EKONOMI DAN PARIWISATA
CIMB Niaga Pilih 3 Ide Sosial Terbaik 2026, Ampas Tebu hingga Botol Plastik Disulap Jadi Produk Bernilai

Mengubah limbah menjadi produk bernilai ekonomi sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat menjadi salah satu tantangan inovasi sosial saat ini. Tiga gagasan dari Malang, Denpasar, dan Bantul berhasil menarik perhatian CIMB Niaga setelah bersaing dengan lebih dari 700 ide yang masuk dalam program Community Link #JadiNyata 2026.
Ketiga ide tersebut diumumkan sebagai inovasi sosial terbaik dalam program bertema “Kejar Mimpi #JadiNyata bersama CIMB Niaga” yang berlangsung di Jakarta, Kamis, 29 Oktober 2026.
Mereka adalah Alfiana Fahera Rahmah dari Malang melalui CANNE, Putu Surya Triana Dewi dari Denpasar dengan Membumi, serta Hartono dari Bantul yang mengembangkan Blasu Studio.
Ketiganya akan mendapatkan pendanaan, pendampingan intensif selama satu tahun, serta akses pasar dan jaringan kolaborasi CIMB Niaga untuk mengembangkan ide sosial masing-masing.
Dari Ampas Tebu hingga Plastik Bekas, Ini Inovasi yang Terpilih
CANNE yang dikembangkan Alfiana Fahera Rahmah menawarkan solusi pemanfaatan limbah ampas tebu menjadi kertas alternatif ramah lingkungan.
Bahan yang selama ini dianggap sebagai limbah tersebut diolah menjadi berbagai produk, seperti paper bag, kartu nama, hingga pembatas buku.
Tidak hanya mengurangi limbah, CANNE juga mengembangkan potensi produk lain, termasuk seed paper atau kertas yang dapat ditanami. Inovasi ini menggabungkan pendekatan riset dan ekonomi sirkular untuk menciptakan nilai tambah dari bahan yang sebelumnya kurang dimanfaatkan.
Sementara itu, Putu Surya Triana Dewi menghadirkan Membumi, sebuah inisiatif berbasis komunitas yang berfokus pada pengembangan kerajinan gerabah lokal.
Melalui edukasi, lokakarya, kunjungan lapangan, dan kolaborasi kreatif, Membumi berupaya memperluas akses pasar bagi pengrajin sekaligus mendorong regenerasi keterampilan agar tradisi kerajinan gerabah tetap berkembang.
Adapun Hartono melalui Blasu Studio mengembangkan pemanfaatan botol plastik PET sekali pakai menjadi material dan produk desain bernilai tambah.
Inisiatif tersebut mengusung konsep ekonomi sirkular dengan mengolah kembali sampah plastik menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi. Selain mengurangi timbulan sampah, Blasu Studio juga membuka peluang pemberdayaan masyarakat melalui edukasi dan pelatihan.
Diikuti Lebih dari 700 Ide, Jadi Rekor Sejak 2018
Direktur Compliance, Corporate Affairs & Legal CIMB Niaga, Fransiska Oei, mengatakan Community Link #JadiNyata merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan purpose Advancing Customers & Society.
Program ini membuka kesempatan bagi masyarakat untuk menyampaikan ide inovasi yang mampu memberikan dampak positif terhadap lingkungan, ekonomi, maupun sosial.
“Melalui Community Link #JadiNyata, CIMB Niaga ingin terus berkolaborasi dengan masyarakat untuk menghadirkan solusi yang memberikan dampak positif dan berkelanjutan. Inisiatif ini merupakan wujud komitmen kami dalam menghadirkan nilai tambah bagi masyarakat sejalan dengan semangat Sekarang untuk Masa Depan,” ujar Fransiska.
Pada penyelenggaraan 2026, lebih dari 700 ide dan inovasi sosial dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti seleksi. Jumlah tersebut menjadi rekor pendaftar tertinggi sejak program ini pertama kali diselenggarakan pada 2018.
Sejak dimulai, Community Link #JadiNyata telah membantu mewujudkan 26 inovasi sosial, ekonomi, dan lingkungan yang memberikan manfaat berkelanjutan di berbagai daerah.
Selain mengumumkan tiga ide terbaik, CIMB Niaga juga menggelar Annual Workshop Community Link #JadiNyata yang mempertemukan finalis dan alumni dari berbagai angkatan. Kegiatan ini menghadirkan praktisi business development dan konsultan CSR, Dina Dellyana, untuk berbagi wawasan mengenai pengembangan usaha sosial dan peluang kolaborasi.
CIMB Niaga turut menghadirkan Pasar #JadiNyata sebagai ruang pamer berbagai produk dan inovasi alumni maupun finalis. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas eksposur dan membuka peluang pengembangan usaha sosial para peserta.
Rangkaian kegiatan juga diisi workshop Charity & Recycling, talkshow bertema “Muda Bergerak-Untuk Sesama, Untuk Bumi”, serta Recycling Paper Workshop yang mengajak peserta mengolah kertas menjadi karya berbahan benih tanaman.
Melalui program ini, CIMB Niaga berharap semakin banyak inovasi sosial yang dapat berkembang menjadi solusi nyata, sekaligus membuka peluang kolaborasi untuk menciptakan dampak positif dan berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia. (Am)

SAMARINDA5 hari agoAir Sungai Karang Mumus Mendadak Hijau, DLH Samarinda Selidiki Dugaan Pencemaran
SEPUTAR KALTIM5 hari agoAduan Upah Karyawan PT Ekaliya Purnamasari, Seno Aji Minta Disnakertrans Turun Tangan
SEPUTAR KALTIM5 hari agoBanyak Kendaraan Perusahaan Masih Pakai Pelat Luar Kaltim, Diminta Segera Ganti KT
NUSANTARA5 hari agoEmpat Bocah Samarinda dan Seekor Bekantan: Kisah Kecil yang Mengajarkan Arti Peduli
OLAHRAGA2 hari agoJelang Lawan PSIM, Mauro Jeronimo Ingatkan Borneo FC Waspadai Perubahan Lawan
SEPUTAR KALTIM2 hari agoSetelah Kemarau Panjang, Hujan Kembali Datang di Kaltim, Bagaimana Cuaca Hari Ini?
INTERNASIONAL5 hari agoSingapura Panggil 10 Perusahaan Terkait Karhutla Indonesia, Kalimantan Ikut Disorot
EKONOMI DAN PARIWISATA4 hari agoEkspor Udang Windu Kaltim Tembus Rp173 Miliar, Pasar Jepang hingga Amerika Jadi Andalan







