SEPUTAR KALTIM
Disnak Keswan Kaltim Gelar Forum Konsultasi Publik untuk Tingkatkan Kualitas Layanan Peternakan dan Kesehatan Hewan

Disnak Keswan Kaltim terus berkomitmen meningkatkan mutu pelayanan publik di sektor peternakan dan kesehatan hewan. Melalui FKP, Disnak Keswan membuka ruang dialog partisipatif antara pemerintah dan masyarakat guna memperkuat transparansi, efektivitas, serta kualitas layanan yang diberikan.
Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnak Keswan) Provinsi Kalimantan Timur menyelenggarakan Forum Konsultasi Publik (FKP) dengan tema “Bersinergi Mewujudkan Pelayanan yang Lebih Baik”, pada Selasa, 11 November 2025.
Kegiatan ini merupakan bagian dari proses evaluasi dan penetapan Standar Pelayanan (SP) di lingkungan Disnak Keswan Kaltim. Forum tersebut dilaksanakan sebagai upaya peningkatan kualitas layanan publik melalui partisipasi masyarakat secara langsung.
FKP ini mengacu pada Peraturan Menteri PANRB Nomor 16 Tahun 2017 tentang Pedoman Penyelenggaraan Forum Konsultasi Publik, yang mendefinisikan forum ini sebagai wadah dialog partisipatif antara penyelenggara layanan publik dan masyarakat.
Selain itu, pelaksanaan kegiatan juga mengemban amanat dari Peraturan Pemerintah Nomor 96 Tahun 2012 sebagai tindak lanjut dari Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik.
Wadah Komunikasi Dua Arah untuk Meningkatkan Pelayanan
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Kalimantan Timur, Fahmi Himawan, menyampaikan bahwa forum ini menjadi sarana komunikasi dua arah yang penting dalam menyerap aspirasi masyarakat terkait penyelenggaraan layanan publik.
“Kami berharap melalui forum ini, masyarakat dapat memberikan masukan yang konstruktif agar kami dapat terus memperbaiki kualitas pelayanan yang diberikan,” ujarnya.
Fahmi menambahkan, hasil diskusi dan rekomendasi dari FKP ini akan dijadikan dasar dalam proses perbaikan serta penetapan Standar Pelayanan di lingkungan Disnak Keswan Kaltim.
Indeks Kepuasan Masyarakat Menunjukkan Tren Positif
Dalam kesempatan yang sama, Fahmi juga menyampaikan capaian kinerja pelayanan publik di lingkungan Disnak Keswan. Berdasarkan hasil survei, Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) Semester I Tahun 2025 mencapai 86,14, yang menunjukkan tren peningkatan dari tahun sebelumnya.
“Angka tersebut mencerminkan bahwa pelayanan kami sudah berada pada kategori baik. Namun, kami tetap berkomitmen untuk terus meningkatkannya,” ungkapnya.
Beragam Layanan Jadi Fokus Evaluasi Standar Pelayanan
Beberapa layanan publik yang dievaluasi dalam forum ini mencakup seluruh bidang teknis di lingkungan Disnak Keswan, antara lain:
- Bidang Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet):
Penerbitan Surat Rekomendasi Pemasukan/Pengeluaran Produk Hewan dan Sertifikat Veteriner.
- Bidang Kesehatan Hewan (Keswan):
Layanan Surat Rekomendasi Pemasukan/Pengeluaran Hewan, Sertifikat Veteriner Hewan, Izin Distributor Obat Hewan, serta berbagai layanan di Klinik Hewan seperti vaksinasi, sterilisasi, dan operasi.
- Bidang Kawasan dan Agribisnis Peternakan:
Layanan konsultasi dan edukasi terkait pemanfaatan kotoran hewan (KOHE) menjadi pupuk organik, analisis pupuk, akses pembiayaan, perizinan usaha, serta pemanfaatan kapal ternak.
- UPTD Laboratorium Keswan dan Kesmavet:
Layanan penerimaan sampel dan pengujian laboratorium meliputi serologi, parasitologi, biomolekuler PCR, pemeriksaan mikrobiologis, serta pengujian fisika dan kimia bahan pangan.
Capaian PAD Melampaui Target
Selain peningkatan kualitas layanan, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Disnak Keswan Kaltim juga menunjukkan hasil positif. Hingga 31 Oktober 2025, total realisasi PAD mencapai Rp734.186.200, atau melampaui target yang ditetapkan sebesar Rp399.205.000.
Pencapaian ini menjadi bukti komitmen Disnak Keswan dalam meningkatkan efisiensi pelayanan sekaligus kontribusi terhadap pembangunan daerah.
Melalui pelaksanaan Forum Konsultasi Publik ini, Disnak Keswan Kaltim menegaskan komitmennya untuk terus melakukan evaluasi, inovasi, dan penyempurnaan layanan publik. Partisipasi masyarakat diharapkan dapat memperkuat kualitas pelayanan, meningkatkan kepuasan publik, dan mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel di sektor peternakan dan kesehatan hewan. (portalkaltim/sty)
-
BALIKPAPAN3 hari agoRiding dan Nobar ARRC Buriram Bareng Yamaha Kaltim, Biker Balikpapan Tetap Semangat Meski Diguyur Hujan
-
HIBURAN3 hari ago“Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan”: Saat Alzheimer Perlahan Menghapus Ingatan Keluarga
-
BALIKPAPAN3 hari agoWaduk Teritip Jadi Andalan, Balikpapan Bersiap Hadapi El Nino 2026
-
OLAHRAGA2 hari agoTembus 10 Besar All Japan Road Race Championship, Wahyu Nugroho Terus Improve Asah Skill
-
EKONOMI DAN PARIWISATA2 hari agoPenduduk Kaltim Tembus 4 Juta Jiwa, BPS Sebut Bonus Demografi Masih Terjaga
-
EKONOMI DAN PARIWISATA20 jam agoStok Beras Kaltim dan Kaltara Aman hingga Akhir 2026, Bulog Siapkan Gudang Penyangga IKN
-
OLAHRAGA1 hari agoKembali ke Tren Positif, Aldi Satya Mahendra Tak Sabar Ulang Momen Manis di Ceko
-
BALIKPAPAN15 jam agoMubes FKPB Diharapkan Perkuat Soliditas Paguyuban dan Jaga Stabilitas Sosial di Balikpapan

