SAMARINDA
DPK Samarinda Berburu Naskah Kuno untuk Dialihmediakan
DPK Samarinda berupaya melestarikan naskah-naskah kuno yang tersebar. Untuk selanjutnya dialihmediakan, agar tetap lestari.
Naskah kuno merupakan aset bernilai sejarah tinggi yang perlu dilestarikan. Karena bermanfaat untuk penopang perkembangan ilmu pengetahuan. Baik sebagai bahan literatur maupun penelitian.
Tak hanya mengumpulkan, naskah kuno juga perlu dialihmediakan. Untuk mencegah kerusakan karena faktor usia dan lingkungan.
Oleh karena itu, DPK Samarinda mengimbau kepada masyarakat untuk segera memberitahukan jika terdapat naskah kuno di lingkungan mereka. Hal ini penting dilakukan agar naskah kuno tersebut dapat segera diselamatkan.
Kepala Bidang Pengolahan, Layanan dan Pelestarian Bahan Pustaka Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Samarinda, Edy Wahyudi mengungkapkan bahwa naskah kuno merupakan dokumen tertulis tidak dicetak yang berumur 50 tahun dan belum diterbit pihak mana pun, serta tidak pernah dicetak.
“Tujuannya agar naskah kuno tersebut tidak punah sebagai benda sejarah serta jadi bahan edukasi untuk anak cucu kita nanti,” ungkapnya, Kamis 16 November 2023.
Lebih lanjut, Edy menjelaskan klasifikasi naskah kuno ini beragam, ada yang ditulis dalam daun lontar, bambu, atau kulit kayu. Diketahui, saat ini pihaknya sudah menemukan dua naskah kuno yang berasal dari Kota Samarinda yakni Quran kuno tulis tangan dan satu naskah kuno daun lontar.
“Untuk saat ini Al-Quran kuno tulis tangan ini belum bisa kita alihmediakan soalnya rapuh dan lengket. Jadi kita takut rusak kalau salah-salah. Kita juga saat ini sedang berupaya untuk mengambil naskah kuno daun lontar yang ada di Tanah Merah,” ujarnya.
Bagi masyarakat Samarinda yang mengetahui keberadaan naskah kuno. Diharapkan menghubungi Perpustakaan Umum Daerah Kota Samarinda atau menghubungi nomor 08125851465.
“Kami siap untuk membantu masyarakat dalam melakukan alih media naskah kuno,” pungkasnya. (dmy/fth)
ADVERTORIAL DINAS PERPUSTAKAAN & KEARSIPAN KALTIM
-
OLAHRAGA4 hari agoJelang Lawan PSIM, Mauro Jeronimo Ingatkan Borneo FC Waspadai Perubahan Lawan
-
SEPUTAR KALTIM4 hari agoSetelah Kemarau Panjang, Hujan Kembali Datang di Kaltim, Bagaimana Cuaca Hari Ini?
-
OLAHRAGA3 hari agoBorneo FC Diunggulkan atas PSIM, Tapi Misi Bangkit Tuan Rumah Bisa Jadi Ancaman
-
VIRAL4 hari agoKontroversi Raffi Ahmad dan Willie Salim Meluas, Artis Ikut Call Out hingga RANS Carnival Terdampak
-
NUSANTARA4 hari agoDari Konten ke Aksi Nyata, Kreator Kaltim Tanam 1.000 Pohon di Tahura Soeharto
-
OLAHRAGA4 hari agoBukan Sekadar Latihan, Ini yang Dimatangkan Borneo FC Sebelum Hadapi PSIM
-
OLAHRAGA4 hari agoDulu Akhir Pekan Identik Nongkrong, Sekarang Banyak Anak Muda Pilih Olahraga
-
VIRAL3 hari agoPolda Metro Minta Maaf, Raffi Klarifikasi, Peserta Deklarasi Sumpah Pemuda Akui Bukan Mahasiswa

