EKONOMI DAN PARIWISATA
Tiga Agenda Besar Pengembangan Pariwisata Berau, Biaya Transportasi Tinggi Jadi Kendala
Pemerintah Kabupaten Berau pada tahun ini memiliki berbagai perencanaan terkait pengembangan kepariwisataan di kabupaten paling utara Kalimantan Timur itu.
Sesuai informasi dari Wakil Bupati Berau Gamalis saat berkunjung ke Dinas Pariwisata (Dispar) Kaltim pekan lalu, Plt Kepala Dispar Kaltim Irvan Rivai menyebutkan Pemerintah Kabupaten Berau menyiapkan tiga agenda besar tahun ini.
Kunjungan Wabup Gamalis pada Kamis (13/7/2022) itu, lanjut Irvan, selain bersilaturahim juga berkoordinasi terkait pengembangan kepariwisataan di Kabupaten Berau.
Antara lain, sebutnya, rencana pembukaan bandara di Pulau Kaniungan yang akan dilalui pesawat amfibi, model bisnis ekowisata berkelanjutan di kawasan Pulau Kaniungan Besar.
“Dan ditunjuknya Berau sebagai tempat penyelenggaraan Pemilihan Duta Pariwisata Indonesia,” kata Irvan Rifai, Senin (18/7/2022).

Karenanya, jelas Irvan, kedatangan Wakil Bupati Berau ke Dispar itu dalam keperluan meminta data guna memperkuat argumen dalam proses penyusunan rencana kegiatan.
“Sekaligus masukan untuk kebijakan yang akan diberikan kepada para pemimpin, baik itu Gubernur maupun Bupati Berau,” ungkapnya.
Kedepannya, tambah Irvan, pihaknya berharap tetap saling berkoordinasi dan menyinkronkan program-program kepariwisataan, sehingga saling membantu dan memperkuat kepariwisatan Kalimantan Timur.
Kepala Bidang Destinasi dan Industri Pariwisata Ahmad Herwansyah menambahkan Dispar siap menjadi leading dari proses pembukaan bandara yang rencananya akan dilewati oleh pesawat amfibi.
“Selain itu, kami telah menyiapkan masterplan terkait model bisnis ekowisata berkelanjutan di kawasan Pulau Kaniungan Besar, dimana rencananya FGD akan diselenggarakan pada akhir Juli atau awal Agustus ini,” jelasnya saat mendampingi Plt Kadispar Kaltim.
Sementara itu, dari sisi Pengembangan Ekonomi Kreatif, Endang Effendi mengatakan tahun ini Kabupaten Berau diwakili Dinas Kebudayaan dan Pariwisata telah mengusulkan beberapa kalender event ke provinsi guna menggaet wisatawan.
Hanya saja, Kabupaten Berau belum lolos menembus Kharisma Event Nusantara (KEN) yang prakarsai oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
“Dikarenakan kekurangan data dan belum maksimalnya event yang diusulkan. Kedepan, kami dapat mendampingi dalam proses penggarapan event sehingga tahun mendatang Kabupaten Berau dapat meloloskan salah satu event, seperti Maratua Jazz Dive Fiesta atau Festival Pedalaman Dayak Bekudung Betiung,” bebernya.
Demikian halnya, Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Restiawan Baihaqi memaparkan sisi pemasaran telah menjalin kerja sama dengan beberapa agent travel untuk Kabupaten Berau.
Namun masalahnya, Kaltim terkendala cost transportasi udara yang cukup tinggi, sehingga mengurangi minat para agent travel membawa wisatawan ke destinasi wisata Benua Etam.
“Namun tidak menutup kemungkinan, jika harga turun, mereka siap untuk datang ke kabupaten yang terkenal dengan keindahan under waternya itu,” tandas Baihaqi. (redaksi)
-
SAMARINDA3 hari agoMal Lembuswana, Kenangan yang Tersisa dari Samarinda Era 1990-an
-
NUSANTARA5 hari agoPuncak MAXI Tour Boemi Nusantara, Rayakan Kemerdekaan di Tana Para Raja
-
OPINI5 hari agoKaltim Kehilangan Kursi Ketua Komisi
-
SAMARINDA1 hari agoRatusan Sopir Truk Demo di Balai Kota Samarinda, Tolak Pembatasan Kupon Biosolar dan Blokir Fuel Card
-
EKONOMI DAN PARIWISATA2 hari agoDesa Wisata Kaltim Diperkuat Kemitraan, UMKM hingga Ekonomi Kreatif Jadi Sasaran
-
BALIKPAPAN17 jam agoMulai 1 September, Aturan Baru BBM Subsidi Balikpapan: Mobil Isi Pertalite Pukul 22.00-06.00 WITA
-
SEPUTAR KALTIM1 hari agoDebit Sungai Mahakam Menyusut, Air Laut Mulai Masuk tapi Pasokan Air Baku Kaltim Disebut Aman

