SAMARINDA
Gerak Cepat, Wali Kota Langsung Turun Tangan Bantu Korban Banjir Pampang
Wali Kota Samarinda Andi Harun bergerak cepat dan langsung menyambangi warga Desa Budaya Pampang di Kelurahan Pampang, Kecamatan Samarinda Utara, Jumat (3/9/2021) sore. Orang nomor satu di Kota Samarinda itu ingin menemui warga setempat yang pemukimannya direndam banjir setelah hujan deras beberapa jam sebelumnya. Ada empat RT di sana yang terendam banjir.
Selain meninjau banjir, Wali Kota yang didampingi Asisten I Setkot Tejo Sutarnoto, Asisten III Setkot Aki Fitri Noor, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Hero Mardanus, serta Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Hambali itu juga membagikan 500 paket sembako untuk 430 warga yang terdampak banjir. Juga menyerahkan uang tunai Rp10 juta untuk dapat digunakan seperlunya.
“Setelah dapat laporan, kami langsung bergerak. Saya tadi dapat laporan 430 warga yang terdampak dan ini kami telah siapkan 500 paket sembako untuk jangka pendeknya. Untuk jangka menengahnya, hari Senin (6/9/2021) nanti akan kami lakukan rapat koordinasi,” ucap Wali Kota sembari memastikan persoalan banjir menjadi fokus perhatian serius bagi dirinya bersama Wakil Wali Kota (Wawali) Rusmadi.
Diakui Wali Kota, memang untuk mengatasi banjir ini harus bersabar. Karena tidak bisa dilakukan secara mudah dan cepat. “Orang yang merusak alam itu tidak memikirkan bahwa alam kalau dirusak itu cepat saja. Tapi untuk memperbaikinya, butuh waktu lama,” jelas Wali Kota.
Informasi yang didapat, Tinggi Muka Air (TMA) sekitar berkisar antara 15 sampai 100 sentimeter. BPBD Kota Samarinda sendiri telah menurunkan dua perahu untuk membantu proses evakuasi dan mobilisasi masyarakat setempat. (hms/Redaksi KF)
-
SEPUTAR KALTIM3 hari ago134 Hotspot Terdeteksi di Kaltim, Asap Mulai Ganggu Penerbangan dan Aktivitas Warga
-
BALIKPAPAN3 hari ago160 Masjid di 8Kalimantan Terhubung Internet Lewat Program Masjid Berdaya Indosat
-
NUSANTARA5 hari agoClan of Classy Vol.3 Yogyakarta, Healing Sejenak Sambil Eksplorasi Kopeng dan Ambarawa
-
SEPUTAR KALTIM3 hari agoISPU Kaltim Memburuk, Kutai Barat Masuk Kategori Berbahaya dengan Nilai 363
-
BERAU2 hari agoKabut Asap Karhutla, Sekolah di Berau Terapkan Belajar dari Rumah hingga 19 September
