OLAHRAGA
Borneo FC 0-0 Persela, Lini Depan Tumpul Banar
Borneo FC gagal membuat sebiji gol pun ke gawang Persela. Dalam laga uji coba tertutup, Rabu malam. Lini depan menjadi sorotan.
Borneo FC Samarinda menurunkan skuat terbaiknya pada babak pertama. Termasuk memberi debut tak resmi pada Julio Cesar.
Seperti bisa ditebak, Pesut Etam menguasai pertandingan. Namun Persela yang menerapkan pola pertahanan rendah. Menumpuk 6-8 pemainnya di lini belakang. Membuat barisan serangan Borneo yang dikawal Pato, Fano, dan Bustos tak bisa berbuat banyak.
Sihran, Andy, Kei, dan Hendro dari lini kedua juga tak bisa menjadi alternatif pemecah kebuntuan.
Bahkan dalam situasi tendangan sudut, Julio dan Agung Pras yang kerap maju pun tak bisa mengubah skor. Babak pertama selesai tanpa gol tercipta.
Pada babak kedua, Andre Gaspar mengganti semua pemainnya. Rekrutan anyar lainnya Umanailo bermain di sektor kanan menggantikan Andy. Javlon berduet dengan Wahyudi Hamisi dan Indra Mustafa di lini akhir.
Pemain Uzbekhistan keluar lebih cepat karena mengalami benturan. Sementara lini depan yang dimotori Hardianto, Taufany, Arya, dan Umai mulai cair. Sehingga banyak peluang tercipta.
Persela yang sadar lawannya mayoritas pemain muda juga mulai keluar dari sarangnya. Meski begitu jurang kualitas tetap terlihat. Arya dan Taufany, bersama Misbakus membuat Pasukan Samarinda tampil berbahaya.
Namun lagi-lagi, semua peluang tidak berakhir menjadi gol. Andre Gaspar bahkan mengganti Hardianto dengan Rabbani Tasnim, Umai diganti Hambali. Tetap saja, tidak mengubah skor akhir. Hasil 0-0 menjadi akhir dari pertandingan ini.
Respons Andre Gaspar
Andre Gaspar tak begitu gusar atas hasil imbang 0-0 ini. Karena menurutnya, lebih penting memastikan laga tersebut berjalan sesuai taktik yang direncanakan.
Mengenai tumpulnya lini depan, akan menjadi catatan khusus dan akan ditingkatkan dalam beberapa hari ke depan. Sebelum melawan Arema FC pada laga perdana putaran kedua Liga 1.
“Sebenarnya tadi kita punya banyak peluang, tapi juga terdapat beberapa kesalahan. Secara umum, ini pertandingan yang bagus.”
“Meski tidak ada gol yang tercipta, tapi pemain memainkan sepak bola yang bagus. Masih ada waktu meningkatkan performa sebelum lawan Arema FC.”
“Semua pemain sudah tahu apa mau pelatih, mereka bermain sesuai intruksi. Kita hanya kurang beruntung.” (dra)
-
GAYA HIDUP10 jam agoEkonomi Lagi Sulit? Ini 9 Cara Healing Murah Meriah Tanpa Bikin Dompet Menjerit
-
SEPUTAR KALTIM2 hari agoKasus Ajudan Gubernur Kaltim Usai Demo, Bagaimana Perkembangan Terbarunya?
-
POLITIK14 jam agoWagub Seno Aji Minta Maaf ke Prabowo Usai Absen Rakornas, Pilih Tangani Karhutla Kaltim
-
POLITIK2 hari agoUsai Demo Besar di Samarinda, Ini Janji Rudy Mas’ud kepada Mahasiswa
-
GAYA HIDUP1 hari agoGaji Cepat Habis Padahal Baru Gajian? Ini 7 Kebiasaan yang Perlu Diubah
-
KUKAR15 jam agoKota Bangun Perkuat Potensi Pangan dan Perikanan, Produk Ikan Asin Kukar Disebut Tembus Ekspor
-
EKONOMI DAN PARIWISATA22 jam agoAntrean BBM di Kaltim Belum Tuntas, Rudy Mas’ud Minta Pertamina Jaga Pasokan
-
SAMARINDA5 hari agoWarga Samarinda Turun ke Jalan, Desak Karhutla Kaltim Jadi Bencana Nasional

