Connect with us

PPU

Lima Desa di PPU Tergenang Banjir, Ketinggian Air sampai Satu Meter

Published

on

Lima Desa di PPU Tergenang Banjir, Ketinggian Air sampai Satu Meter
Petugas BPBD mengevakuasi warga dari daerah yang terdampak banjir di Kelurahan Nenang, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, Kamis (25/8/2022). (HO BPBD PPU)

Banjir menggenangi 135 rumah warga di lima desa/kelurahan di dua kecamatan di wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) sejak Kamis (25/8/2022) dini hari.

Menurut Pelaksana Harian Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Penajam Paser Utara I Gusti Putu Agus Dharma di Penajam, Kamis, tinggi muka air (TMA) di lingkungan permukiman yang terdampak banjir antara 5 cm sampai satu meter.

“TMA di masing-masing lokasi berbeda, namun secara umum di dalam rumah antara 5 sampai 30 cm, sedangkan TMA di halaman rumah antara 20 cm hingga satu meter,” katanya.

Menurut data BPBD, banjir terjadi di wilayah Kelurahan Lawe-Lawe, Nipah-Nipah, Sungai Parit, dan Nenang di Kecamatan Penajam serta Desa Bangun Mulya di Kecamatan Waru.

Baca juga:   Sidang Suap Pemkab PPU, Abdul Gafur Mas'ud Dituntut 8 Tahun Penjara

Di Kelurahan Lawe-Lawe banjir mulai menggenangi permukiman warga sejak sekitar pukul 06.30 dan menyebabkan 49 rumah tergenang, yakni 22 rumah di lingkungan RT 01 dan 26 rumah di lingkungan RT 26.

Banjir mulai menggenangi permukiman warga di Kelurahan Sungai Parit sejak sekitar pukul 00.30. Jumlah rumah yang tergenang sebanyak 45 unit, yang terdiri atas 20 unit rumah di RT 05 dan 25 rumah di RT 06.

Selain itu banjir menggenangi 26 rumah di lingkungan RT 04 Kelurahan Nenang, masing-masing tiga rumah di lingkungan RT 01 dan RT 03 Kelurahan Nipah-Nipah, serta tujuh rumah di RT 06 dan dua rumah di RT 15 di Desa Bangun Mulya.

Baca juga:   Miris, Remaja di PPU Cekoki Miras dan Setubuhi Bocah 12 Tahun

“Kami masih berjaga di lima desa/kelurahan yang terdampak banjir. Petugas bersama kepolisian, Babinsa, dan sejumlah pihak juga membantu mengevakuasi warga yang membutuhkan bantuan,” kata Gusti.

Dia menjelaskan pula bahwa Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada Rabu (24/8/2022) telah menyampaikan peringatan mengenai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir di wilayah Kecamatan Penajam.

Menurut dia, hujan mengguyur wilayah Penajam pada Kamis pukul 00.30 sampai 04.00 dan menimbulkan genangan di lingkungan permukiman warga. (redaksi)

Ikuti Berita lainnya di Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png

Bagikan

advertising

POPULER

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Hello. Add your message here.