OLAHRAGA
Komentar Lengkap Pieter Huistra Usai Borneo FC Menang 2-1 atas Bhayangkara di Laga Uji Coba
Pieter Huistra yang hanya duduk-duduk di kursi plastik. Saat Borneo FC menang 2-1 atas Bhayangkara FC di laga uji coba. Mengaku senang. Bukan karena timnya menang, tapi karena ….
Semua skuat Borneo FC Samarinda sudah berkumpul dan mengikuti TC Jogjakarta. Termasuk semua pemain baru, baik lokal dan asing. Tersisa Stefano Lilipaly yang belum hadir.
Pelan tapi pasti, progres latihan sudah dominan ke taktikal. Pieter Huistra tak hanya harus meramu taktik. Namun juga mencari winning team-nya secepat mungkin.
Mencari 11 pemain terbaik di lapangan beserta pelapisnya jelas bukan perkara mudah bagi pria Belanda. Dengan tambahan 2 kuota asing, meningkatnya kapasitas beberapa pemain muda; sebut saja trio SEA Games. Ditambah pemain anyar yang baru datang. Membuatnya harus efektif saat pemilihan skuat.
Beruntung, musim ini tak ada turnamen pra musim seperti Piala Presiden. Sehingga klub-klub Liga 1, termasuk Borneo FC. Bisa lebih leluasa melakukan persiapan awal musim.
Uji Coba
Jalan sebulan berlatih, Pesut Etam sudah melakoni 2 laga uji coba. Sekali di Samarinda, melawan Tim Pra PON Kaltim. Dan yang terbaru melawan sesama klub Liga 1, Bhayangkara FC. Pada Minggu sore kemarin.
Kesempatan melawan tim selevel dimaksimalkan betul oleh Pieter. Dalam 90 menit, dia memasukkan seluruh pemain non kiper ke pertandingan. Dengan menit bervariasi.
Seperti diketahui, pada laga itu Borneo FC berhasil memimpin pertandingan dengan permainan atraktifnya. Hasilnya mereka menang 2-1. Dua gol masing-masing dibuat oleh Silverio (asis Kei) dan Nur Hardianto (asis Naing).
Di laga itu sendiri, Huistra tampak santai. Tidak terlalu berisik di tepi lapangan. Dia justru lebih sering berdiskusi dengan asistennya, Akhyar.
Alasannya, dia mau melihat sejauh mana semua pemainnya memahami taktik yang dia berikan. Termasuk pemain baru, yang butuh waktu ekstra untuk menyerap taktiknya.
Pada akhirnya, dia tersenyum lebar usai pertandingan. Bukan hanya karena timnya berhasil memenangkan pertandingan. Lewat gol menit akhir dari situasi open play.
Namun juga karena ia bisa melihat sejauh mana seluruh pemainnya menyerap intruksi dan hasil latihan darinya.
Kata Pieter Huistra
“Ini adalah pertandingan yang sangat berguna. Lawan yang sangat bagus, semua orang bermain di pertandingan ini.”
“Jadi saya sangat senang bagaimana semua bisa bekerja keras. Saya senang semua orang mencoba untuk bisa melakukan apa yang ingin kami lakukan di musim ini.”
“Jadi ini adalah pertandingan yang sangat berguna. Kita lihat para pemain terlihat sudah mengerti tugasnya.”
“Para pemain baru harus belajar bagaimana kami ingin bermain. Jadi ini membutuhkan waktu. Tetapi mereka telah mencobanya. Ini yang bagi saya sangatlah penting,” ujar Pieter Huistra usai laga. (dra)
-
NUSANTARA5 hari agoAnti Worry! Healing ke Swiss van Java Jadi Semakin Syahdu Bareng Warna Terbaru Classy Yamaha
-
SEPUTAR KALTIM4 hari agoWaspada Banjir Rob, BMKG Peringatkan Pasang Laut Kaltim Capai 2,8 Meter Sepekan ke Depan
-
EKONOMI DAN PARIWISATA3 hari agoCuma Disokong Rp5 Juta, Kampung Ramadan Temindung Sukses Gerakkan Ekonomi Samarinda
-
SAMARINDA3 hari agoBukan Pasar Musiman Biasa, Dispar Kaltim Apresiasi Kampung Ramadan Temindung yang Jadi Magnet Ngabuburit Baru Samarinda
-
NUSANTARA3 hari agoDua Hari Safari di IKN, Menag Nasaruddin Umar Bicara Toleransi hingga Kota yang Dirindukan
-
NUSANTARA2 hari agoMenag Gagas Istiqlal dan IKN Jadi ‘Masjid Kembar’, Siapkan Beasiswa Ulama via LPDP
-
NUSANTARA3 hari agoRun The City by Grand Filano Jadi Cara Baru Anak Muda untuk Menikmati Olahraga Sambil Hangout Bareng
-
NUSANTARA2 hari agoBukti Pembinaan Mendunia Yamaha Racing Indonesia, Aldi Satya Mahendra Ukir Sejarah di World Supersport Australia, Selanjutnya Targetkan Juara Race

