GAYA HIDUP
Jangan Remehkan! Resep Masakan Keluarga Sangat Perlu Diarsipkan
Setiap keluarga pasti memiliki makanan dengan cita rasa khusus. Rasa yang tidak didapat di rumah makan manapun, walau dengan bahan baku yang sama. Sayangnya, banyak yang meremehkan pengarsipan resepnya.
Masakan nenek, ibu, atau siapapun di dalam keluarga besar. Kerap bikin rindu rumah. Padahal, menu makanannya tidak spesifik. Semisal menu Lebaran, opor ayam. Atau bahkan menu sehari-hari seperti tumis kangkung dan tempe goreng.
Menu-menu ini bisa dengan mudah didapat di manapun di Indonesia. Tapi yang bikin heran, cita rasa masakan rumah ada saja yang berbeda di lidah. Itu terjadi karena ‘sang koki’ punya resep sendiri. Entah menambah jenis bumbu dan rempahnya. Bisa juga takaran bahan-bahannya yang berbeda dan teknik memasaknya yang berbeda.
Wahyu Perdana, pekerja desain grafis di Samarinda asal Kutai Timur. Mengaku sering merindukan masakan ibunya.
“Misalnya oseng bawang rambut. Itu sulit didapat di Samarinda,” ucapnya belum lama ini.
Menu ini adalah sayur tumis yang berbahan dasar bawang merah muda beserta daunnya. Selain itu, dia juga sangat menyukai lawar.
“Lawar itu serutan timun, yang diberi irisan bawang merah, garam, dan terasi. Ini juga sulit didapatkan,” lanjutnya.
Untuk menu kedua, Wahyu sempat bertanya dan mengamati cara ibunya meramunya. Sehingga kadang ia membuatnya sendiri di indekosnya. Namun untuk oseng bawang rambut, dia belum pernah secara spesifik mencatat resepnya.
“Kalau dipikir-pikir, benar juga ya. Kalau tidak dicatat dan diarsipkan, hanya mengandalkan ibu. Lama-lama bisa punah resepnya,” imbuhnya, seraya bertekad akan mencatatnya saat pulang kampung kelak. (fth/rw)
ADVERTORIAL DINAS PERPUSTAKAAN & KEARSIPAN KALTIM
-
SAMARINDA5 hari agoRatusan Sopir Truk Demo di Balai Kota Samarinda, Tolak Pembatasan Kupon Biosolar dan Blokir Fuel Card
-
HIBURAN3 hari agoAkhir Pekan di Temindung Creative Hub, 111 Film Pendek Ikut Festival Film Kaltim
-
BALIKPAPAN4 hari agoMulai 1 September, Aturan Baru BBM Subsidi Balikpapan: Mobil Isi Pertalite Pukul 22.00-06.00 WITA
-
KUKAR3 hari agoKarnaval GEAR Ultima Yamaha Meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-81, Ribuan Warga Bukit Pariaman Antusias
-
SEPUTAR KALTIM2 hari agoAnggaran Dishut Kaltim Sempat Dipangkas 60 Persen, Dikembalikan untuk Tangani Karhutla
-
SAMARINDA21 jam agoMuka Air Turun 20 Sentimeter, Bendungan Lempake Diperkirakan Hanya Bertahan 2 Minggu
-
OLAHRAGA18 jam agoTurnamen Biliar Deadline Headline Bola 9 di De Ale Diikuti 64 Peserta, PWI Kaltim Dorong Lahirnya Talenta Baru
-
SEPUTAR KALTIM5 hari agoDebit Sungai Mahakam Menyusut, Air Laut Mulai Masuk tapi Pasokan Air Baku Kaltim Disebut Aman

