GAYA HIDUP
Joging Malam Hari: Solusi Kebugaran atau Pengganggu Jam Biologis?
Bagi kaum urban yang sibuk, lari atau joging malam hari kerap menjadi solusi olahraga. Namun, perhatikan dampak peningkatan hormon kortisol terhadap kualitas tidur dan ritme sirkadian.
Kesibukan di siang hari dan kemacetan jam pulang kerja memaksa banyak masyarakat urban menggeser waktu olahraga mereka ke malam hari. Taman kota dan trotoar kini dipenuhi pelari saat matahari sudah terbenam.
Fenomena ini memunculkan perdebatan kesehatan: apakah memacu jantung saat tubuh seharusnya bersiap istirahat adalah langkah bijak? Jawabannya terletak pada keseimbangan antara kebutuhan gerak fisik dan mekanisme biologis tubuh.
Berikut adalah penjelasa praktis mengenai lari malam:
Pelepasan Stres Harian
Secara psikologis, lari malam efektif untuk “membilas” kelelahan mental pasca-kerja. Aktivitas fisik memicu endorfin yang mampu meredakan ketegangan otot leher dan pundak akibat duduk seharian, memberikan rasa rileks sebelum pergantian hari.
Risiko Gangguan Tidur
Tantangan terbesarnya adalah hormon kortisol dan adrenalin. Olahraga intensitas tinggi meningkatkan detak jantung dan suhu inti tubuh. Jika dilakukan terlalu dekat dengan waktu tidur (kurang dari 2 jam), tubuh akan kesulitan memasuki fase deep sleep. Akibatnya, meski fisik lelah, mata seringkali tetap terjaga atau kualitas tidur menurun.
Faktor Oksigen dan Polusi
Di satu sisi, suhu malam lebih dingin sehingga mengurangi risiko dehidrasi dan heat stroke. Namun, di beberapa area perkotaan, polutan udara cenderung turun ke permukaan tanah saat malam hari karena suhu dingin, yang berpotensi memperburuk kesehatan paru-paru pelari.
Joging malam tetap lebih baik daripada tidak berolahraga sama sekali, dengan catatan waktu pelaksanaannya diatur dengan disiplin. Memberi jeda minimal dua jam antara selesai lari dan waktu tidur adalah aturan emas agar ritme sirkadian tubuh tidak kacau. (ens)
-
BALIKPAPAN4 hari agoMulai 2027, Anak Masuk SD di Balikpapan Wajib Punya Ijazah PAUD
-
NUSANTARA5 hari agoBabak Akhir Kampung Narkoba Gang Langgar Samarinda, Bandar dan Oknum Polisi Berhasil Diciduk
-
PARIWARA5 hari agoEra Baru Skutik Premium, MAXi Race Ramaikan Kejurnas Motoprix 2026
-
NUSANTARA4 hari agoMAXi Tour Boemi Nusantara Lampung Ungkap Surga Wisata dan Jalur Touring Menantang di Sumatera
-
SAMARINDA2 hari agoPenyalahgunaan Obat Tertentu Jadi Pintu Masuk Narkoba, BNN Samarinda Ingatkan Ancaman Serius
-
BALIKPAPAN2 hari agoSambut Wajib Belajar 13 Tahun, Balikpapan Perbanyak PAUD Negeri di Kawasan Strategis
-
SEPUTAR KALTIM2 hari agoIKG Kaltim 2025 Turun, Ketimpangan Gender Membaik Berkat Kesehatan dan Pemberdayaan Perempuan
-
HIBURAN2 hari agoMAXi Yamaha Day 2026 Pecah di Bone, Ribuan Riders Sulawesi Rayakan Spirit “More Than Ride”

