OLAHRAGA
Tak Main Bagus Vs Persita, Borneo FC: yang Penting Dapat 3 Poin
Pelatih dan wakil kapten Borneo FC menyadari hari ini mereka tidak bermain sebagus biasanya. Saat mengalahkan Persita dengan skor tipis 1-0.
Laga antara Persita kontra Borneo FC Samarinda di Stadion Indomilk Arena. Pada lanjutan Liga 1 pekan ke-27, Sabtu sore. Berjalan dengan tempo yang cukup intens. Sering terjadi benturan fisik karena pemain dari kedua tim sama-sama ngotot meraih 3 poin.
Memiliki sejumlah peluang, Pesut Etam harus puas dengan skor 0-0 saat kembali ke ruang ganti untuk istirahat. Di babak kedua, sodoran Kei Hirose berhasil dituntaskan oleh Felipe Cadenazzi menjadi gol kemenangan.
Dalam 3 laga terakhir di tahun 2024, Pasukan Samarinda telah membuat 10 gol. Masing-masing 3 gol ke gawang Persija dan Persikabo, lalu 4 gol ke gawang Bhayangkara FC. Baru di laga tadi, Stefano Lilipaly cs hanya mampu membuat 1 gol. Meski jelang akhir babak kedua, Pieter Huistra sengaja menurunkan sejumlah pemain yang jarang bermain. Namun ia mengakui jika permainan timnya kali ini kurang ciamik.
Kata Pelatih Borneo FC
Pelatih asal Belanda kembali menyoroti persoalan lambat panas anak asuhnya pada babak pertama. Sepanjang 2024, hal itu selalu terjadi di awal pertandingan. PR yang belum selesai hingga laga kontra Persita.
“Kami bermain di babak pertama dengan terlalu lamban, kami kehilangan beberapa peluang. Saya tak terlalu puas, terutama di babak pertama. Di babak kedua lebih baik,” ujarnya usai laga.
Yang Penting Menang
Wakil Kapten Stefano Lilipaly ikut mengakui bahwa pada laga ini, timnya tidak segarang biasanya. Namun ada 2 hal yang ia tekankan, yakni Pesut Etam tetap bermain seperti gaya mereka, dan meraih kemenangan.
“Ya, walaupun hari ini kita tidak main seperti biasa, kita ambil tiga poin di sini. Itu yang paling penting.”
“Kita main dengan karakter hari ini. Kadang-kadang ada pertandingan seperti ini. Tapi yang paling penting kita bawa tiga poin,” tegasnya. (dra)
-
BALIKPAPAN5 hari agoLatihan Militer Program KDMP Berujung Duka, Dua Peserta Meninggal Dunia, Satunya di Balikpapan
-
HIBURAN5 hari agoDari Nobar Film Suamiku Lukaku; Cara Emak-emak Bersuara Lawan KDRT
-
EKONOMI DAN PARIWISATA5 hari agoUMKM Kaltim Punya Peluang Mendunia, Galeri UMKM Balikpapan Jadi Pusat Promosi Produk Lokal
-
NUSANTARA3 hari agoGuru SMK Kunjungi Pabrik Yamaha, Siap Sinergi Lahirkan Talenta SMK Kelas Dunia
-
PARIWARA4 hari agoWe Are AEROX Society 2026 Jadi Puncak Perayaan Satu Dekade AEROX di Indonesia
-
BALIKPAPAN1 hari agoLibur Sekolah Dongkrak Penumpang Bandara SAMS Sepinggan hingga 15 Ribu Orang per Hari
-
SEPUTAR KALTIM4 hari agoSPMB 2026 Kaltim Dievaluasi, Gangguan Hari Pertama Jadi Bahan Perbaikan
-
PPU4 hari agoGubernur Kaltim Canangkan Desa Cantik di PPU, Perkuat Data Digital untuk Pembangunan Tepat Sasaran

