Connect with us

SAMARINDA

Personel Minim, Dishub Samarinda Bakal Bina “Pak Ogah” Jadi Relawan Lalu Lintas

Published

on

Personel Minim, Dishub Samarinda Bakal Bina "Pak Ogah" Jadi Relawan Lalu Lintas
Salah seorang "Pak Ogah" di Jalan Anggur Kota Samarinda. (Tangkapan layar)

Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda bakal membina “Pak Ogah” menjadi relawan lalu lintas. Lantaran minimnya personel yang dimiliki.

“Pak Ogah” adalah sebutan bagi mereka yang sering membantu warga menyeberang di jalanan, khususnya putaran lalu lintas (U-Turn) atau di persimpangan. Di Samarinda, para “Pak Ogah” ini di antaranya terdapat di Jalan Letjen Suprapto, Simpang Jalan Letjen Suprapto-Jalan Anggur, dan pertigaan Jalan DI Pandjaitan-PM Noor.

Kepala Dishub Samarinda HMT Manalu mengatakan, pihaknya akan membahas terkait “Pak Ogah” bersama Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ) sebagai mitra mereka.

“Di kota-kota besar lainnya, Pak Ogah disebut relawan lalu lintas. Selanjutnya akan kami bahas dengan LLAJ terkait Pak Ogah ini. Tidak ada paksaan bagi mereka, akan kami bina bagaimana cara mengatur lalu lintas yang baik,” jelasnya, Senin (7/11/2022).

Baca juga:   Bikin Kaltim Bangga, Desainer Samarinda Ini Juarai Kompetisi Fashion Nasional

Kata Manalu, pembinaan ini dilakukan sebab Dishub masih kekurangan personel untuk turun langsung ke lapangan. “Jadi kami buatkan wadah untuk menjadi relawan lalu lintas,” sambungnya.

Terkait pemberian pengguna jalan kepada “Pak Ogah”, masyarakat diminta lebih berani dan tegas. Untuk tidak memberikan uang kepada “Pak Ogah”. Bukan karena pelit ataupun tidak peduli.

“Terkait upah bagi relawan, nanti itu masuk ke materi pembinaan. Jadi nanti Pak Ogah kami larang untuk mengambil uang dari pengendara. Jadi lebih fokus untuk mengatur lalu lintas saja,” pungkasnya. (*/sgt)

Ikuti Berita lainnya di Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png

Bagikan

advertising

POPULER

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Hello. Add your message here.