Connect with us

KUKAR

VIDEO: Warga Loa Kulu Nyaris Ditusuk saat Hentikan Tambang Ilegal

Published

on

loa kulu
Tangkapan layar kericuhan saat diduga preman membubarkan aksi warga. (IST)

Warga Loa Kulu harus berhadapan dengan warga sipil diduga preman. Saat berupaya menutup diduga tambang ilegal di kawasan mereka. Saat berdebat, seorang warga nyaris kena tusuk!

Warga Desa Rempanga, Kecamatan Loa Kulu, Kukar berupaya menutup aktivitas pertambangan batubara diduga ilegal. Yang berlokasi di desa mereka, tepatnya di Pal 8.

Perwakilan warga, Daniel mengaku. Mereka terpaksa turun tangan karena kesal. Aparat penegak hukum tak juga menindak tambang tersebut. Malah terkesan membiarkan.

Padahal, gara-gara aktivitas pengangkutan batubara dari tambang tersebut. Infrastruktur jalan umum di sana mengalami kerusakan.

Aksi penutupan itu berlangsung sejak Jumat 31 Maret malam. Namun pada diniharinya, warga bubar karena mendapat perlawanan dari warga sipil diduga preman proyek.

Baca juga:   Viral Video Perang Sarung Samarinda, Warga: Mereka Meresahkan!

“Ini kesekian kalinya kami menghentika aktivitas tambang. Tapi kegeraman kami malam ini gagal. Karena dihentikan oleh preman dan membawa senjata tajam.”

“Hampir saja di antara kami yang kena tikam,” jelas Daniel, dalam video yang Kaltim Faktual terima, Sabtu sore.

Video Pembubaran Paksa Aksi Warga Loa Kulu

Berharap ke Bupati dan Gubernur

Daniel kemudian meminta bantuan bupati Kukar dan gubernur Kaltim. Untuk segera menindak tambang diduga ilegal ini. Agar warga tidak perlu melakukan penutupan paksa. Lalu berakhir kisruh seperti ini.

“Bapak Bupati, Bapak Gubernur, kami ini warga Bapak. Tolong kami, Pak. Pada siapa lagi kami harus mengadu, Pak?” Daniel memungkasi. (dra)

Baca juga:   Dear Calon Pedagang Dadakan, Ini 8 Makanan Paling Dicari saat Berbuka Puasa

Ikuti Berita lainnya di Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png

Bagikan

advertising

POPULER

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Hello. Add your message here.