SEPUTAR KALTIM
Wagub Kaltim: Generasi Muda Harus Punya Rasa Cinta Terhadap Budaya Daerah
Kaltim memiliki keberagaman budaya baik dari bahasa, tradisi, suku, ras, dan agama yang harus dilestarikan. Generasi muda harus mempunyai rasa cinta terhadap budaya daerah dan bangsa agar tidak hilang tergusur oleh budaya asing.
Dikutip melalui laman Pemprov Kaltim, Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi menegaskan di era globalisasi saat ini perkembangan teknologi semakin canggih, sehingga lebih mudah untuk mengakses segala informasi yang ikut serta membawa perubahan, salah satunya terhadap kebudayaan manusia.
“Generasi muda di Kaltim harus mengenal, menjaga, mencintai serta melestarikan budaya sendiri, karena budaya sebagai sarana pemersatu bangsa,” kata Wagub Hadi Mulyadi saat malam puncak Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) Kalimantan Timur Tahun 2023, yang dilaksanakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kaltim di Balikpapan Sport and Convention Center Dome, Sabtu, 16 September 2023.
Bangsa Indonesia, dan Kaltim khususnya, lanjutnya memiliki keberagaman budaya dari daerahnya masing-masing. Bangsa yang kaya akan bahasa, tradisi, suku, ras, dan agama dan masyarakatnya tetap rukun dan damai sesuai semboyan bangsa.
“Bhinneka Tunggal Ika. Berbeda-beda tetapi tetap satu jua. Hal ini terus tetap dijaga dan dilestarikan,” ungkapnya.
Generasi muda menurut dia, harus mempunyai rasa cinta terhadap budaya daerah dan bangsa agar tidak hilang tergusur oleh budaya asing.
“Sebagai generasi muda, sudah seharusnya kita tetap melestarikan budaya yang kita punya,” pesannya.
Hadi Mulyadi pun berharap Pekan Kebudayaan Daerah Kaltim harus terus diaktifkan dengan melibatkan banyak stakeholders sebagai upaya penting menjaga dan melestarikan budaya daerah Kaltim maupun Indonesia.
“Karena budaya, bangsa Indonesia menjadi bangsa yang besar, maka dari itu seluruh anak bangsa harus bisa menjaga dan melestarikan budaya nusantara yang merupakan warisan leluhur yang tak ternilai harganya,” tegasnya.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim Muhammad Kurniawan menjelaskan kegiatan Pekan Kebudayaan Daerah yang digelar kali ini merupakan kegaitan yang kedua kalinya.
“Sesuai arahan Bapak Wagub, kedepannya akan digelar lebih meriah lagi,” ujarnya.
Kedepannya, akan menampilkan ciri khas budaya Kaltim, termasuk melibatkan semua pemuda, karena tugas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan adalah melestarikan kebudayaan, termasuk melibatkan generasi muda dalam melestarikan budaya yang dimiliki.
“Dengan menciptakan tiga pilar kebudayaan Kaltim, yaitu pilar dari keraton, pedalaman dan pilar pesisir,” sebutnya. (RW)
-
SEPUTAR KALTIM2 hari agoSinyal Positif Pertanian Kaltim, Produksi Padi 2025 Naik Tembus 270 Ribu Ton
-
SEPUTAR KALTIM4 hari agoPastikan Perbaiki Sistem Gratispol, Pemprov Kaltim Tepis Isu Pemutusan Sepihak Mahasiswa
-
BALIKPAPAN2 hari agoSasar 14 Sekolah di Balikpapan-PPU, JNE dan Rumah Zakat Salurkan Bantuan Perlengkapan Sekolah ke Ratusan Siswa Yatim Dhuafa
-
SEPUTAR KALTIM4 hari agoRealisasi ‘Gratispol’ Religi, 877 Penjaga Rumah Ibadah Kaltim Terbang Gratis ke Tanah Suci
-
PARIWARA1 hari agoTampil di IIMS 2026, AEROX ALPHA Pamerkan Warna & Grafis Anyar yang Anti-Mainstream
-
PARIWARA12 jam agoYamaha Gebrak Maksimal di Panggung IIMS 2026, Pamerkan Model Terbaru dan Rayakan Momen Istimewa
-
SAMARINDA5 hari agoRamaikan Islamic Center di Malam Nisfu Sya’ban, Ribuan Warga Samarinda Diajak Bersihkan Hati Jelang Ramadan
-
SEPUTAR KALTIM1 hari agoKemiskinan di Kaltim Naik Tipis per September 2025, Beras dan Rokok Jadi Pemicu Utama

