SEPUTAR KALTIM
Sapi Kurban yang Masuk ke Kaltim Diberi Barcode di Telinganya
Pemprov Kaltim memasang barcode di telinga sapi kurban yang berasal dari luar daerah. Untuk mencegah virus PMK pada daging kurban di Hari Raya Iduladha 2023.
Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan melakukan controlling pada hewan kurban yang masuk ke Kaltim. Untuk memenuhi kebutuhan kurban pada Iduladha 1444 Hijriyah tahun ini.
Pasalnya virus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menjangkiti hewan ternak dari tahun lalu. Belum sepenuhnya hilang.
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kaltim Fahmi Himawan mengatakan. Untuk memastikan hewan kurban dari luar aman dikonsumsi. Mereka memasang penanda pada kuping ternak.
“Salah satu cara mengantisipasi virus PMK, dan memastikan kesehatan dan pendataan hewan kurban. Kami memasang tanda di telinga (ear tag) sapi,” katanya, Rabu 7 Juni 2023.
Ear tag berupa barcode itu memuat data riwayat vaksinasi dan kesehatan hewan. Sampai data pemilik serta lokasi kandang hewan tersebut berasal. Pada tahun ini, Kaltim belum menerima hewan kurban dari Jawa. Sehingga mengandalkan kiriman dari Sulawesi dan NTT.
Pemasangan ear tag itu dilakukan sejak kedatangan sapi di Kaltim. Habis itu dilanjutkan dengan pemberian vaksin lagi saat di karantina.
“Jadi teman-teman di lapangan melakukan pemasangan ear tag, sekaligus melakukan vaksinasi yang kedua.”
“Ada yang sudah divaksinasi dilakukan pemasangan ear tag, Jika hewan kurban itu baru vaksinasi pertama, maka di lanjut vaksinasi kedua kemudian baru dilakukan pemasangan ear tag,” lanjut Fahmi.
Pemantauan kesehatan hewan kurban menjelang Iduladha tahun ini, kata Fahmi. Karena beberapa daerah pemasok utama hewan-hewan kurban di Kaltim. Yakni dari Sulawesi dan NTT tercatat pernah memiliki riwayat kasus PMK.
“Oleh karena itu, melalui penandaan ear tag pada hewan kurban tersebut. Kami ingin memastikan kesehatan hewan, aman dikonsumsi masyarakat,” pungkasnya. (dra)
-
SAMARINDA5 hari agoAir Sungai Karang Mumus Mendadak Hijau, DLH Samarinda Selidiki Dugaan Pencemaran
-
SEPUTAR KALTIM5 hari agoAduan Upah Karyawan PT Ekaliya Purnamasari, Seno Aji Minta Disnakertrans Turun Tangan
-
SEPUTAR KALTIM5 hari agoBanyak Kendaraan Perusahaan Masih Pakai Pelat Luar Kaltim, Diminta Segera Ganti KT
-
NUSANTARA5 hari agoEmpat Bocah Samarinda dan Seekor Bekantan: Kisah Kecil yang Mengajarkan Arti Peduli
-
OLAHRAGA2 hari agoJelang Lawan PSIM, Mauro Jeronimo Ingatkan Borneo FC Waspadai Perubahan Lawan
-
SEPUTAR KALTIM2 hari agoSetelah Kemarau Panjang, Hujan Kembali Datang di Kaltim, Bagaimana Cuaca Hari Ini?
-
INTERNASIONAL5 hari agoSingapura Panggil 10 Perusahaan Terkait Karhutla Indonesia, Kalimantan Ikut Disorot
-
EKONOMI DAN PARIWISATA4 hari agoEkspor Udang Windu Kaltim Tembus Rp173 Miliar, Pasar Jepang hingga Amerika Jadi Andalan

