SAMARINDA
Pembangunan Sapras Sekolah di Samarinda Belum Jalan Semua, Dewan Minta Dikebut
Dinas Pendidikan Kota Samarinda bakal memperbaiki puluhan sekolah SD dan SMP sesuai kebutuhan. Dari yang mayor hingga minor. Namun sampai saat ini belum semua bisa berjalan. DPRD minta itu dikebut.
Sejumlah sekolah di Ibu Kota Kaltim perlu mendapatkan perhatian. Tak hanya dari segi fasilitas, namun juga sarana dan prasarana. Jumlahnya ada puluhan sekolah yang dianggap tidak memenuhi standar.
Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) sejak awal 2024, mulai menyentuh puluhan sekolah itu. Diperbaiki sesuai kebutuhan, mulai dari minor hingga yang mayor. Sehingga memang tidak semua sekolah diperbaiki.
Tercatat dari 48 Sekolah Menengah Pertama (SMP), ada 34 yang masuk dalam list perbaikan. Sementara untuk Sekolah Dasar (SD) ada 24 sekolah yang akan tersentuh perbaikan sarana dan prasarana.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Samarinda Asli Nuryadin menyebut saat ini progresnya masih on the track. Namun memang ada kendala dalam dana. Karena menunggu Dana Alokasi Khusus (DAK) turun.
Terdapat sekitar 20 SD yang dinilai parah dan perlu banyak anggaran. Sementara untuk SMP masuk kerusakan minor. Tidak terlalu parah. Sehingga bangunan kayu dan kerusakan besar masuk ke prioritas.
Termasuk misalnya toilet, perbaikan ruang kelas, perbaikan jalan, dan berbagai fasilitas lainnya yang tidak memenuhi standar.
“Pak Wali Kota selalu mengingatkan saya bangunan kayu SD. Kalau ada duitnya semua akan kita bangun,” jelasnya Rabu 19 Juni 2024.
“Saya mau 2025, kalau dana nggak cukup kita angsur dua tahun,” tambahnya.
Asli menambahkan perbaikan itu juga termasuk pada SMP 16, SMP 50, SMP 5 yang perlu di-setting ulang. Agar selain estetika, fasilitas dan kenyamanan belajar bagi siswa juga terpenuhi.
DPRD Minta Percepatan
Terpisah, Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Samarinda Deni Hakim Anwar berharap kebutuhan anggara diajukan pada tahun anggaran 2024 perubahan, agar segera dipercepat. Supaya di awal tahun pembangunan bisa segera dimulai.
“Kita sudah list ada 20-30 SMP belum ada perbaikan. Ada yg sudah berjalan dan belum, kita harapkan semua bisa segera,” jelasnya di Kantor DPRD.
“Tapi kenyataannya ada yang belum, kita harapkan bisa jalan,” tambahnya.
Meski progres pembangunan puluhan sekolah belum tampak signifikan, Deni menyebut saat ini progres masih on the track. Beberapa kerusakan yang urgent dan masuk prioritas bisa didahulukan.
“Kita harapkan yang pembangunan ruang kelas harus bisa dikebut supaya sebelum akhir tahun bisa selesai,” pungkasnya. (ens/fth)
-
SAMARINDA5 hari agoAir Sungai Karang Mumus Mendadak Hijau, DLH Samarinda Selidiki Dugaan Pencemaran
-
SEPUTAR KALTIM5 hari agoAduan Upah Karyawan PT Ekaliya Purnamasari, Seno Aji Minta Disnakertrans Turun Tangan
-
SEPUTAR KALTIM5 hari agoBanyak Kendaraan Perusahaan Masih Pakai Pelat Luar Kaltim, Diminta Segera Ganti KT
-
NUSANTARA5 hari agoEmpat Bocah Samarinda dan Seekor Bekantan: Kisah Kecil yang Mengajarkan Arti Peduli
-
OLAHRAGA2 hari agoJelang Lawan PSIM, Mauro Jeronimo Ingatkan Borneo FC Waspadai Perubahan Lawan
-
SEPUTAR KALTIM1 hari agoSetelah Kemarau Panjang, Hujan Kembali Datang di Kaltim, Bagaimana Cuaca Hari Ini?
-
INTERNASIONAL5 hari agoSingapura Panggil 10 Perusahaan Terkait Karhutla Indonesia, Kalimantan Ikut Disorot
-
EKONOMI DAN PARIWISATA4 hari agoEkspor Udang Windu Kaltim Tembus Rp173 Miliar, Pasar Jepang hingga Amerika Jadi Andalan

