SAMARINDA
Samarinda Berhasil Teken Angka Inflasi, Lebih Rendah dari Balikpapan
Angka inflasi Samarinda pada semester pertama 2023 ialah 3,67 persen. Lebih rendah dari Balikpapan di periode yang sama. Berbagai upaya yang dilakukan pemkot, bisa dibilang cukup berhasil.
Pemerintah Kota Samarinda berhasil menekan angka inflasi. Alias menjaga agar harga kebutuhan barang dan jasa tidak melonjak secara terus menerus dalam jangka waktu tertentu.
Pada semester pertama di tahun ini, alias dari Januari hingga Juni 2023. Angka inflasi Samarinda berada di angka 3,67 persen. Year on Year (YOY). Lebih rendah dari Balikpapan dan Kaltim dengan angka berturut-turut 3,87% dan 3,76%. Meski angka itu masih lebih tinggi jika dibandingkan dengan nasional yakni 3,52%.
Angka itu disampaikan dalam rapat mendengar arahan Menteri Dalam Negeri soal Pembahasan Pengendalian Inflasi di Daerah. Pada Selasa, 4 Juli 2023.
Asisten II Kota Samarinda Sam Syaimun menyebut berbagai upaya dari pemerintah bisa dikatakan berhasil.
“Jadi dalam hal ini, Pemkot Kota Samarinda secara konsisten mengendalikan inflasi selama beberapa bulan berturut-turut mulai dari Januari 2023 sampai Juni 2023,” jelasnya kepada media, Selasa, 4 Juli 2023.
“Alhamdulillah kita bisa mengendalikan inflasi,” tambahnya.
Berbagai langkah seperti operasi pasar, rapat pengendali inflasi, hingga memantau harga di pasar dan memastikan stok kebutuhan pokok masyarakat tetap ada. Terbukti cukup berhasil untuk menekan angka inflasi Kota Samarinda.
Apalagi bulan lalu, pada 26 Juni 2023, pemerintah menggelar gerakan pasar murah untuk menekan inflasi secara nasional.
Menyoal kelangkaan gas LPG 3 kg yang sempat langka beberapa waktu lalu. Sam menyebut hal itu sudah dikatakan oleh wali kota Samarinda bahwa kelangkaan itu merupakan masalah nasional. Bukan hanya terjadi di Kota Samarinda saja.
“Pihak Pertamina Kota Samarinda dan pihak terkait lainnya juga sudah cepat ambil tindakan mengatasi kelangkaan itu,” kata Sam.
Sam berharap agar ketersediaan LPG akan segera normal kembali. Sehingga masyarakat dapat dengan mudah mengakses kebutuhan pokok, tak hanya gas LPG saja. Namun juga seluruh komoditas. (*/ens/fth)
-
BALIKPAPAN5 hari agoDPRD Soroti Gaya Hidup Remaja, Kasus Cuci Darah Meningkat
-
PARIWARA5 hari agoCatatan MAXI Tour Boemi Nusantara Etape Satu, Ini Deretan Jalur Ikonik dan Spot Eksotis di Sumatera Utara Untuk Pecinta Touring
-
BALIKPAPAN5 hari agoBankeu Tak Cair, DPRD Balikpapan Dorong Optimalisasi PAD
-
BALIKPAPAN3 hari agoProyek Sekolah Terpadu Islamic Center Balikpapan Ditunda
-
SEPUTAR KALTIM2 hari agoKlarifikasi Pemprov Kaltim Soal Kursi Pijat Rp125 Juta, Ini Fakta Sebenarnya

