SAMARINDA
Normalisasi SKM, Rumah di Bantaran Sungai Gang Nibung Diratakan
Pemerintah Kota Samarinda kembali melakukan normalisasi Sungai Karang Mumus (SKM). Kali ini kegiatan pembongkaran bangunan di pinggir SKM dilakukan di segmen Jembatan Ruhui Rahayu hingga Jembatan Gang Nibung Jalan dr Soetomo.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Samarinda, Hero Mardanus Satyawan mengatakan, kegiatan yang dilakukan sesuai dengan hasil rapat kemarin (Kamis, 12/5/2022) dengan beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
“Sesuai rapat kemarin, untuk kegiatan di Ruhui Rahayu ini sudah bisa dilaksanakan pembongkaran bangunan karena sudah melewati proses administrasi,” ucap Hero Mardanus saat ditemui disela-sela kegiatannya memantau pembongkaran bangunan, Jumat (13/5/2022).
Dia menjelaskan, pembongkaran mandiri yang dilakukan warga juga nantinya akan dibantu oleh Satuan Polisi Pamong Praja Kota Samarinda. Itu dilakukan agar warga tidak merasa terburu-buru melakukan kegiatan pembongkaran.
Selain itu mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Samarinda ini juga mengatakan, normalisasi ini berkaitan dengan pengendalian banjir dan ke depan setelah pembongkaran Pemerintah Kota Samarinda akan membangun taman atau ruang terbuka hijau. (redaksi)
-
SAMARINDA5 hari agoAir Sungai Karang Mumus Mendadak Hijau, DLH Samarinda Selidiki Dugaan Pencemaran
-
SEPUTAR KALTIM5 hari agoAduan Upah Karyawan PT Ekaliya Purnamasari, Seno Aji Minta Disnakertrans Turun Tangan
-
SEPUTAR KALTIM5 hari agoBanyak Kendaraan Perusahaan Masih Pakai Pelat Luar Kaltim, Diminta Segera Ganti KT
-
NUSANTARA5 hari agoEmpat Bocah Samarinda dan Seekor Bekantan: Kisah Kecil yang Mengajarkan Arti Peduli
-
OLAHRAGA2 hari agoJelang Lawan PSIM, Mauro Jeronimo Ingatkan Borneo FC Waspadai Perubahan Lawan
-
SEPUTAR KALTIM2 hari agoSetelah Kemarau Panjang, Hujan Kembali Datang di Kaltim, Bagaimana Cuaca Hari Ini?
-
INTERNASIONAL5 hari agoSingapura Panggil 10 Perusahaan Terkait Karhutla Indonesia, Kalimantan Ikut Disorot
-
EKONOMI DAN PARIWISATA4 hari agoEkspor Udang Windu Kaltim Tembus Rp173 Miliar, Pasar Jepang hingga Amerika Jadi Andalan
