SEPUTAR KALTIM
Kejar Target 100 Persen Terang, Gubernur Rudy Mas’ud Tawarkan Kolaborasi Perusda ke PLN
Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud gandeng PLN tuntaskan 100 desa yang belum berlistrik. Targetkan 41 desa terang pada Maret 2026 lewat kolaborasi Perusda dan EBT.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) tengah memacu percepatan pemerataan akses listrik hingga ke pelosok daerah. Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, secara khusus meminta PT PLN (Persero) untuk memprioritaskan elektrifikasi bagi sekitar 100 desa di Benua Etam yang hingga kini belum menikmati aliran listrik.
Dalam pertemuan dengan manajemen PLN Unit Induk Distribusi (UID) Kaltimra di Kantor Gubernur Kaltim pekan lalu, Rudy menyoroti kendala utama di lapangan. Menurutnya, hambatan terbesar bukan pada kemampuan finansial masyarakat, melainkan minimnya infrastruktur jalan yang mempersulit pembangunan jaringan transmisi.
Untuk mengurai benang kusut tersebut, Gubernur menyodorkan opsi kolaborasi taktis antara PLN dengan Perusahaan Daerah (Perusda) milik Pemprov yang bergerak di sektor kelistrikan.
“Kami memiliki Perusda kelistrikan. Kita bisa berkolaborasi dalam pengembangan jaringan listrik ini sehingga penerangan di daerah semakin baik. Memang, dari sisi finansial ekonomi masyarakat dinilai cukup mapan. Namun, yang menjadi perhatian adalah infrastruktur, khususnya jalan, sehingga mengganggu pembangunan transmisi jaringan listrik,” tegas Rudy.
Fokus Wilayah Pesisir dan Energi Terbarukan
Perhatian khusus Pemprov Kaltim tertuju pada wilayah pesisir yang geografisnya menantang, seperti kawasan Muara Pantuan hingga Tani Baru. Rudy berharap PLN tidak hanya mengandalkan jaringan konvensional, tetapi juga membuka opsi penggunaan teknologi Energi Baru Terbarukan (EBT) sebagai solusi konkret menembus isolasi wilayah tersebut.
“Harapannya, ada solusi konkret dalam kolaborasi ini, misalnya melalui pemanfaatan energi baru terbarukan,” imbuhnya.
Target Maret 2026
Merespons tantangan tersebut, General Manager PLN UID Kaltimra, Muchamad Chaliq Fadil, memaparkan peta jalan elektrifikasi tahun ini. Ia memastikan bahwa progres penyambungan listrik desa terus berjalan dengan dukungan anggaran APBN.
PLN menargetkan puluhan desa akan segera “merdeka” dari kegelapan pada kuartal pertama tahun ini.
“Pada tahun 2026, PLN UID Kaltimra menargetkan sebanyak 41 desa akan mendapatkan penerangan listrik pada Maret. Saat ini, dua desa di Melak dan Berau telah terkoneksi dengan jaringan listrik,” jelas Chaliq.
Pertemuan strategis ini turut dihadiri oleh Sekretaris Dinas ESDM Kaltim Hadi Suwito serta General Manager PLN Unit Induk Pembangunan (UIP) KLT, Basuki Widodo, guna memastikan sinkronisasi data dan percepatan eksekusi di lapangan. (ens)
-
KUBAR4 hari agoJalan Kukar-Kubar Makin Parah, Pemerintah Pusat Diminta Segera Turun Tangan
-
EKONOMI DAN PARIWISATA5 hari agoClan of Classy Vol.3 Bali 2026: Recharge & Berkendara Menembus Keindahan Pulau Dewata
-
KUKAR3 hari agoTurun Ke Lokasi Kebakaran Danau Aji, Aulia Pastikan Kondisi Korban Terpantau
-
BALIKPAPAN3 hari agoViral Video Nenek di Kantor Kelurahan, Dinsos Balikpapan Luruskan Penyaluran Beras Banpang
-
KUKAR4 hari agoPusat Kebudayaan Kutai di IKN Disiapkan Jadi Panggung Baru Seniman Kukar
-
OLAHRAGA4 hari agoDebut Internasional di Prancis, Djanoko Mahija Aribowo Petik Pengalaman Berharga di Kejuaraan Motocross
-
KUKAR3 hari agoPemkab Kukar Petakan Titik Rawan di Permukiman Padat Tenggarong
-
KUKAR4 hari agoFiskal Daerah Jadi Penentu Pengembangan Dunia Seni Kukar pada 2027

