OLAHRAGA
Jika Borneo FC Imbang Vs Barito, Pieter Huistra Catat Rekor 100 Poin Tercepat di Liga 1, tapi Dia Mau 102 Poin
Laga Derby Kalimantan antara Barito Putera vs Borneo FC malam nanti akan jadi pertandingan spesial buat Pieter Huistra. Pelatih Belanda sudah mencatat 99 poin bersama Pesut Etam, dan butuh 1 poin lagi untuk menjadi pelatih peraih 100 poin tersepat di Liga 1. Namun ia tak mengharapkan 100 poin itu.
Malam nanti, Borneo FC Samarinda akan menjadi tamu bagi Barito Putera di Stadion Sultan Agung Bantul. Dalam lanjutan Liga 1 musim 2024/25 pekan keenam. Pesut Etam dituntut menang di laga ini karena posisi puncak klasemen untuk sementara direbut oleh Persebaya. Hanya tambahan 3 poin dengan selisih gol berapapun yang bisa mengembalikan takhta puncak klasemen sementara pada tim Samarinda.
Tapi meraih kemenangan dari Barito bukanlah hal mudah. Berdasar head to head kedua tim, Borneo FC hanya unggul 2 kemenangan dari 15 kali perjumpaan dengan Laskar Antasari. Terlebih tim Kalsel sedang termotivasi untuk menaikkan peringkat mereka dari papan tengah.
Laga Spesial Pieter Huistra
Di luar urusan kejar-kejaran poin, laga ini sendiri sangat spesial buat sang pelatih, Pieter Huistra. Ya, pria Belanda telah membuat timnya tangguh dan banyak mendulang poin di Liga 1.
Dari 48 laga di liga bersama Pieter, Pasukan Samarinda meraih 30 kemenangan, 9 imbang, dan 9 kekalahan. Total sudah 99 poin mereka dapatkan. Jika malam nanti Borneo bermain imbang saja, maka Pieter Huistra akan tercatat sebagai pelatih tercepat yang mendapat 100 poin di Liga 1.
Sayangnya, Pieter mengaku tak terlalu suka dengan proyeksi 100 poin tercepat itu, karena … “Angka favorit saya adalah 102. Infonya adalah itu.”
Maksudnya, Pieter tak mau timnya mendapat 1 tambahan poin di lagan anti. Karena targetnya di Yogyakarta kali ini adalah meraih poin penuh.
“Tentu saja bagus jika klub dan tim dalam kondisi positif. Jadi, kami ingin berada dalam kondisi tersebut selama mungkin. Kami mempunyai ambisi, kami juga mempunyai keinginan untuk bermain bola yang bagus, kami juga ingin mengembangkan para pemain.”
“Jadi, kami sangat sibuk, kami ingin melakukan segalanya. Tapi, jika kamu bisa melakukan segalanya bersama, juga kamu bisa menambahkan lebih banyak poin. Jadi, itu hal yang ingin kami lakukan,” imbuhnya. (dra)
-
OLAHRAGA5 hari agoAmar Brkic Pecahkan Rekor 13 Tahun di Borneo FC, Golnya Bukan Sekadar Penentu Kemenangan
-
SAMARINDA3 hari agoAir Sungai Karang Mumus Mendadak Hijau, DLH Samarinda Selidiki Dugaan Pencemaran
-
PARIWARA4 hari agoWarga Samarinda Beli Yamaha NMAX, Malah Bawa Pulang Fazzio Gratis
-
SEPUTAR KALTIM3 hari agoAduan Upah Karyawan PT Ekaliya Purnamasari, Seno Aji Minta Disnakertrans Turun Tangan
-
OLAHRAGA5 hari agoBorneo FC Bawa Modal 5 Gol ke Markas PSS, Tapi Ada Tantangan yang Menanti
-
SEPUTAR KALTIM3 hari agoBanyak Kendaraan Perusahaan Masih Pakai Pelat Luar Kaltim, Diminta Segera Ganti KT
-
NUSANTARA3 hari agoEmpat Bocah Samarinda dan Seekor Bekantan: Kisah Kecil yang Mengajarkan Arti Peduli
-
OLAHRAGA4 hari agoMenang di Kandang PSS, Mauro Jeronimo Ungkap Pekerjaan Rumah Borneo FC

