EKONOMI DAN PARIWISATA
Derawan Berpeluang Jadi Desa Wisata Terbaik Tingkat Dunia
Selain masih memiliki asa menjadi yang terbaik di ajang ADWI 2024, Derawan juga berpotensi menjadi desa wisata terbaik versi PBB alias Best Tourism Village by UN Tourism untuk Indonesia. Keren ih!
Pulau Derawan tak hanya memiliki panorama alam yang mengagumkan. Namun pengelolaannya pun mendapat pengakuan dari berbagai kalangan. Tahun ini, Desa Wisata Derawan berpartisipasi pada ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2024.
Mereka berhasil menembus 300 besar, 100 besar, dan terkini 50 besar. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI Sandiaga Salahuddin Uno sampai ikut dalam penilaian lapangan peserta 50 besar di Derawan.
Sambil menunggu pengumuman, Kepala Bidang Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata Dinas Pariwisata Kaltim Angit Ding mengungkapkan jika Derawan juga berpotensi meraih prestasi level dunia. Yakni menjadi Best Tourism Village by UN Tourism untuk Indonesia.
“Hal ini sesuai yang dinyatakan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI Sandiaga Salahuddin Uno dalam visitasi perdananya di Kepulauan Derawan pada visitasi 50 besar ADWI 2024,” kata Angit Ding, mengutip dari Antara, Selasa 9 Juli 2024.
Derawan sendiri adalah satu dari banyak tempat wisata populer di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Kabupaten yang dianugerahi dengan pegunungan karst dan laut biru, beserta terumbu karang yang menakjubkan. Terpisah menjadi 2 kawasan besar, yakni Kepulauan Derawan, termasuk di dalamnya ada Maratua, Kakaban, dkk. Serta Kawasan Biduk-Biduk yang mencakup Labuan Cermin, Pulau Kaniungan, hingga Lamin Guntur.
Masih Perlu Perhatian
Jika melihat potensinya, sektor wisata di Berau mampu bersaing dengan Raja Ampat, apalagi Bali. Hanya saja masih banyak kendala yang membuat pariwisata Berau belum terlalu booming.
Karenanya, dengan sorotan seperti ini, Angit berharap Berau mendapat perhatian ekstra. Dari infrastruktur, transportasi; baik perbaikan jalur darat maupun penambahan jumlah penerbangan, hingga promosi agar lebih dikenal wisatawan nasional dan manca negara.
Selain itu, Angit Ding menyampaikan harapannya kepada Menparekraf, agar gugusan Kepulauan Derawan dapat menjadi fokus pengembangan pariwisata.
“Kami berharap, dengan adanya acara visitasi dan penilaian ini, Desa Wisata Pulau Derawan dapat semakin dikenal dan diakui, serta terus berinovasi dalam memberikan pengalaman wisata yang tak terlupakan bagi para pengunjung,” ujarnya pula.
Dengan kerja sama yang baik antara pemerintah, masyarakat, dan para pemangku kepentingan, visi dan misi pengembangan pariwisata yang berkelanjutan dan berkualitas di Kaltim, khususnya di Kepulauan Derawan, diharapkan dapat terwujud.
“Upaya ini diharapkan dapat mewujudkan Kaltim sebagai salah satu tujuan wisata unggulan nasional,” pungkasnya. (dra)
-
MAHULU4 hari agoBuka Isolasi Mahulu, Pembangunan Bandara Ujoh Bilang Sudah 89 Persen Ditargetkan Beroperasi Februari 2026
-
GAYA HIDUP4 hari agoKaltim Diprediksi Hujan Berangin Pekan ini, Berikut Tips Jaga Kesehatan Wajib
-
SEPUTAR KALTIM5 hari agoBawa 57 Mobil Dinas untuk Kunker, Rombongan Gubernur Kaltim Cek Jalan Rusak hingga Mahulu
-
SEPUTAR KALTIM4 hari agoPemprov Kaltim Kebut Cetak Sawah 20 Ribu Hektare, Targetkan Swasembada Pangan Mandiri pada 2026
-
SAMARINDA4 hari agoMinggu Malam, Ustaz Das’ad Latif Bakal Isi Tabligh Akbar di Penutupan Pekan Raya Kaltim 2026
-
HIBURAN4 hari agoLomba, Pameran, hingga Tabligh Akbar, Berikut Rangkaian Keseruan Pekan Raya Kaltim Gratis!
-
EKONOMI DAN PARIWISATA4 hari agoMembaca Arah Pariwisata 2026: Dimotori Gen Z, Ini 6 Tren Wisata yang Bakal Mendominasi
-
MAHULU4 hari agoResmikan Jalan Tering–Ujoh Bilang, Gubernur Rudy Mas’ud: Mahulu Kini Tak Lagi Tergantung Jalur Sungai

