OLAHRAGA
Pato 2 Gol, Borneo FC Pecah Telur di Kandang Persik
Hari yang dinanti-nanti Borneo FC Samarinda dan pendukungnya akhirnya tiba. Melumat Persik Kediri di pekan keempat BRI Liga 1 dengan skor tipis 2-1. Pesut Etam mendapat kemenangan tandang perdananya di Stadion Brawijaya.
Borneo FC Samarinda bertandang ke Jawa Timur dengan membawa misi mendapat poin perdana di laga tandang. Sematan ‘jago kandang’ ingin mereka tepis. Bukan apa-apa. Dua laga berat berhasil mereka menangi ketika bermain di Samarinda. Tak tanggung-tanggung, Arema FC yang berstatus juara Piala Presiden mereka sikat dengan skor 3-0. Berlanjut Persib Bandung yang bertabur bintang, digunduli dengan skor 4-1.
Hebat di kandang, Borneo FC justru melempem di laga tandang. Melawat ke Martapura di pekan kedua. Pasukan Samarinda harus menerima kenyataan dikalahkan Barito Putera dengan skor 3-1. Maka, laga melawan Persik begitu berarti bagi Javlon Guseynov dkk.
Tak mau berspekulasi, pelatih Milomir Seslija menurunkan susunan pemain yang nyaris sama seperti di laga terakhir. Dwi Kuswanto didapuk menjadi kiper. Dilindungi oleh kuartet Fajar, Javlon, Wildan, dan Diego Michiels.
Di tengah, Milo masih mempertahankan Hendro Siswanto, Kei Hirose, Stefano Lilipally, dan Terens Puhiri. Satu-satunya yang berbeda hanyalah komposisi penyerang. Jika di laga-laga sebelumnya Milo selalu menurunkan duet Hardianto dan Pato. Di laga melawan Persik, Hardianto diparkir untuk memberi tempat pada Jonathan Bustos yang baru pulih dari cedera.
Persik yang belum pernah menang di 3 laga. Sangat bernafsu untuk membobol gawang Borneo FC. Ini dibuktikan dengan catatan statistik. Di mana Abiyoso dkk mampu melesakkan 16 tembakan. Berbanding 9 tembakan milik Borneo.
Namun Pesut Etam menang efektifitas. Dengan jumlah tembakan tepat sasaran yang sama (4). Borneo FC Samarinda mampu mengonversi 4 tembakan ke gawang itu menjadi 2 gol. Sementara Persik hanya mampu membuat sebiji gol.
Babak pertama sendiri berjalan alot. Sama-sama menerapkan permainan terbuka. Persik dan Borneo justru deadlock di depan gawang. Skor kacamata menghiasi jeda babak pertama.
Pada babak kedua, Persik unggul lebih dulu. Kerja sama apik antar pemain di area penalti Borneo. Mampu diselesaikan dengan sadis oleh Yusuf Meilana di menit ke-64. Gol yang disambut dengan suka cita oleh Persik dan pendukungnya.
Namun kebahagiaan itu hanya berlangsung 2 menit. Javlon Guseynov mengirim umpan lewat kepala kepada Pato yang kemudian berbuah gol penyama kedudukan.
Matheus Pato menasbihkan diri menjadi pahlawan timnya. Dengan brace-nya di menit ke-77. Istimewanya, gol ini didapat dari situasi tendangan bebas langsung.
Skor 2-1 bertahan hingga bubaran. Hasil ini menempatkan Borneo FC berada di posisi kedua di klasemen sementara. Pesut Etam mengumpulkan 9 poin dari 4 laga. Memang, peringkat ini masing sangat mungkin berubah. Mengingat tim-tim papan atas mayoritas belum memainkan pertandingan keempatnya.
Namun itu bukan persoalan besar. Terpenting, kemenangan tandang nan penting telah diraih Pesut Etam. Ini akan jadi modal berharga bagi tim besutan Milomir Seslija di awal kompetisi musim ini. (DRA)
-
OLAHRAGA4 hari agoMusorprov KONI Kaltim Tetapkan Calon Tunggal Ketua, KONI Pusat Ingatkan Bahaya Konflik Internal
-
OLAHRAGA4 hari agoSeno Aji Targetkan Kaltim Masuk Lima Besar PON 2028, Minta KONI Baru Fokus Prestasi dan Efisiensi
-
SAMARINDA4 hari agoWarga Korpri Loa Bakung Pertanyakan Ketimpangan dengan Karpotek, Desak Kepastian SHM Setelah Menunggu Puluhan Tahun
-
SEPUTAR KALTIM4 hari agoGratispol Kaltim Dievaluasi, Fokus Perbaikan Data dan Perluasan Akses Pendidikan Tinggi
-
PARIWARA5 hari agoNight Race Perdana Warnai Shell BLU CRU Yamaha Enduro Challenge 2026 di Kalimantan Barat
-
OLAHRAGA4 hari agoPertengahan Musim Positif, Aldi Satya Mahendra Kian Percaya Diri Bidik Hasil Lebih Baik di World Supersport
-
SAMARINDA3 hari agoYamaha Gelar Pelatihan Ekonomi Kreatif di SMAN 9 & SMAN 16 Samarinda, Siswa Antusias Ikuti Kelas Merangkai Bunga dan Menghias Kue
-
SEPUTAR KALTIM22 jam agoDarlis Pattalongi Resmi Nahkodai KKW Kaltim, Bawa Semangat Persatuan Warga Wajo dan Harmoni Antar Etnis

