Connect with us

SAMARINDA

Proyek Loa Kumbar capai 40 Persen, Sisa Pembangunan Besar

Published

on

loa kumbar
Progres pembangunan Loa Kumbar terus berjalan. (Pemkot Samarinda)

Proyek pembangunan Loa Kumbar pada tahun 2024 yang dicicil mulai akhir tahun ternyata berjalan lancar. Bahkan progresnya sudah hampir separuh. Sisa pembangunan besar seperti jalan dan sekolah.

Sejak Agustus lalu. Pemerintah Kota Samarinda sudah mengungkapkan rencana pembangunan besar-besaran di daerah pinggiran Samarinda: Loa Kumbar pada 2024. Namun pengerjaannya mulai berjalan pada 2023.

Loa Kumbar sendiri merupakan kawasan di Kelurahan Loa Buah, Kecamatan Sungai Kunjang, Kota Samarinda. Berbatasan langsung dengan Kukar, namun cukup terisolir karena tidak berada di akses utama Kota Samarinda. Seperti halnya Loa Janan Ilir, Makroman, Palaran, Suryanata, dan Sungai Siring.

Puluhan tahun menjadi kawasan yang kurang terjangkau, dan infrastrukturnya masih apa adanya. Mulai dari kondisi jalan yang tidak cukup bagus dilewati, membuat warga setempat lebih suka lewat jalur sungai. Kemudian sekolah, dermaga, dan fasilitas lainnya pun masih belum memadai di wilayah yang memiliki 150 Kepala Keluarga itu.

Baca juga:   Perayaan Natal 2023 di Oikumene Samarinda, 7 Tahun Usai Tragedi Pengeboman

Beberapa bulan berjalan. Dengan kontribusi berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Pembangunan berjalan lancar. Bahkan sebelum tahun 2023 berakhir. Kata Asisten II Pemkot Samarinda progresnya sudah mencapai 40 hingga 50 persen.

Sebelumnya dari Dinas Koperasi dan UKM sempat membuat pelatihan di sana. Kemudian pemasangan PDAM juga akhirnya dapat dirasakan. Berikutnya Dishub dan Dinas Ketapangtani ikut menyusul.

“Yang jelas, itu progresnya di lapangan terus berkembang. Kemarin ada dermaga yang sudah mulai dioperasikan. Dermaga Apung itu yang dari Dishub. Juga penanaman pohon pisang dari Dinas Ketapangtani,” jelas Sam Rabu 27 Desember 2023.

Kata Sam, warga setempat menyambut dengan baik progres dari Pemkot Samarinda untuk memajukan daerah itu. Secara keseluruhan, pembangunan dapat dirasakan pada tahun 2024.

Baca juga:   Penerapan ETLE Samarinda Sudah Jaring 10 Ribu Pelanggar Lalu Lintas

Selain dua OPD tersebut, dinas-dinas lain juga terus berprogres. Terutama yang pembangunannya dimulai pada tahun 2024. Seperti pembangunan sekolah oleh Dinas Pendidikan.

Pembangunan Jalan Potensi Mundur

Meski secara keseluruhan progres menunjukkan baik. Namun pembangunan jalan di sana oleh Dinas PUPR  diperkirakan akan mundur dari jadwal. Karena seharusnya mulai dibangun pada Desember ini.

“Kalau masalah secara teknis ke PUPR. Tapi nanti kita mau koneksikan dengan kegiatan Karya Bakti TNI, sehingga afa potensi mundur,” tambahnyan

Kata Sam, sebab agenda nasional Karya Bakti TNI sendiri belum dimulai. Kemungkinan besar menunggu proses Pemilu 2024 pada Februari mendatang usai.

“Mungkin agendanya ini mundur setelah Februari. Mungkin karena fokus pengamanan Pemilu. Tapi belum ada kegiatan bakti TNI seluruh Indonesia, pasti menunggu setelah Pemilu.”

Baca juga:   ETLE Terbukti Efektif Jaring Pelanggaran di Samarinda, tapi Punya Beberapa Kelemahan

Meski begitu, Sam optimis pembangunan secara keseluruhan akan rampung sesuai target. Sebelum masa kepemimpinan Wali Kota Samarinda Andi Harun berakhir. (ens/dra)

Ikuti Berita lainnya di Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png

Bagikan

advertising

POPULER

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Hello. Add your message here.