SEPUTAR KALTIM
Waduh! Kata BPS, Produksi Gabah Kaltim Anjlok 5 Persen
Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim memperkirakan penurunan produksi gabah di Bumi Etam sepanjang tahun 2022 cukup tinggi.
Secara keseluruhan pada tahun 2022 ini. BPS Kaltim memperkirakan produksi pada sebesar 232,14 ribu ton gabah kering giling (GKG). Pencapaian ini mengalami penurunan yang cukup signifikan. Yakni mencapai 5,12 persen atau turun 12,53 ribu ton GKG dibandingkan dengan tahun lalu.
“Produksi padi di Kaltim pada 2021 tercatat sebanyak 244,68 ribu ton GKG, sedangkan hingga akhir Desember tahun ini diprakirakan turun menjadi 232,14 ribu ton GKG,” ujar Kepala BPS Provinsi Kaltim Yusniar Juliana, Kamis.
Penurunan produksi padi memang diakibatkan beberapa hal. Namun yang paling berpengaruh yakni luasan lahan/sawah yang terus menurun.
Tahun lalu, luas lahan pertanian padi ialah 66.269,46 ha. Sementara tahun diperkirakan turun menjadi 2.238,24 ha atau turun 3,38 persen.
Menurutnya, produksi padi tertinggi pada 2021 dan 2022 terjadi pada Maret, sedangkan produksi padi terendah pada 2022 terjadi pada November, dan produksi padi terendah pada 2021 terjadi pada Desember.
Berdasarkan laporan Antara. Produksi padi pada Maret 2022 tercatat sebesar 53.736,59 ton GKG, sedangkan produksi padi pada November 2022 sebanyak 1.996,04 ton GKG.
Sebanyak tiga kabupaten dengan total produksi padi tertinggi pada 2022 adalah Kabupaten Kutai Kartanegara, Paser, dan Penajam Paser Utara, sedangkan tiga daerah dengan produksi padi terendah adalah Kota Bontang, Kota Balikpapan, dan Kabupaten Mahakam Ulu.
Ia juga mengatakan produksi beras pada 2022 untuk konsumsi pangan penduduk diperkirakan sekitar 135,03 ribu ton, mengalami penurunan 7,29 ribu ton atau 5,12 persen ketimbang produksi beras pada 2021 yang sebesar 142,32 ribu ton.
Untuk produksi padi Kaltim periode Januari-September 2022 diperkirakan sebanyak 208.723,43 ton GKG, mengalami penurunan sekitar 26.347,74 ton GKG atau 11,21 persen jika dibandingkan dengan Januari-September 2021 yang sebesar 235.071,17 ton GKG.
Berdasarkan pengamatan fase tumbuh padi hasil survei padi September 2022, potensi produksi padi sepanjang Oktober−Desember 2022 diperkirakan sebesar 23.420,06 ton GKG, berarti total produksi padi pada 2022 diperkirakan sebesar 232.143,49 ton GKG. (DRA)
-
SEPUTAR KALTIM5 hari agoDokter RSUD IA Moeis Samarinda Dinonaktifkan Sementara usai Komentar soal Pasien BPJS Viral
-
BERITA5 hari agoViral Dokter RSUD Inche Abdoel Moeis Diduga Komentari Pasien di Media Sosial, Nama dr. Renanda Jadi Sorotan
-
NUSANTARA3 hari agoMuhammad Faisal Resmi Serahkan Tongkat Estafet Ketua ASKOMPSI kepada Rudy Rinaldi
-
SAMARINDA2 hari agoRS PrimeCare Samarinda Resmi Beroperasi, Andalkan Teknologi Minimal Invasif hingga Laboratorium Genomik
-
BALIKPAPAN3 hari agoNgopi di Lokale Bisa Bawa Pulang Yamaha Grand Filano, Program Berlangsung hingga September 2026
-
SEPUTAR KALTIM3 hari agoPemprov Kaltim Ambil Alih Mall Lembuswana Setelah 30 Tahun, Siap Masuki Era Baru Revitalisasi
-
OLAHRAGA4 hari agoHome Race di Mandalika, Yamaha Racing Indonesia Bidik Kemenangan Perdana Seri 4 ARRC 2026
-
OLAHRAGA3 jam agoCetak Sejarah di Mandalika, Wahyu Nugroho Antar Yamaha Racing Indonesia Raih Kemenangan Perdana SS600 ARRC

