FEATURE
Tanggal Merah Januari 2026: Mengacu SKB 3 Menteri, Masih Ada Satu ‘Long Weekend’ Tersisa
Euforia tahun baru telah usai, namun Januari 2026 masih menyisakan satu tanggal merah resmi sesuai SKB 3 Menteri. Simak jadwal libur Isra Mi’raj yang menciptakan peluang long weekend.
Minggu pertama Januari 2026 telah berlalu. Bagi sebagian besar pekerja, euforia pergantian tahun mungkin sudah menguap, digantikan oleh tumpukan deadline dan realitas rutinitas harian.
Rasa lelah pasca-liburan atau post-holiday blues seringkali mulai terasa justru di pekan kedua ini. Kabar baiknya, bulan Januari belum sepenuhnya habis akan hari libur.
Masih terdapat satu momentum tanggal merah yang strategis untuk dimanfaatkan sebagai jeda istirahat singkat sebelum memacu produktivitas setahun ke depan.
Penetapan hari libur ini mengacu pada Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri—Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi—tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2026.
Berdasarkan dokumen tersebut, berikut rincian tanggal merah di bulan Januari:
- 1 Januari 2026 (Kamis): Tahun Baru 2026 Masehi Momentum ini telah berlalu pekan lalu.
- 16 Januari 2026 (Jumat): Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW Ini adalah tanggal merah yang tersisa di bulan ini. Sesuai SKB, peringatan Isra Mi’raj (27 Rajab 1447 H) jatuh pada hari Jumat. Hal ini menjadi keuntungan tersendiri bagi para pegawai instansi pemerintah maupun swasta yang menerapkan sistem 5 hari kerja.
Potensi Long Weekend
Dengan posisi tanggal merah Isra Mi’raj di hari Jumat, 16 Januari 2026, secara otomatis tercipta akhir pekan panjang (long weekend) selama tiga hari berturut-turut (Jumat, Sabtu, dan Minggu). Ini adalah skenario ideal untuk short escape atau sekadar istirahat total di rumah tanpa perlu memotong jatah cuti tahunan.
Catatan Penting: Imlek Bukan di Januari
Penting untuk dicatat bahwa dalam lampiran SKB 3 Menteri Tahun 2026, Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili tidak jatuh di bulan Januari, melainkan diprediksi pada pertengahan Februari (sekitar 17 Februari 2026). Oleh karena itu, ekspektasi libur tambahan untuk perayaan Imlek harus ditunda hingga bulan depan.
Memanfaatkan long weekend di pertengahan Januari sesuai jadwal pemerintah ini bukan sekadar soal liburan, melainkan strategi menjaga kesehatan mental.
Jeda singkat di pertengahan bulan pertama sangat krusial untuk mengatur ulang ritme biologis tubuh setelah “kaget” kembali bekerja usai libur panjang akhir tahun. Penggunaan tanggal 16 Januari nanti secara bijak dapat membantu memulihkan energi yang mulai surut. (ens)
-
SAMARINDA5 hari agoRatusan Sopir Truk Demo di Balai Kota Samarinda, Tolak Pembatasan Kupon Biosolar dan Blokir Fuel Card
-
HIBURAN3 hari agoAkhir Pekan di Temindung Creative Hub, 111 Film Pendek Ikut Festival Film Kaltim
-
KUKAR3 hari agoKarnaval GEAR Ultima Yamaha Meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-81, Ribuan Warga Bukit Pariaman Antusias
-
SEPUTAR KALTIM2 hari agoAnggaran Dishut Kaltim Sempat Dipangkas 60 Persen, Dikembalikan untuk Tangani Karhutla
-
BALIKPAPAN4 hari agoMulai 1 September, Aturan Baru BBM Subsidi Balikpapan: Mobil Isi Pertalite Pukul 22.00-06.00 WITA
-
SAMARINDA17 jam agoMuka Air Turun 20 Sentimeter, Bendungan Lempake Diperkirakan Hanya Bertahan 2 Minggu
-
OLAHRAGA14 jam agoTurnamen Biliar Deadline Headline Bola 9 di De Ale Diikuti 64 Peserta, PWI Kaltim Dorong Lahirnya Talenta Baru
-
SEPUTAR KALTIM5 hari agoDebit Sungai Mahakam Menyusut, Air Laut Mulai Masuk tapi Pasokan Air Baku Kaltim Disebut Aman

