GAYA HIDUP
7 Kiat Menjaga Tubuh Tetap Bugar Selama Puasa, Bebas Lemas dan Kantuk Seharian
Jangan biarkan puasa bikin produktivitas menurun. Terapkan 7 gaya hidup sehat ini agar tubuh tetap bugar, berenergi, dan bebas lemas seharian selama Ramadan.
Berpuasa selama belasan jam menuntut tubuh untuk beradaptasi dengan kekosongan asupan makanan dan cairan. Jika tidak diimbangi dengan kebiasaan yang tepat, ibadah yang seharusnya membawa berkah ini justru bisa membuat badan terasa lemas, lesu, dan mengganggu produktivitas harian.
Penerapan gaya hidup sehat selama bulan suci bukan sekadar untuk bertahan menahan lapar. Langkah ini penting untuk mencegah berbagai masalah kesehatan, termasuk menahan laju kenaikan berat badan yang kerap melonjak tanpa disadari usai hari raya.
Agar tubuh tetap bertenaga sepanjang hari, berikut adalah tujuh langkah penyesuaian yang bisa diterapkan selama bulan puasa:
1. Selektif Memilih Gizi Seimbang
Perut yang kosong seharian sering kali memicu hasrat untuk melahap apa saja saat azan magrib berkumandang. Padahal, makanan olahan serta hidangan tinggi garam, gula, dan lemak jahat justru membuat tubuh lebih cepat merasa lapar dan haus pada keesokan harinya.
Prioritaskan hidangan berbahan biji-bijian utuh, kacang panggang, serta lengkapi dengan sayur dan buah segar di setiap jam makan. Kurangi gorengan dan beralihlah pada makanan yang dikukus atau dipanggang. Untuk penutup yang manis, porsi kecil kurma atau buah segar jauh lebih ramah untuk tubuh.
Guna melengkapi kebutuhan nutrisi, asupan tambahan bisa menjadi pilihan. Sebagai rujukan, kamu bisa membaca artikel “5 Pilihan Vitamin untuk Menjaga Daya Tahan Tubuh Selama Puasa” dan mendapatkan produk tersebut melalui Toko Kesehatan Halodoc.
2. Terapkan Rumus Cairan 2-4-2
Ancaman terbesar saat berpuasa adalah dehidrasi. Untuk menyiasati keterbatasan waktu minum, terapkan aturan 2-4-2. Artinya, minumlah dua gelas air putih saat berbuka, empat gelas secara berkala di malam hari, dan dua gelas ketika sahur. Pola ini memastikan takaran cairan harian tetap terpenuhi.
3. Curi Waktu untuk Mengistirahatkan Tubuh
Menahan lapar dan haus secara alami akan menguras energi. Sangat wajar jika rasa kantuk dan lelah datang menyergap. Alih-alih memaksakan diri, ambil waktu rehat sejenak sekitar lima hingga sepuluh menit di sela-sela rutinitas atau saat jam istirahat kantor untuk mengembalikan fokus.
4. Jangan Berhenti Berolahraga
Puasa bukanlah halangan untuk tetap bergerak aktif. Olahraga justru menjadi kunci untuk menjaga sirkulasi darah dan kebugaran. Waktu paling aman untuk mengeluarkan keringat adalah 60 menit menjelang berbuka atau malam hari setelah salat tarawih, sehingga cairan tubuh yang hilang bisa segera diganti.
5. Bagi Porsi dan Jadwal Makan
Balas dendam saat berbuka puasa dengan makan porsi besar sekaligus hanya akan merusak sistem pencernaan dan memicu kantuk luar biasa. Awali buka puasa secara perlahan dengan makanan ringan seperti kurma, sup hangat, atau kolak.
Setelah sistem pencernaan beradaptasi, barulah beralih ke makanan utama. Secara ideal, bagi jadwal makan menjadi tiga tahap: saat berbuka, usai salat tarawih, dan ketika sahur. Batasi juga asupan kafein yang sifatnya menyerap cairan tubuh.
6. Jadikan Sahur Sebagai Bahan Bakar Utama
Sahur bukan sekadar formalitas ibadah, melainkan bekal utama mesin tubuh untuk bekerja seharian. Melewatkan sahur tidak hanya membuat perut cepat keroncongan, tetapi juga memicu dehidrasi, kelelahan esktrem, masalah lambung, hingga bau mulut yang tidak sedap.
7. Jaga Keteraturan Jam Tidur
Perubahan jadwal makan tentu berdampak pada berkurangnya waktu tidur. Atasi hal ini dengan menetapkan jam tidur dan bangun yang sama setiap harinya. Keteraturan ini akan membantu jam biologis tubuh beradaptasi secara alami, sehingga kualitas istirahat tetap terjaga meski durasinya sedikit berkurang.
Kunci terpenting adalah mendengarkan tubuh sendiri. Setiap orang memiliki metabolisme dan kondisi fisik yang unik, sehingga penyesuaian asupan dan rutinitas tetap harus diselaraskan dengan kenyamanan masing-masing individu. (ens)
-
OLAHRAGA5 hari agoAldi Satya Mahendra Inginkan Assen Jadi Arena Comeback Bersinar Lagi
-
SEPUTAR KALTIM5 hari agoIsu Rp25 Miliar Tidak Benar, Ini Penjelasan Lengkap Anggaran Jamuan Pemprov Kaltim
-
SEPUTAR KALTIM5 hari agoMelihat Kondisi Rumah Dinas Gubernur Kaltim yang Viral karena Renovasi Rp25 Miliar, Ini Kondisi Sebenarnya
-
OLAHRAGA4 hari agoProgress Latihan di Eropa, Arai Agaska Harapkan Perbaikan Performa di World Sportbike Assen
-
NUSANTARA4 hari agoPemprov Kaltim Raih Penghargaan Akselerasi Konektivitas Digital, Internet Desa Gratis Jadi Andalan
-
OLAHRAGA2 hari agoSi Paling Kuat Mantap! Performa GEAR ULTIMA Tetap Ganas Walau Disiksa Dengan RPM Maksimal
-
BALIKPAPAN2 hari agoBapemperda DPRD Balikpapan Harmonisaskan Perda bersama Kemenkumham
-
NUSANTARA1 hari agoTouring Akbar Dimulai, Toba Samosir Jadi Saksi Dimulainya Jelajah Indonesia Bersama MAXI Tour Boemi Nusantara

