Connect with us

SEPUTAR KALTIM

Tahun Baru Imlek Jadi Momentum Tingkatkan Rasa Kebersamaan di Kaltim

Published

on

Pj Gubernur Akmal Malik di Yayasan Buddhist Centre Samarinda Pandita Hendri Susilo. Minggu, 11 Februari 2024. (Pemprov Kaltim)

Momentum tahun baru Imlek menurut Pj Gubernur Kaltim, ini merupakan momen yang pas untuk meningkatkan rasa kebersamaan dalam kolaborasi dan komunikasi untuk bersama-sama membangun Kaltim dan Indonesia.

Momentum Tahun Baru Imlek 2575 tahun 2024, Penjabat Gubernur Kaltim Akmal Malik bersilaturahmi dengan warga Tionghoa di Vihara Buddhist Centre Samarinda.

“Kita ucapkan selamat tahun baru Imlek 2575 kepada saudara-saudara kita dari etnis Tionghoa,” ucap Pj Gubernur Akmal Malik yang diterima Ketua Yayasan Buddhist Centre Samarinda Pandita Hendri Susilo. Minggu, 11 Februari 2024.

Akmal berharap tahun baru Imlek ini bisa meningkatkan rasa kebersamaan agar semakin terpelihara kehidupan yang harmonis.

“Teruslah memperkaya budaya Indonesia. Karena, kita itu kaya keberagaman,” harap Akmal.

Baca juga:   Dhea Yudita: Progam Baca Buku Sebelum Belajar Perlu Lebih Digalakkan

Bagi Akmal, keberagaman tidak menjadi kendala dalam kolaborasi dan komunikasi antara pemerintah dan warga Tionghoa untuk bersama-sama membangun Kaltim dan Indonesia.

“Selamat merayakan tahun baru Imlek, Gong Xi Fa Cai,” tutupnya.

Ketua Yayasan Buddhist Centre Samarinda, Pandita Hendri Susilo mengatakan sangat bersyukur dan berterimakasih Pj Gubernur Kaltim bisa bersedia datang ke Buddhist Centre Samarinda dalam perayaan Imlek 2575.

“Imlek tahun ini bershio Naga Kayu,” sambung Hendri.

Naga menurut filosofi warga Tionghoa, ujarnya, hewan yang tinggi spiritualnya. Bahkan ada yang menyebut hewan dari surga.

Shio Naga Kayu jelasnya, menyimbolkan bahwa semua itu ada bersumber dari tanah. Maka, bersama harus jaga alam.

Baca juga:   Kepala Disnakertrans Kaltim: K3 Jadi Kunci Penting Pembangunan Ekosistem Ketenagakerjaan

“Untuk itu, kita bersama-sama menjaga agar jauh dari krisis iklim di masa-masa akan datang,” pesannya.

Selain itu, masyarakat Kaltim maupun warga Tionghoa, untuk bersama-sama membangun budaya, peradaban serta moralitas.

“Sehingga terbangun energi positif bagi kemajuan bangsa dan Provinsi Kaltim,” ungkapnya. (rw)

Ikuti Berita lainnya di Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png

Bagikan

POPULER

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Hello. Add your message here.