SEPUTAR KALTIM
Lewat Penguatan Demokrasi, Darlis Dorong Masyarakat Samarinda Lebih Kritis dan Aktif
Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim, Darlis Pattalongi, mengajak warga Sungai Pinang, Samarinda, aktif mengawal kebijakan publik melalui kegiatan Penguatan Demokrasi Daerah ke-9 yang digelar pada Senin, 6 Oktober 2025.
Darlis Pattalongi, kembali turun ke masyarakat melalui kegiatan Penguatan Demokrasi Daerah ke-9. Kegiatan kali ini berlangsung di Jalan Kenangan 7 Dalam RT 77, Kelurahan Sungai Pinang Dalam, Kecamatan Sungai Pinang, Kota Samarinda, dengan mengusung tema “Kepemerintahan yang Baik Bersumber dari Nilai Budaya Bangsa.”
Sebagai wakil rakyat, Darlis menegaskan bahwa setiap anggota DPRD Kaltim memiliki tanggung jawab untuk memberikan edukasi politik, wawasan kebangsaan, pengetahuan bernegara, serta pemahaman tentang demokrasi. Sekaligus menjadi forum komunikasi antara masyarakat dengan lembaga legislatif.
Menurut Darlis, Penguatan Demokrasi bukan hanya agenda rutin, tetapi juga bentuk konsistensi dalam membangun fondasi demokrasi yang kokoh di tingkat lokal. Tujuannya agar masyarakat mampu terlibat aktif dalam proses pengambilan keputusan publik.
“Demokrasi bukan hanya soal memilih pemimpin lima tahun sekali. Demokrasi juga menyangkut partisipasi aktif masyarakat dalam mengawal kebijakan, mengkritisi, dan memberi masukan yang konstruktif. Itulah sebabnya forum seperti ini sangat penting,” ujar Darlis Pattalongi kepada Kaltim Faktual.

Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber kompeten di bidangnya, yakni Ketua Lembaga Pengembangan SDM dan Kajian Daerah, Gigih Widya Wirawan, serta pengamat kebijakan publik, Nirmala Sari. Keduanya membawakan materi seputar demokrasi kepada puluhan peserta yang hadir.
Darlis menambahkan, jika pemahaman masyarakat terhadap demokrasi semakin baik, maka pengawasan terhadap kebijakan pemerintah pun akan semakin efektif. Sementara DPRD Kaltim siap membantu menyalurkan aspirasi masyarakat agar dapat ditindaklanjuti dengan tepat.
Ia juga menekankan bahwa setiap aspirasi harus tetap berpijak pada nilai-nilai budaya bangsa yang dijunjung tinggi bersama. Baik masyarakat maupun pemerintah harus senantiasa berpegang pada nilai tersebut dalam menjalankan kehidupan berbangsa dan bernegara.
Di akhir kegiatan, politisi PAN ini menyampaikan bahwa program serupa akan terus digelar secara berkala di berbagai wilayah Kalimantan Timur. Tujuannya agar pembangunan demokrasi benar-benar menyentuh masyarakat di tingkat akar rumput.
“Kami di DPRD Kaltim berkomitmen untuk terus turun ke masyarakat. Demokrasi hanya akan tumbuh kuat jika kita mendengarkan langsung apa yang menjadi kebutuhan dan harapan rakyat,” pungkasnya. (ens/sty)
-
KUTIM2 hari agoAkhiri Penantian 13 Tahun, Jembatan Sungai Nibung Rp176 Miliar Resmi Beroperasi di Kutai Timur
-
SEPUTAR KALTIM2 hari agoBukan Sekadar Gelar, Pemprov Kaltim dan KPK Saring Ketat Kandidat Desa Antikorupsi 2026
-
KUTIM2 hari agoTinggalkan Era Jual Bahan Mentah, Gubernur Rudy Mas’ud Kebut Hilirisasi di KEK Maloy
-
NUSANTARA5 hari agoDua Hari Safari di IKN, Menag Nasaruddin Umar Bicara Toleransi hingga Kota yang Dirindukan
-
SEPUTAR KALTIM2 hari agoMenilik Rapor Setahun Rudy-Seno Pimpin Kaltim: Dari UKT Gratis, Rasio Elektrifikasi, hingga Turunnya Angka Kemiskinan
-
SAMARINDA2 hari agoPemprov Kaltim Bagi-Bagi 1.000 Paket Berbuka Puasa Gratis Tiap Hari, Catat Waktu dan Lokasinya!
-
NUSANTARA5 hari agoMenag Gagas Istiqlal dan IKN Jadi ‘Masjid Kembar’, Siapkan Beasiswa Ulama via LPDP
-
NUSANTARA5 hari agoRun The City by Grand Filano Jadi Cara Baru Anak Muda untuk Menikmati Olahraga Sambil Hangout Bareng

