SEPUTAR KALTIM
Rudianto Amirta Terpilih Jadi Rektor Unmul 2026-2030, Kalahkan Petahana
Universitas Mulawarman (Unmul) memiliki nakhoda baru. Guru Besar Fakultas Kehutanan dan Lingkungan Tropis Unmul, Prof. Dr. Rudianto Amirta, terpilih sebagai Rektor Unmul periode 2026-2030.
Rudianto terpilih setelah mengungguli rektor petahana, Prof. Dr. Ir. Abdunnur, dalam pemungutan suara Senat Unmul yang digelar tertutup pada Rabu, 30 September 2026.
Dalam pemilihan tersebut, Rudianto meraih 74 suara, sementara Abdunnur memperoleh 64 suara. Satu calon lainnya, Prof. Dr. Fahrul Agus, tidak memperoleh suara.
Dengan total 138 suara sah, perolehan Rudianto setara 53,6 persen, sedangkan Abdunnur 46,4 persen. Selisih 10 suara itu sekaligus memastikan Rudianto menjadi rektor terpilih yang akan memimpin Unmul hingga 2030.
Pemilihan Rektor Unmul Berlangsung Tertutup, Penghitungan Terbuka
Ketua Senat Unmul, Prof. Ir. Haviluddin, mengatakan proses pemilihan berlangsung di Ruang Serbaguna Lantai 4 Gedung Rektorat Unmul.
Pemilihan dihadiri Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Fauzan sebagai representasi kementerian. Dalam mekanisme pemilihan rektor perguruan tinggi negeri, kementerian memiliki porsi 35 persen suara.
Haviluddin menyebut seluruh tahapan pemilihan berlangsung sesuai ketentuan yang berlaku.
“Proses Pemilihan Rektor Unmul berjalan secara transparan, akuntabel, dan tertib sesuai dengan seluruh ketentuan regulasi yang berlaku,” kata Haviluddin seusai rapat senat tertutup, Rabu, 30 September 2026.
Dari 91 anggota Senat Unmul, sebanyak 90 orang hadir dan menggunakan hak pilih. Satu anggota senat tidak dapat hadir karena sedang berduka.
Adapun komposisi suara dalam pemilihan terdiri atas 65 persen suara senat dan 35 persen suara Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Totalnya terdapat 138 suara sah.
Pemungutan suara dilakukan secara tertutup. Namun, proses penghitungan surat suara dilakukan secara terbuka dan disaksikan anggota senat yang ditunjuk sebagai saksi.
“Proses penghitungan surat suara dilaksanakan secara terbuka serta disaksikan cermat oleh dua saksi anggota senat yakni Prof Esti Handayani dan Prof Supriyatna,” ujarnya.
Hasil pemilihan akhir ini berbeda dengan perolehan pada tahap penyaringan calon rektor yang berlangsung awal September 2026.
Dalam penyaringan tersebut, Abdunnur memperoleh dukungan terbesar dengan 65 suara. Rudianto berada di posisi berikutnya dengan 24 suara, sementara Fahrul Agus memperoleh satu suara.
Namun, hasil penyaringan tersebut tidak menjadi bagian dari perhitungan suara pada pemilihan rektor.
“Yang kemarin itu penyaringan. Jadi penyaringan itu misalkan ada bakal calon rektor, kemudian disaring menjadi tiga calon rektor. Itu proses penyaringan. Hari ini pemilihan sendiri dan tidak digabung dengan suara yang kemarin,” tegas Haviluddin.
Menurut dia, perubahan dukungan antara tahap penyaringan dan pemilihan merupakan hal yang wajar karena keduanya merupakan tahapan berbeda.
Rudianto Amirta, Guru Besar yang Kini Pimpin Unmul hingga 2030
Terpilihnya Rudianto membawa akademisi kelahiran Pemangkat, Kalimantan Barat, 25 Oktober 1972, itu ke posisi tertinggi dalam struktur Universitas Mulawarman.
Rudianto bukan nama baru di lingkungan kampus. Ia merupakan Guru Besar Fakultas Kehutanan dan Lingkungan Tropis Unmul dengan pengalaman panjang di bidang akademik dan manajerial.
Ia menempuh pendidikan sarjana Teknologi Hasil Hutan di Universitas Mulawarman dan lulus pada 1996. Pendidikan magisternya juga ditempuh di Unmul dan diselesaikan pada 2000.
Sementara gelar doktor diperolehnya dari Kyoto University, Jepang, pada 2005 di bidang Applied Life Science.
Di lingkungan Unmul, Rudianto pernah menjabat sebagai Dekan Fakultas Kehutanan selama dua periode, yakni 2016-2020 dan 2020-2024.
Ia juga pernah dipercaya menjadi Direktur Kantor Urusan Internasional serta Kepala UPT Double Degree Universitas Mulawarman.
Bidang keahliannya berkaitan dengan teknologi hasil hutan, biomassa, degradasi lignin melalui pemanfaatan jamur white-rot, hingga pengembangan energi terbarukan berbasis sumber daya hutan tropis.
Sejumlah riset yang dikembangkannya berfokus pada hilirisasi energi biomassa dan pemanfaatan sumber daya alam dengan pendekatan berbasis ekosistem hutan tropis Kalimantan.
Atas kontribusinya di bidang akademik dan penelitian, Rudianto pernah menerima Satyalancana Karya Satya X Tahun dari Presiden Republik Indonesia pada 2010.
Ia juga pernah meraih Juara I Sang Penemu dari LPP TVRI Jakarta pada 2014 dan masuk nominasi Penghargaan Energi Prakarsa Nasional dari Badan Litbang Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral pada 2016.
Dalam kontestasi pemilihan rektor 2026, Rudianto membawa slogan “Unmul Berdaya, Unmul Bermartabat, Unmul untuk Kita Semua: Transformasi yang Terukur, Adaptif, dan Berkelanjutan”.
Ia menargetkan Unmul menjadi perguruan tinggi yang unggul, mandiri, bermartabat, serta memiliki daya saing nasional dan internasional.
Salah satu kekuatan yang ingin dikembangkan adalah ekosistem hutan dan lingkungan tropis lembab Kalimantan.
Visi tersebut dituangkan dalam delapan agenda utama. Di antaranya penguatan tata kelola universitas, peningkatan kesejahteraan sivitas akademika, pengembangan kemandirian finansial kampus, penguatan riset dan rekognisi internasional.
Selain itu, Rudianto ingin memperkuat peran Unmul sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan yang mendukung pembangunan Kalimantan, termasuk kawasan Ibu Kota Nusantara.
Di sisi lain, Ketua Senat Unmul Haviluddin memastikan proses kontestasi tidak mengganggu hubungan antarcalon.
Ia mengatakan ketiga kandidat tetap menjaga suasana kekeluargaan selama proses pemilihan.
“Kalau lihat kondisi di dalam tadi, banyak ketawa, bercanda antara tiga calon, salaman, pelukan. Ini biasa. Dari awal saya tegaskan, siapa pun yang menjadi rektor, pasti saudaranya kita, orang Unmul sendiri,” kata Haviluddin. (Gi/am)
-
SEPUTAR KALTIM3 hari agoRudy Mas’ud Rotasi 49 Pejabat Pemprov Kaltim, Enam Kepala OPD Bergeser
-
SEPUTAR KALTIM3 hari agoBacklog Perumahan Kaltim Tembus 591 Ribu KK, Pemprov Genjot Subsidi Biaya Rumah dan RTLH
-
KUKAR4 hari agoAtlet Kukar Matangkan Persiapan Jelang Porprov Kaltim di Paser
-
KUKAR5 hari agoBegasing Tak Hanya Digemari Warga Kukar, Penggiat Lintas Daerah Ikut Bertanding
-
BALIKPAPAN1 hari agoUniba Jadi Kampus Pertama di Kaltim Gandeng BPJS Ketenagakerjaan
-
BALIKPAPAN3 hari agoBacitra Segera Meluas ke Manggar dan Km 23, Angkot Diminta Tak Tersisih
-
SEPUTAR KALTIM3 hari agoTarget Bedah Rumah Kaltim Turun, 2026 Hanya 519 Unit
-
KUKAR5 hari agoGuru PPPK Kukar Tak Ada yang Berstatus Paruh Waktu

