OLAHRAGA
Taufany Dicoret STY Jelang Laga Perdana Kualifikasi Piala Asia U-23
Pahlawan semifinal SEA Games, M. Taufany resmi dicoret dari Timnas U-23. Sebelum STY benar-benar memimpin persiapan Kualifikasi Piala Asia U-23.
Pelatih Shin Tae-yong melakukan perampingan skuat jelang laga perdana Kualifikasi Piala Asia U-23. Sebanyak 4 pemain harus angkat koper lebih cepat. Karena dipastikan tidak dilibatkan.
Asisten pelatih Timnas U-23 Nova Ariyanto membenarkan soal pencoretan Bechkam Putra (Persib), Akbar Arjunsyah (Persija), Victor Dethan (PSM), dan Muhammad Taufany (Borneo FC).
Keempatnya, kata Nova, sudah tidak bersama tim lagi sejak Jumat malam. Dan kembali ke klubnya masing-masing.
Alasan Pencoretan Taufany
Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Indonesia, Sumardji menerangkan, pencoretan Beckham lantaran gelandang serang itu cedera. Sejak awal TC, Beckham memang latihan terpisah karena membawa cedera dari klub. Sampai jelang laga perdana, kondisinya tidak memungkinkan untuk bersaing dengan pemain di posisinya. Sehingga dipulangkan.
Sementara untuk tiga pemain lainnya. Murni karena urusan taktikal. Ketiganya kalah bersaing berdasarkan penilaian tim pelatih. Kebetulan, skuat Garuda Muda berisi 27 pemain pada TC ini. Sementara regulasi kompetisi, hanya membolehkan mendaftarkan 23 pemain saja. Jadi klir alasan pencoretan bukan karena indisipliner.
Dengan begitu, Borneo FC memastikan mengirim 6 pemainnya ke timnas. Adam Alis, Nadeo Argawinata, dan Stefano Lilipaly untuk Timnas Senior. Yang sudah bermain melawan Turkmenistan Jumat malam.
Serta Fajar Fathur Rahman, Komang Teguh, dan Daffa Fasya di Timnas U-23. Ketiganya dipastikan terdaftar untuk Kualifikasi Piala Asia U-23.
Garuda Muda sendiri akan memainkan 2 laga kualifikasi pada jeda internasional kali ini. Masing-masing melawan Taiwan pada Sabtu hari ini jam 8 malam. Serta melawan Turkmenistan pada Selasa besok, jam 8 malam juga. (dra)
-
HIBURAN5 hari agoBIFF 2026 Angkat Kupu-kupu Rajah Brooke untuk Promosikan Wastra Borneo
-
SAMARINDA4 hari agoKlorida Sungai Mahakam Tembus 250 ppm, 9 IPA Perumdam Samarinda Kurangi Produksi
-
OLAHRAGA4 hari agoMeroket, Klasemen Aldi Satya Mahendra Naik Dua Tingkat di World Supersport
-
SAMARINDA4 hari agoHujan Belum Turun, Samarinda Pertimbangkan Perpanjang Status Darurat Kekeringan
-
BALIKPAPAN1 hari agoBuruan! September Jadi Kesempatan Terakhir Dapat Yamaha Grand Filano di Lokale Café Balikpapan

