SEPUTAR KALTIM
Raih WTP ke-12 Kali Berturut-Turut, Pemprov Kaltim Perkuat Komitmen Transparansi Keuangan

Pemprov Kaltim kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian atas Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2024. Ini menjadi kali ke-12 secara berturut-turut.
Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) dilakukan dalam Rapat Paripurna ke-14 DPRD Kaltim di Gedung B, Jumat 23 Mei 2025. LHP diserahkan langsung oleh Staf Ahli Bidang Keuangan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI), Dr. Ahmad Adib Susilo, kepada Wakil Gubernur Kaltim H. Seno Aji dan Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud.
Landasan Kepercayaan Publik
Dalam sambutannya, Seno Aji menegaskan bahwa capaian ini bukanlah tujuan akhir, melainkan pemacu semangat untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan yang lebih baik.
“Prestasi ini adalah buah dari kerja keras, profesionalitas, dan sinergi semua pihak. Tapi yang paling penting, kita harus tetap fokus pada pelayanan yang bermutu untuk masyarakat,” ujarnya.
Ia menyebut, opini WTP adalah pondasi penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap pengelolaan keuangan daerah. Karenanya, keberhasilan ini harus menjadi langkah awal untuk memperkuat reformasi birokrasi dan meningkatkan efisiensi serta kepatuhan terhadap regulasi.
Apresiasi untuk Seluruh Stakeholder
Seno Aji juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh OPD dan DPRD Kaltim atas kontribusi dan pengawasan yang konsisten, serta kepada BPK RI atas bimbingan dan dukungan selama proses pemeriksaan.
“WTP ke-12 ini membuktikan komitmen Pemprov Kaltim untuk menyampaikan laporan keuangan secara transparan dan akuntabel,” jelasnya.
Namun, Wagub juga mencatat bahwa BPK RI masih menemukan 27 temuan dan 63 rekomendasi, yang seluruhnya akan ditindaklanjuti oleh jajaran pemerintah daerah.
BPK: Tata Kelola Keuangan Kaltim Sudah Sesuai Standar
Perwakilan BPK RI, Dr. Ahmad Adib Susilo, memberikan apresiasi atas capaian Kaltim. Ia menjelaskan bahwa pemeriksaan BPK meliputi empat aspek utama: kesesuaian dengan standar akuntansi pemerintah, kecukupan pengungkapan, kepatuhan terhadap peraturan, dan efektivitas sistem pengendalian internal.
“Hasilnya, laporan keuangan Pemprov Kaltim disusun secara memadai, tidak ada temuan yang berdampak material, dan memenuhi seluruh kriteria,” ungkap Ahmad Adib.
Ia berharap Kaltim dapat mempertahankan kualitas laporan keuangan dan terus meningkatkan kinerja di tahun-tahun mendatang.
Konsistensi Jadi Ciri Kaltim
Dengan pencapaian opini WTP 12 kali berturut-turut, Pemprov Kaltim semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu daerah yang konsisten dalam menjaga transparansi, akuntabilitas, dan integritas pengelolaan keuangan negara, sekaligus menjadi bukti nyata komitmen terhadap pelayanan publik berkualitas. (rey/pt/portalkaltim/sty)
-
EKONOMI DAN PARIWISATA5 hari agoCuma Disokong Rp5 Juta, Kampung Ramadan Temindung Sukses Gerakkan Ekonomi Samarinda
-
SAMARINDA5 hari agoBukan Pasar Musiman Biasa, Dispar Kaltim Apresiasi Kampung Ramadan Temindung yang Jadi Magnet Ngabuburit Baru Samarinda
-
NUSANTARA4 hari agoDua Hari Safari di IKN, Menag Nasaruddin Umar Bicara Toleransi hingga Kota yang Dirindukan
-
NUSANTARA4 hari agoMenag Gagas Istiqlal dan IKN Jadi ‘Masjid Kembar’, Siapkan Beasiswa Ulama via LPDP
-
SEPUTAR KALTIM2 hari agoBukan Sekadar Gelar, Pemprov Kaltim dan KPK Saring Ketat Kandidat Desa Antikorupsi 2026
-
NUSANTARA4 hari agoRun The City by Grand Filano Jadi Cara Baru Anak Muda untuk Menikmati Olahraga Sambil Hangout Bareng
-
KUTIM2 hari agoAkhiri Penantian 13 Tahun, Jembatan Sungai Nibung Rp176 Miliar Resmi Beroperasi di Kutai Timur
-
KUTIM2 hari agoTinggalkan Era Jual Bahan Mentah, Gubernur Rudy Mas’ud Kebut Hilirisasi di KEK Maloy

