KUKAR
Legislator Kaltim Ajak Pemprov dan Pemkab Kerja Sama Rampungkan Jembatan Pela yang Mangkrak Bertahun-tahun

Legislator Kaltim Muhammad Samsun merasa aksesibilitas melalui jalan dan jembatan merupakan hal yang sangat penting untuk perekonomian suatu daerah. Dia mengajak pemprov dan pemkab berkolaborasi untuk merampungkan jembatan di Pela yang telah mangkrak selama bertahun-tahun.
Aksesibilitas sejumlah daerah di Provinsi Kaltim memang masih jadi PR yang harus dirampungkan oleh Pemerintah Provinsi Kaltim. Utamanya jalan yang berfungsi sebagai penghubung. Pemerataan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan harus jadi perhatian khusus.
Misalnya saja pembangunan jembatan di Pela, tepatnya di Muara Pela, salah satu desa yang berada di Kecamatan Kota Bangun, Kabupaten Kutai Kartanegara. Jembatan yang diproyeksikan jadi penghubung Kecamatan Kota Bangun, Muara Wis dan Muara Muntai.
Sayangnya, jembatan itu masih belum dioperasikan. Lantaran, jalan penghubung jembatan-nya belum ada. Jembatan Pela dengan bentangan 420 meter itu telah dibangun sejak 2001.
Untuk membuat jalan penghubung, hanya ada dua pilihan. Pertama menimbun rawa atau pile slab atau jalan layang yang sejalur dengan jalan penghubung Jembatan Martadipura. Keduanya memiliki risiko biaya yang cukup besar.
Jembatan yang membentang di atas sungai Mahakam itu, pembangunannya telah melalui pergantian 5 Pj bupati, 2 Plt bupati, dan 1 Plh bupati. Sementara jalan penghubung sepanjang 7,5 km tersebut masih belum bisa diwujudkan. Diperkirakan anggarannya mencapai Rp800 miliar.
Sementara itu, Desa Pela sangat memerlukan akses terdekat dengan daerah di sekitarnya. Mengingat Desa Pela menjadi salah satu desa wisata di Kutai Kartanegara dan Kaltim. Pada tahun 2022 berhasil masuk dalam 50 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022, garapan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).
Harus Dituntaskan
Anggota DPRD Kaltim Muhammad Samsun juga menilai masalah ini harus segera diselesaikan. Mengingat aksesibilitas melalui pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan sangatlah penting.
“Karena sebagai akses pertumbuhan ekonomi, akses jalan perlu untuk ditingkatkan” tandasnya. (Adv/ens/fth)
-
PARIWARA3 hari agoAldi Satya Mahendra Targetkan Podium di Seri 2 World Supersport Portimao
-
EKONOMI DAN PARIWISATA23 jam agoQRIS Meledak di Kaltim! Pengguna Tembus 859 Ribu, Uang Rp2,9 Triliun Mengalir ke Bank
-
PARIWARA13 jam agoClassy Fun Day Experience: Performa Skutik Classy Yamaha Sukses Buktikan Keunggulannya di Jalur Pegunungan
-
SAMARINDA3 hari agoArus Balik Lebaran 2026, Samarinda Dipadati Kendaraan, Polisi Berlakukan Rekayasa Lalu Lintas
-
SAMARINDA2 hari ago30 Siswa SMAN 10 Samarinda Raih 84 LoA dari Kampus Luar Negeri
-
EKONOMI DAN PARIWISATA3 hari agoKunjungan Museum Mulawarman Meningkat Saat Lebaran
-
KUTIM5 jam agoRatusan Jiwa Terdampak Kebakaran Batu Timbau
-
BALIKPAPAN1 hari agoKomisi I Terima Laporan Harga LPG 3 Kg Melonjak di Balikpapan Saat Ramadan

