SEPUTAR KALTIM
KPK RI Kunjungi Kaltim dengan Gelar Workshop Konten Kreatif
KPK RI melakukan sosialisasi dan kampanye anti korupsi ke seluruh Indonesia salah satunya Kaltim dengan mengemas sosialisasi dan kampanye dengan apik melalui kegiatan workshop konten kreatif.
Pemberantasan korupsi enggak hanya melalui proses secara hukum, namun bisa juga melalui pencegahan.
Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI) terus melakukan sosialisasi dan kampanye antikorupsi ke seluruh daerah di Indonesia.
Sosialisasi ini dikemas dengan apik melalui serangkaian kegiatan menarik dan edukatif bagi seluruh elemen masyarakat.
Di Kalimantan Timur (Kaltim), KPK RI berkolaborasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim dengan menggelar workshop konten kreatif.
Sosialisasi ini diikuti oleh kelompok mahasiswa, Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) dan Diskominfo kabupaten/kota.
Kepala Bagian Diseminasi dan Publikasi Biro Humas KPK, Dony Mariantono, menyampaikan bahwa pelatihan konten kreatif ini merupakan upaya untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pencegahan tindak pidana korupsi.
“KPK selalu berkomitmen dalam upaya mitigasi dan sosialisasi bahaya korupsi. Kami bekerja sama dengan banyak daerah, termasuk dengan Diskominfo Kaltim. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kolaborasi dan sinergi antar lembaga pemerintahan dalam memberikan layanan informasi publik yang baik,” kata Dony Mariantono saat memberikan sambutan mewakili Kepala Biro Humas KPK dalam Workshop Konten Kreatif di Ruang WIEK Diskominfo Kaltim, Rabu 24 Juli 2024.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Diskominfo Kaltim yang secara konsisten dan terbuka menjalin komunikasi dengan KPK dalam upaya mitigasi perilaku korupsi.
Workshop Konten Kreatif diisi oleh dua pemateri secara panel, yakni Dony Mariantono yang menyampaikan materi tentang Background Humas KPK serta Kompetisi Konten Kreatif 2024 yang akan digelar serentak se-Indonesia.
Pemateri kedua adalah Akhyari Hananto, seorang praktisi media dan Editor Good News From Indonesia (GNFI), yang menyampaikan materi terkait cara membangun narasi dengan konten kreatif.
Kegiatan pelatihan produksi konten kreatif ini dikemas dengan konsep kelas intensif selama satu hari dan akan dilanjutkan dengan penulisan jurnalistik bagi para jurnalis media lokal. (rw)
-
SEPUTAR KALTIM4 hari agoBaru 9 Diakui dari 505 Komunitas, Pemprov Kaltim Bentuk Tim Khusus Percepat Status Masyarakat Adat
-
SEPUTAR KALTIM4 hari agoPerangi DBD, Dinkes Kaltim Sebar 6.170 Dosis Vaksin Qdenga ke Daerah
-
PARIWARA4 hari agoIt’s Time To Ride The Kalcer! Warna Terbaru Grand Filano Hybrid Siap Jadi Skutik Idaman Anak Muda Kalcer Abis
-
EKONOMI DAN PARIWISATA5 hari agoTembus 17 Miliar Transaksi, Pengguna QRIS di Indonesia Capai 60 Juta Orang
-
SEPUTAR KALTIM3 hari ago21.903 Mahasiswa Baru Kaltim Resmi Bebas UKT Lewat Gratispol, Tahun Depan Target Tembus 124 Ribu Penerima
-
PARIWARA1 hari agoGaji Sering ‘Numpang Lewat’? CIMB Niaga Tawarkan Banyak Fitur Lewat OCTO Savers Payroll
-
SEPUTAR KALTIM3 hari agoAwas Cuaca Ekstrem, BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat dan Angin Kencang di Kaltim Akhir Pekan Ini
-
BALIKPAPAN3 hari agoSoroti 319 Ribu Kasus Kecelakaan Kerja, Wagub Kaltim: K3 Bukan Sekadar Aturan, Tapi Hak Pulang Selamat

