SAMARINDA
Tinjau Vaksinasi Massal, Wali Kota Samarinda Andi Harun Berharap Bisa Tekan Kasus Covid-19
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kaltim menggelar vaksin kedua di Kota Samarinda, tepat di halaman kantor yang berlokasi di Jalan HAMM Rifaddin, Kecamatan Loa Janan Ilir, Minggu (1/8/2021) pagi. Pesertanya berasal dari Industri Jasa Keuangan.
Wali Kota Samarinda, Dr H Andi Harun didampingi Dandim 0901/Samarinda Kolonel Inf Oni Kristiyono Goendong dan Kapolresta Samarinda Kombes Pol Arif Budiman sempat meninjau kegiatan tersebut.
“Saya sebagai Wali Kota Samarinda sangat berterima kasih terhadap OJK Kaltim bekerja sama dengan Kemenkes (Kementerian Kesehatan, Red). Vaksin pertama dan kedua total ada 4.000 vaksin sudah disuntikkan kepada masyarakat, khususnya para pegawai yang bekerja di Industri Jasa Keuangan di Kota Samarinda,” ujar Wali Kota di sela-sela tinjauan.

Wali Kota juga berharap dengan adanya kegiatan vaksinasi massal tersebut, bisa menekan angka pasien positif dan korban meninggal dunia akibat Covid-19.
Tampak pula Danrem 091 Aji Surya Natakesuma (ASN) Kaltim, Brigjen TNI Cahyo Suryo Putro yang juga ikut serta dalam kunjungan vaksinasi massal tahap kedua yang diselenggarakan OJK Kaltim tersebut. (HIR/HER/KMF-SMD)
-
SEPUTAR KALTIM4 hari agoTahun Baru Islam 1448 H, Wagub Kaltim Serukan Semangat Hijrah dan Perubahan
-
OLAHRAGA2 hari agoLuar Biasa! Aldi Satya Mahendra Naik Podium Lagi di World Supersport Misano
-
EKONOMI DAN PARIWISATA2 hari agoHarga Sawit Kaltim Kembali Merosot, TBS Usia Produktif Kini Rp3.403 per Kg
-
PARIWARA4 hari agoSapu Bersih! Yamaha Raih 7 Gelar Bergengsi di Otomotif Award 2026
-
SEPUTAR KALTIM3 hari agoKabar Baik untuk Media Lokal, Belanja Media Pemprov Kaltim Segera Aktif Lagi
-
PARIWARA20 jam agoReview Samsung Galaxy A06 HP Entry-Level Terbaik Samsung Tahun Ini dan Berikut Fiturnya
-
NUSANTARA1 hari agoDari Pesisir Selatan Sulawesi hingga Negeri di Atas Awan Toraja, GEAR ULTIMA Tuntaskan Etape Perdana Celebes Expedition
-
SEPUTAR KALTIM23 jam agoDelapan Tersangka Korupsi KUR Bank BUMN di Samarinda Ditahan, Kerugian Negara Capai Rp1,48 Miliar
