OLAHRAGA
Gol Telat Silverio Bawa Borneo FC ke Posisi Kedua
Borneo FC dengan susah payah mengalahkan PSS di kandang sendiri. Untungnya Silverio mencetak gol di detik-detik kritis. Pesut Etam pun naik ke posisi kedua, menempel MU di pucuk klasemen.
Borneo FC Samarinda memulai laga kontra PSS dengan sangat berbeda. Diego Michiels dicadangkan untuk memberi tempat pada Leo Guntara. Hendro Siswanto bahkan tidak bermain sampai akhir, karena Pieter Huistra ingin bermain dengan formasi 4-2-4.
Stefano Lilipaly, Felipe Cadenazzi, Terens Puhiri, dan Win Naing Tun bermain sejajar. Ditopang oleh duo Adam-Kei di lini tengah.
Pada awal laga, taktik itu berjalan lancar. Unggul jumlah pemain di depan membuat mereka memiliki cukup banyak peluang. Walau tak ada yang benar-benar berbahaya.
Jelang akhir babak kedua, Pieter membuat improvisasi. Skema berubah ke 4-3-3, dengan masuknya Ikhsanul Zikrak yang bermain di posisi AMF. Namun perubahan itu tak mengubah banyak hal. Peluang tetap sulit didapat.
Pada akhirnya, di menit ke-90+5, Adam Alis mengirim umpan jauh ke kotak penalti PSS. Dari skema set piece. Kiper lawan sempat menggapainya, namun bola terlepas dan menjadi liar. Silverio yang berdiri di tiang jauh menyundul bola dengan dingin. GOL!
Gol itu disambut suka cita oleh semua pemain Borneo FC. Bahkan yang berada di bench. Setelah frustasi sepanjang laga, momen itu menjadi pemecahnya.
Statistik Pertandingan
Pesut Etam menguasai bola sebanyak 61 persen. Dan membuat 17 tembakan, 4 di antaranya tepat sasaran. Sementara Nadeo tidak terlalu kerja keras, karena dari 4 sepakan PSS, tak ada yang mengarah ke gawangnya.
Joni Bustos yang menjadi playmaker tim Sleman dijaga ketat oleh Kei, Fajar, dan juga Win Naing Tun.

Borneo FC Naik ke Atas
Atas tambahan 3 poin ini. Pasukan Samarinda naik ke posisi kedua. Total 22 poin dari 12 laga mereka kumpulkan. Berselisih 4 poin dengan MU. Sementara PSS terjun bebas, dari peringkat ketujuh pekan lalu. Menjadi posisi ke-12.

Meski berada di peringkat kedua. Stefano dkk belum aman. Sebab jarak poin dengan tim papan atas sangat tipis. Pekan depan mereka akan bertandang ke markas PSM yang dikenal angker. Banyak hal yang harus dievaluasi dari permainan Pesut Etam. (dra)
-
PARIWARA5 hari agoHari Pelanggan Nasional 2026, Yamaha Siapkan Promo dan Kejutan untuk Konsumen
-
OLAHRAGA4 hari agoARRC Sepang 2026: Wahyu Nugroho Menang Lagi, Yamaha Racing Indonesia Panen Podium
-
SEPUTAR KALTIM3 hari agoKarhutla Kaltim, 20 Puskesmas Disiapkan Jadi Rumah Oksigen untuk Antisipasi ISPA
-
GAYA HIDUP3 hari agoCUSTOMAXI 2026 Dimulai di Semarang, 85 Motor Adu Kreativitas Modifikasi
-
SEPUTAR KALTIM4 hari agoKarhutla Kaltim Memburuk, ISPU PM2.5 Masuk Kategori Tidak Sehat
-
KUTIM3 hari agoKaltim Perkuat Usulan Geopark Sangkulirang-Mangkalihat Jadi Taman Bumi Nasional
-
EKONOMI DAN PARIWISATA4 hari agoBankaltimtara Raih KEJAR Award 2026, Terbaik di Kalimantan
-
SEPUTAR KALTIM4 hari agoKarhutla Mengintai, Posko Siaga Darurat Kaltim Dioptimalkan

