PPU
Gas LPG 3 Kg Langka, Pj Bupati PPU Tidak Tinggal Diam
Puluhan masyarakat sampaikan keluhan soal kelangkaan gas LPG 3 kg. Dalam hal ini Pj Bupati PPU tidak tinggal diam. Sidak hingga audiensi ke pihak terkait sudah dilakukan.
Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Makmur Marbun memberi penjelasan langsung kepada puluhan masyarakat yang tengah menyampaikan aspirasinya di halaman depan Kantor Bupati PPU, Kamis siang, 11 Januari 2024.
Masyarakat menyampaikan aspirasi mengenai kelangkaan tabung gas LPG subsidi 3 kg yang terjadi di PPU akhir-akhir ini.
Pj Bupati PPU Makmur Marbun mengatakan terkait persoalan kelangkaan gas bersubsidi di Kabupaten PPU bahwa dirinya tidak tinggal diam melihat persoalan tersebut.
Dalam beberapa hari terakhir telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) kesejumlah agen dan pangkalan LPG untuk melihat langsung ketersediaan LPG di sana serta memastikan tidak adanya penimbunan dan harga tetap stabil sampai kepada masyarakat.
Selain itu, untuk mengatasi permasalahan kelangkaan LPG ini, Makmur juga telah memanggil PT. Pertamina Patra Niaga Balikpapan dan para pimpinan agen penyalur LPG yang berada di PPU.
“Dan saya saat itu juga minta agar kekosongan gas di PPU harus segera diselesaikan. Kami dari pemda bahkan membantu menyiapkan personel dan kendaraan untuk membantu,” terang nya.
Makmur Marbun juga mengungkapkan, kelangkaan gas LPG 3 kg yang terjadi diduga sebagian pasokan gas LPG 3 kg PPU dijual ke Kabupaten Paser.
Karena, harga gas LPG di Kabupaten Paser lebih tinggi dibandingkan harga eceran tertinggi (HET) LPG 3 kg yang ditetapkan Pemkab PPU.
“Gas LPG 3 kg banyak yang lari ke Paser karena harganya lebih mahal. Saya berjanji, masalah ini akan saya benahi,” terangnya.
Makmur Marbun mengungkapkan dihadapan puluhan pendemo, bahwa pemerintah daerah akan mengajukan penambahan kuota gas LPG 3 kg ke Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). (rw)
-
SEPUTAR KALTIM4 hari ago134 Hotspot Terdeteksi di Kaltim, Asap Mulai Ganggu Penerbangan dan Aktivitas Warga
-
BALIKPAPAN3 hari ago160 Masjid di 8Kalimantan Terhubung Internet Lewat Program Masjid Berdaya Indosat
-
SEPUTAR KALTIM4 hari agoISPU Kaltim Memburuk, Kutai Barat Masuk Kategori Berbahaya dengan Nilai 363
-
BERAU3 hari agoKabut Asap Karhutla, Sekolah di Berau Terapkan Belajar dari Rumah hingga 19 September

