Connect with us

SAMARINDA

Jelang Iduladha, Pemkot Samarinda Adakan Gerakan Pangan Murah

Published

on

pemkot
Gerakan Pangan Murah 2023 oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Samarinda. (Nisa/Kaltim Faktual)

Menjelang Hari Raya Iduladha 2023, Pemkot Samarinda menggelar operasi pasar bertajuk Gerakan Pangan Murah. Sebagai upaya mengendalikan harga di tengah tren kenaikan jelang Lebaran.

Kenaikan harga kebutuhan pokok jelang hari-hari besar memang tak bisa terhindarkan. Termasuk pada periode Iduladha tahun ini.

Harga bahan pokok di Samarinda mulai mengalami kenaikan sejak pekan lalu. Tidak terlalu ekstrem memang. Komoditas bawang misalnya. Bawang merah dari Rp35 ribu/kg menjadi Rp40 ribu/kg. Sementara bawang putih, semula Rp35 ribu, kini menjadi Rp38 ribu/kg. Sementara bahan lain, kemungkinan akan ikut melambung seiring mendekati hari raya.

Untuk menjaga daya beli masyarakat, Pemerintah Pusat melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas). Menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak di 342 titik pada 301 kabupaten/kota. Termasuk di Samarinda. Pada Senin 26 Juni 2023.

Baca juga:   Harga Bawang di Samarinda Mulai Naik Jelang Hari Raya Iduladha

Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Samarinda sebagai OPD teknis. Menggelar pasar murah itu di halaman kantornya, di Jalan Biola, Samarinda.

Assisten II Pemkot Samarinda, Sam Syaimun menyebut program ini diadakan untuk menekan laju inflasi.

“Seperti yang kita ketahui tiga hari lagi kita memasuki hari besar keagamaan nasional. Tujuan kita adalah untuk membantu masyarakat berbelanja kebetuhan dengan harga murah,” ungkap Sam Syaimun kepada media pada Senin 26 Juni 2023.

Terdapat sekitar 26 stand yang diisi oleh pelaku UMKM  dan petani. Tersedia beragam kebutuhan pokok mulai dari beras, sayur mayur, minyak goreng, mi instan dan sejumlah kebutuhan lainnya. Digelar selama 1 hari saja.

Baca juga:   Maksimalkan Kinerja Posyandu, Dinkes Samarinda Bentuk Pokjanal

Pembayaran pun dapat menggunakan tunai maupun non tunai. Tentunya dengan harga yang lebih murah dibanding harga di pasaran.

Sam mengatakan, GPM kali ini merupakan penyelenggaran ketiga kalinya di tahun 2023. Dan setelah ini, rencananya akan diadakan beberapa kali lagi.

“Tergantung situasi dan kondisi. Jika ada harga mulai mengalami tren naik, maka akan dilakukan intervensi pasar oleh pemerintah kota,” tambahnya.

Sam berharap masyarakat dapat memanfaatkan momentum ini untuk mendapatkan bahan pokok yang murah.

Ia juga berharap agenda serupa dapat dilakukan rutin setiap tahunnya dengan skala yang lebih besar lagi. Agar dapat menjangkau masyarakat yang lebih luas lagi. (*/ens/fth)

Ikuti Berita lainnya di Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png

Baca juga:   Pemindahan Pelabuhan Samarinda ke Palaran Tertunda, Ini Penjelasan Dishub
Bagikan

advertising

POPULER

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Hello. Add your message here.