah berawan. Baca artikel ini yuk untuk lihat prediksinya.
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Balikpapan memprakirakan cuaca sebagian besar wilayah Provinsi Kalimantan Timur cerah dan cerah berawan di awal puasa Ramadhan pada Senin atau Selasa, 11 hingga 12 Maret 2024.
“Dari 10 kabupaten/kota di Kaltim, hanya dua daerah yang diperkirakan turun hujan ringan di Senin siang,” kata Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan, Carolina Meylita Sibarani, di Balikpapan, Minggu 10 Maret 2024.
Dua daerah itu adalah Kabupaten Paser dan Mahakam Ulu. Dari 10 kecamatan di Paser, hanya Kecamatan Muara Samu yang hujan ringan.
Sedangkan di Mahakam Ulu dari lima kecamatan, diperkirakan ada tiga kecamatan yang mengalami hujan ringan pada Senin siang yakni Long Apari, Long Bagun, dan Long Pahangai.
Sedangkan pada Selasa pagi, sebagian besar kecamatan di dua kabupaten tersebut diperkirakan cerah dan cerah berawan, kecuali Kecamatan Muara Komam di Kabupaten Paser yang diperkirakan hujan ringan.
Carolina melanjutkan, untuk tiga kota di Kaltim masih didominasi cuaca cerah dan cerah berawan pada Senin, namun saat malam ada beberapa kecamatan yang mengalami hujan ringan.
Di Kota Samarinda misalnya, hujan ringan diperkirakan terjadi sekira pukul 20.00 Wita di enam kecamatan yakni Sungai Pinang, Samarinda Ilir, Samarinda Kota, Samarinda Ulu, Samarinda Utara, dan Kecamatan Sambutan.
Kemudian di Kota Balikpapan diperkirakan hujan ringan pada Senin sore sekira pukul 17.00 Wita hanya di Kecamatan Kota, sedangkan pada Selasa dini hari sekira pukul 02.00 Wita diprakirakan hujan ringan di semua kecamatan.
“Di Kabupaten Penajam Paser Utara, kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) sepanjang Senin juga cerah dan cerah berawan, namun pada Selasa dini hari diprakirakan hujan ringan di empat kecamatan yakni Penajam, Sepaku, Babulu, dan Kecamatan Waru,” kata Carolina. (rw)
-
SEPUTAR KALTIM5 hari agoAnggaran Dishut Kaltim Sempat Dipangkas 60 Persen, Dikembalikan untuk Tangani Karhutla
-
SAMARINDA4 hari agoMuka Air Turun 20 Sentimeter, Bendungan Lempake Diperkirakan Hanya Bertahan 2 Minggu
-
OLAHRAGA4 hari agoTurnamen Biliar Deadline Headline Bola 9 di De Ale Diikuti 64 Peserta, PWI Kaltim Dorong Lahirnya Talenta Baru
-
OLAHRAGA4 hari agoBiliar dan Politik Punya Kemiripan, Tio: yang Dipukul di Sini Bisa Masuk di Sana
-
SEPUTAR KALTIM4 hari agoKarhutla Kaltim, Peneliti Ungkap Tradisi Bakar Ladang Dayak Punya Aturan Ketat
-
SEPUTAR KALTIM5 hari agoKarhutla Kaltim Meluas, BPBD Akui Sulit Cari Sumber Air untuk Pemadaman
-
PARIWARA4 hari agoYamaha Uji Kompetensi Siswa SMK Kaltimtara, Dorong Lahirnya Teknisi Siap Kerja
-
OLAHRAGA3 hari ago32 Pebiliar Berebut Tiket Final Turnamen 9 Ball Piala Ketua PWI Kaltim

