KUTIM
Perbaikan Infrastruktur Jalan di Kutim Butuh Perhatian Serius

Infrastruktur jalan masih menjadi persoalan klasik di Kutim. Yang membutuhkan perhatian serius dari pemerintah. Karena diperlukan anggaran yang cukup besar untuk memuluskan semua jalan kabupaten, kecamatan hingga pedesaan di Kutim.
Hal tersebut dikatakan oleh Anggota DPRD Kutai Timur (Kutim), Jimmy. Ia satu salah legislator Kutim yang konsen dalam kondisi infrastruktur.
Ia mengaku sangat prihatin terhadap kondisi infrastruktur jalan yang belum maksimal, meski beberapa proyek telah selesai dikerjakan.
Menurutnya, diperlukan alokasi anggaran yang lebih besar dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk memperbaiki kondisi infrastruktur jalan yang rusak tersebut.
Baginya, infrastruktur jalan yang baik merupakan salah satu faktor kunci dalam pembangunan wilayah.
“Kita harus menyadari bahwa infrastruktur jalan yang baik bukan hanya tentang kenyamanan berkendara, tetapi juga tentang konektivitas antar wilayah, mobilitas masyarakat, dan pertumbuhan ekonomi,” ujar Jimmy saat ditemui rekan media di kantor DPRD Kutim, pekan lalu.
Ia juga menyoroti pentingnya perencanaan yang matang dalam pengembangan infrastruktur. Karena dengan perencanaan yang matang, pembangunan infrastruktur akan bermanfaat bagi masyarakat.
“Yang dibangun benar-benar memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat,” imbuhnya.
Agar semua itu terealisasi, menurut Jimmy, dibutuhkan koordinasi yang baik antara berbagai pihak terkait, termasuk pemerintah daerah, instansi terkait, dan masyarakat.
Bagaimana memperjuangkan infrastruktur di Kutim ini dapat menjadi lebih baik. Bahkan, kalau perlu berjuang sampai ke pemerintah pusat.
“Koordinasi yang baik akan mempercepat proses perbaikan infrastruktur dan menghindari tumpang tindih atau pemborosan sumber daya,” jelasnya.
Selain itu, Jimmy berharap Pemkab Kutim lebih memperhatikan alokasi anggaran dalam APBD guna mendukung pembenahan infrastruktur yang mendesak.
“Langkah strategis seperti pemantauan dan evaluasi secara berkala juga dianggap penting untuk memastikan efektivitas penggunaan anggaran tersebut,” tambahnya.
Langkah-langkah konkret berupa alokasi anggaran yang proporsional, perencanaan yang matang, dan koordinasi yang baik diharapkan dapat membawa perubahan positif yang signifikan dalam waktu yang lebih singkat.
Jimmy berharap, dengan adanya upaya ini, kondisi infrastruktur jalan di Kutim dapat segera membaik dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.
“Diperlukan kesadaran dan komitmen bersama dalam memperbaiki infrastruktur jalan di Kutim,” pungkasnya. (han/am)
-
SEPUTAR KALTIM4 hari agoPolemik Anggaran Laundry Rp450 Juta di Kaltim, Pemprov: Itu Bukan Hanya untuk Pakaian
-
BALIKPAPAN4 hari agoDPRD Balikpapan Siapkan Workshop dengan OPD, Pastikan Aduan Warga Ditindaklanjuti
-
BERAU3 hari agoPembalap Berau Sabian Fathul Ilmi Juara di Australia, Harumkan Indonesia di Yamaha R3 BLU CRU 2026
-
NUSANTARA4 hari agoMenuju Satu Dekade Yamaha AEROX, Gathering Team AEROX Hadir kembali dan Buka Keseruan Perdana di Bandung
-
SEPUTAR KALTIM4 hari agoLagi, Pemprov Kaltim Klarifikasi Anggaran Rp25 Miliar Rumah Jabatan, Ini Rinciannya
-
SEPUTAR KALTIM4 hari agoUsai Jadi Sorotan, Kursi Pijat Gubernur Kaltim Dikaji Ulang, Berpotensi Jadi Fasilitas Publik
-
BALIKPAPAN3 hari agoSolar Subsidi Langka di Balikpapan, Pemkot Turunkan Tim Investigasi dan Rancang Penambahan SPBU
-
BALIKPAPAN4 hari agoPansus LKPJ Dorong Inspeksi Lapangan, Uji Kesesuaian Proyek

