SAMARINDA
Tutup PRK 2026 Bersama Ustadz Das’ad Latif, Wagub Seno Aji: Pembangunan Sejati Tak Cuma Fisik, Tapi Juga Akhlak
Tutup Pekan Raya Kaltim (PRK) 2026 dengan Tabligh Akbar, Wagub Seno Aji ingatkan keseimbangan pembangunan fisik dan akhlak. Targetkan 50 ribu UMKM baru dalam 5 tahun.
Ribuan warga Kota Samarinda memadati Halaman Parkir Stadion Gelora Kadrie Oening, Sempaja, pada Minggu 11 Januari 2026 malam. Bukan untuk konser musik, melainkan melantunkan doa bersama dalam Tabligh Akbar yang dipimpin penceramah kondang, Ustadz Das’ad Latif.
Agenda religius ini menjadi penutup pamungkas rangkaian Pekan Raya Kaltim (PRK) 2026 sekaligus puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Provinsi Kalimantan Timur.
Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, yang hadir menutup acara secara resmi, menyampaikan pesan mendalam. Menurutnya, keputusan menutup pesta rakyat dengan kegiatan keagamaan adalah simbol bahwa kemajuan Benua Etam harus seimbang antara materi dan spiritual.
“Pada malam ini, rangkaian peringatan HUT Provinsi Kalimantan Timur kita tutup dengan Tausiyah Akbar. Ini menjadi penegasan bahwa pembangunan sejati tidak hanya terukur dari capaian fisik dan ekonomi, tetapi juga dari kekuatan iman, akhlak, serta nilai-nilai keagamaan,” tegas Seno Aji di hadapan jamaah.
Target 50 Ribu UMKM Baru
Meski berakhir dengan nuansa religius, Seno Aji menegaskan bahwa PRK 2026 telah sukses menjalankan fungsinya sebagai roda penggerak ekonomi kerakyatan. Ia menyebut acara ini sebagai ruang temu yang nyata antara kreativitas warga dan kebijakan pemerintah.
Dalam kesempatan tersebut, orang nomor dua di Kaltim itu juga mengungkapkan target ambisius pemerintah provinsi untuk lima tahun ke depan.
“Rencana dalam waktu lima tahun ini, akan terbentuk 50 ribu UMKM, sehingga menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi Kaltim,” ungkapnya.
Optimisme Mitra IKN
Seno Aji juga menyinggung posisi strategis Kaltim sebagai serambi Ibu Kota Nusantara (IKN). Tantangan ke depan akan tidak ringan, namun ia optimistis dengan kolaborasi yang kuat, Kaltim bisa menjadi daerah maju yang tetap memegang teguh kearifan lokal.
“Kami menyadari tantangan ke depan tidaklah ringan. Namun dengan doa, ikhtiar, dan kebersamaan, kami optimistis Kalimantan Timur mampu melangkah mantap menuju masa depan yang lebih baik,” tuturnya.
Tak lupa, ia memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh elemen masyarakat, tokoh adat, hingga pelaku usaha yang telah menyukseskan perhelatan tahunan ini.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh masyarakat Bumi Etam,” tambah Seno.
Acara penutupan ini turut dihadiri sejumlah pejabat penting, antara lain Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim Sri Wahyuni, Kepala Pengadilan Tinggi Agama Kaltim Dr. H. Mame Sadafal, serta jajaran Forkopimda.
Sementara itu, dalam tausiyahnya, Ustadz Das’ad Latif mengajak umat Islam untuk terus merawat persatuan dan mensyukuri nikmat pembangunan yang telah dirasakan di usia provinsi yang ke-69 ini. (ens)
-
SAMARINDA5 hari agoRatusan Sopir Truk Demo di Balai Kota Samarinda, Tolak Pembatasan Kupon Biosolar dan Blokir Fuel Card
-
HIBURAN3 hari agoAkhir Pekan di Temindung Creative Hub, 111 Film Pendek Ikut Festival Film Kaltim
-
BALIKPAPAN4 hari agoMulai 1 September, Aturan Baru BBM Subsidi Balikpapan: Mobil Isi Pertalite Pukul 22.00-06.00 WITA
-
KUKAR3 hari agoKarnaval GEAR Ultima Yamaha Meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-81, Ribuan Warga Bukit Pariaman Antusias
-
SEPUTAR KALTIM2 hari agoAnggaran Dishut Kaltim Sempat Dipangkas 60 Persen, Dikembalikan untuk Tangani Karhutla
-
SAMARINDA14 jam agoMuka Air Turun 20 Sentimeter, Bendungan Lempake Diperkirakan Hanya Bertahan 2 Minggu
-
SEPUTAR KALTIM5 hari agoDebit Sungai Mahakam Menyusut, Air Laut Mulai Masuk tapi Pasokan Air Baku Kaltim Disebut Aman
-
OLAHRAGA11 jam agoTurnamen Biliar Deadline Headline Bola 9 di De Ale Diikuti 64 Peserta, PWI Kaltim Dorong Lahirnya Talenta Baru

